7 Ajang Foto Model, Public Figure, Komunikasi, atau…Kawin Kontrak di Pemilu 2009?

written by : Leonita Julian

Bagaimana kesimpulan orang awam tentang Pemilu Caleg 2009 lalu? Ajang foto model, public figure, marketing communication, error, kawin kontrak, percaya ga percaya, atau ajang uji mental kah?

Gemes juga rasanya dengan proses pencentangan tangan 9 April 2009 kemaren. Banyak kacau balau di sana-sini. Belum lagi proses memilih legislatif yang serasa memilih kucing dalam karung. Namun tentunya banyak juga pelajaran yang bisa diambil, baik atau buruk. Bahkan banyak juga cerita konyol!

Aku sendiri senang bisa ikutan centang atau contreng surat suara di TPS James Bond, 007 bo’! Yaa..walaupun ada keraguan antara golput atau tidak, tapi aku lebih memilih untuk ikutan ‘pesta centang’. Itung-itung bisa cerita anak cucu, dan bisa berbagi di blog ini tentunya. Ini nih kesimpulanku sebagai orang awam politik melihat proses yang berlangsung.

1. Ajang foto model

Sebelum pencentangan dimulai, banyak warga berkerumun di depan contoh surat suara yang di tempel di tembok kantor kelurahan. Isinya deretan foto-foto caleg. Tujuan ditempel tentu supaya warga bisa mengenali foto caleg yang akan dipilih sebelum masuk bilik suara.

“Pilih yang wajahnya bisa dipercaya,”kata seorang Ibu paruh baya.”Tapi yang gimana ya yang bisa dipercaya itu?”

“Pilih yang wajahnya kasian..!”sahut Ibu yang lebih tua darinya. Spontan saja warga yang ada di sekitarnya jadi ketawa. “Iya kalo keliatan kasian katanya bisa dipercaya.”

Haha…Ibu ini ternyata penganut prinsip yang sempat dipakai salah satu parpol, ‘semakin tertindas, semakin banyak yang mencemooh, semakin mendapat tempat di hati masyarakat’.

“Pilih yang cantik aja ah..bingung,”kata seorang pemuda.

Loh bang..ikutan Pemilu Caleg atau Putri Indonesia, ya?

“Ini noh..artis..cuman ini yang tau,” kata mpok di sebelahku.

Wahh..bikin laku caleg artis nih, Pok!

Pelajaran yang bisa diambil di sini, kalo mau jadi caleg, belajar berpenampilan dulu. Mau self image atau personal branding yang gimana? Sesuaikan penampilannya! Mau yang berwibawa, agamis, atau keren? Banyak caleg yang mempercantik diri untuk foto promosi atau foto kertas suara ini. Katanya photoshop bermain juga, loh!

Tapi ya kenyataannya, masyarakat Indonesia masih cenderung melihat public figure alias keadaan orangnya, bukan hanya yang dia katakan. Jangan sampai kata-katanya bagus, tetapi penampilannya atau pembawaannya tidak sesuai dengan makna dari kata-katanya. ‘He doesn’t communicate what he says, he communicates what he is’. Tidak mengkomunikasikan apa yang dia katakan atau tuju, hanya mengkomunikasikan siapa dirinya yang sesungguhnya.

Politikus perlu belajar ‘Impression Management’. Apa tuh? Maksudnya proses bagaimana mengontrol kesan yang dilihat orang dari diri kita. Atau mempengaruhi persepsi orang akan diri kita.

Mau baca kelanjutannya?..klik di sini..

2 thoughts on “7 Ajang Foto Model, Public Figure, Komunikasi, atau…Kawin Kontrak di Pemilu 2009?

  1. kalau saya golput, gak ada yang pantas dipilih, atau dipercaya. buktinya banyak yang masuk ke RS Jiwa. kalau memang demi rakyat gak akan sampe ke RS jiwa. tapi ini karna kekuasaan dan jabatan. makanya seperti itu. setuju gak bu?

Comments are closed.