A Beautiful Planet, Menangkap Keindahan Bumi Dari Luar Angkasa

A_Beautiful_Planet_poster

Selama ini kita di-brainwash bahwa Bumi tidak indah dilihat dari luar angkasa. Bahwa global warming hanya hoax semata. Bahwa Bumi tidak bulat. Bahwa eksplorasi ke luar angkasa yang menarik adalah melulu menjejakkan kaki di planet Mars. Akhirnya manusia hanya penasaran dengan planet Mars dan ingin segera meninggalkan Bumi. Namun  setelah menonton film ‘A Beautiful Planet’ dan melihat fakta-fakta dari luar angkasa yang direkam oleh para astronot, saya yakin, semua pandangan itu akan berubah. Why?


A Beautiful Planet, film ini menceritakan tentang eksplorasi bumi dan alam dari luar angkasa.

Disajikan dengan tekhnologi IMAX® dan IMAX® 3D yang menakjubkan, ‘A Beautiful Planet’ memberikan tontonan keindahan Bumi dari luar angkasa yang belum pernah dilihat sebelumnya pada film semacam, dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang planet dan galaksi kita.

4ECB8115-6035-40D4-85A712368B26D331

Bekerja sama dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), film dokumenter ini menampilkan cuplikan yang menakjubkan dari planet kita yang megah dan perubahannya, yang direkam oleh para astronot di luar angkasa dengan kamera digital, tepatnya dari Internasional Space Stasiun (ISS) selama 15 bulan. ISS adalah sebuah laboratorium penelitian, fasilitas pelatihan, dan observatorium, yang dibangun di orbit oleh 16 negara dan didukung oleh energi matahari.

Berikut beberapa fakta dan hal-hal menarik dari film A Beautiful Planet yang kebanyakan tak ditemukan di film bergenre semacam:

1. Bumi itu bulat (yeaa right. Simpan argumenmu tentang bumi datar 😄)

images-23

2. Planet Bumi sangat indah dilihat dari luar angkasa.
Film ini menyajikan pemandangan menakjubkan dari Bumi dengan cuplikan yang direkam oleh para astronot dari atas ISS.
Film dokumenter ini memperlihatkan bahwa dari luar angkasa, pada siang hari, dunia tampak berupa planet biru megah, dihiasi awan tipis, dan bercahaya oleh pantulan sinar matahari. Pemandangan yang jarang diperlihatkan oleh film semacam, bukan?

beautiful_planet_nasaKamera digital pun menangkap dunia malam lengkap dengan bintang-bintang, gemerlap kota, kilat, dan fenomena lain seperti Aurora.

images-17

“Warna-warna di Bahama dengan bulan purnama di malam hari adalah luar biasa,” kata Komandan Barry E. “Butch” Wilmore, astronot pertama yang memulai syuting untuk A Beautiful Planet.

pexels-photo-220201

3. Film ini juga memperlihatkan keajaiban-keajaiban alam yang tertangkap oleh kamera digital dari luar angkasa, sekali lagi, yang tak pernah tergambar pada film semacam.
– Dari luar angkasa, tampak bahwa Selandia Baru tidak diliputi awan. “Saya datang ke sana (cupola/jendela), dan tiba-tiba, oh ya ampun! Itu tanpa awan!” kenang astronot Wilmore.
– Flight Engineer Dr. Kjell N. Lindgren, astronot terakhir yang merekam untuk film ini, mendapat tugas berat untuk menangkap beberapa rangkaian bumi yang lebih menantang, seperti rekaman aktivitas vulkanik dari luar angkasa dan Northern Lights. “Itulah satu-satunya saat saya tinggal di ruang angkasa, yang membuat saya merinding. Sekilas gelombang neon green, ungu, dan merah yang indah, jadi saya cepat-cepat meraih kamera dan saya pikir saya bisa menangkap setidaknya sebagian seperti pengalaman yang saya alami itu”.

downloadfile-1

4. A Beautiful Planet mencoba menangkap banyak kegiatan sehari-hari para astronot. Misalnya saat astronot Terry Virt digambarkan dalam film bersama Wilmore melakukan spacewalk, salah satu pekerjaan paling menegangkan bagi para astronot. “Anda mengenakan jas lima jam bahkan sebelum anda membuka pintu,” kata Wilmore. Di situ terlihat bahwa kostum spacewalk yang mereka kenakan sangat ribet, dan jauh lebih tebal dari baju astronot di kebanyakan film. Belum lagi peralatan-peralatan kecil yang menempel di sekujur kostum, yang harus dibawa saat spacewalk.

nasa

Keribetannya bukan hanya saat mengenakan kostumnya, tapi juga saat membukanya. Yang pasti butuh astronot lain untuk membantu membukanya dengan tangan dan dorongan kaki (iya kaki, saking susahnya😅). Di film tampak astronot Samantha Cristoforetti, dari Italia, yang membantu mendorong kostum spacewalk dari tubuh rekannya.

083116-eva

Selain menyoroti ketegangan saat space walk, ada saat-saat menyenangkan juga. Pada satu titik, kru merayakan Natal dengan mengenakan topi Santa dan meninggalkan kantong susu dan kue kering beku melayang di udara. Atau saat fresh food datang, dan para astronot mengabadikan buah-buahan yang melayang di udara seperti dalam permainan sulap.

Kimiya_Yui_ASE_886x590

5. Panen selada di luar angkasa.
Di luar angkasa yang tanpa tanah, para astronot berhasil menanam sayuran selada di ISS. Dalam film ditunjukkan saat para astronot menikmati memakan panen pertamanya.

space-lettuce

Selain senang bisa makan tanaman yang sebenarnya, Lindgren – yang menerima gelar BS dalam bidang Biologi dari Akademi Angkatan Udara A.S., MS dalam Fisiologi Kardiovaskular dari Colorado State Universitas dan Doktor Kedokteran dari Universitas Colorado – mengatakan bahwa tumbuhnya selada ini juga memberikan manfaat emosional bagi kru.
“Stasiun luar angkasa bisa sangat steril – putih, dengan aluminium stainless steel. Memiliki sesuatu yang hijau dan tumbuh di sana sangat bermanfaat secara psikologis,” kata Lindgren.

2017-12-24-12-57-33-

6. Tubuh manusia bereaksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan ruang angkasa yang keras.

images-21Tanpa gravitasi, tubuh astronot Virt tumbuh hampir dua inci. Sementara bagi astronot Scott Kelly, bobot tubuh yang hilang berefek pada pandangan matanya.

20171224_113844

Di film juga ditunjukkan bagaimana ruang angkasa mengurangi stamina tubuh secara drastis, sehingga para astronot harus rajin fitness untuk mempertahankan stamina. Ya, di ISS disediakan berbagai peralatan fitness.

images-29

7. Menangkap Perbedaan Kekayaan dan Politik dari Luar Angkasa.
Pada malam hari, dari luar angkasa, Bumi bersinar dengan cahaya peradaban – kamera digital menangkap cahaya cemerlang dari beberapa kota terbesar, Moskow dan Tokyo, hingga Roma dan Tel Aviv. Film ini menunjukkan perbedaan kekayaan dan politik, yang keduanya terlihat dari luar angkasa dan diwakili oleh perbatasan yang memisahkan negara seperti Pakistan dan India. Namun, pemisahan yang paling mengejutkan adalah antara Korea Utara dan Korea Selatan.

images-14“Seoul, Korea Selatan adalah salah satu kota paling terang dan paling bersemangat di planet ini,” kata Virt. “Seluruh negara Korea Selatan menyala, lalu kemudian ada garis perbatasan, dan kegelapan yang lengkap dari Korea Utara…”

DJIROWiXUAAe5SS

8. Global warming bukan hoax.
Film ini menggambarkan dampak perbuatan manusia terhadap Bumi dari waktu ke waktu. Tim menangkap penipisan bertahap sungai Colorado, yang memasok air ke 40 juta orang Amerika di tujuh negara bagian. Bagian lembah tenggelam 30 kaki selama 75 tahun terakhir. Bagian dunia lainnya berubah karena efek gas rumah kaca di atmosfer di Greenland, lapisan es mencair, yang berpotensi meningkatkan permukaan air laut dan mengancam kota-kota di dataran rendah.

20171226_115222
Penggundulan hutan adalah salah satu perhatian utama yang disorot dalam film ini, di mana efeknya terlihat dari luar angkasa. Setelah sebelumnya ditutupi hutan, pulau Madagaskar sekarang berwarna coklat; Brasil juga menderita kerugian yang signifikan karena hutan hujannya yang sangat besar – tempat tinggal hampir setengah spesies di Bumi – telah ditebang dan dibakar. Hampir setengah juta mil persegi telah hilang selama empat dekade terakhir.

as7-07-1748Selain itu, para astronot mampu menangkap rekaman malam di Teluk Meksiko, dengan daerah sekitarnya diterangi oleh ribuan flare minyak dan gas lainnya, visualisasi dari akibat yang ditimbulkan manusia di planet ini.
Bagaimanapun, Virt menyaksikan perubahan positif di Bumi sebagai Teluk Chesapeake di Utara Amerika telah dihidupkan kembali selama beberapa dekade terakhir. “Itu adalah kisah sukses besar konservasi, “katanya di film tersebut.

9. Kondisi planet Mars berkebalikan dengan Bumi. Tidak ada air, tidak ada atmosfer, suhu rendah. Masih penasaran tinggal di sana?

landscape-1468005316-gettyimages-135557139

Behind The Scene
Untuk menekankan efek 3-D film tersebut, Virt memfilmkan adegan dirinya mencuci rambut sehingga penonton bisa melihat tetesan air mengambang yang menghampiri mereka dalam 3-D. Virt mengatakan bahwa banyak shoot dan adegan dilakukan dengan Ghost camera, kamera Panasonic 3-D, kamera perekaman video Nikon D4s, Canon XF305s, dan Red Dragon.

Tentang Cupola

TerryCupolaPhotography1Pada bulan Februari 2010, pesawat ruang angkasa Endeavour yang dikemudikan oleh Virt, mengangkut modul permanen terakhir Stasiun Antariksa Internasional, salah satunya, Cupola, mewakili set jendela terbesar yang pernah diterbangkan di luar angkasa. Terdiri dari tujuh jendela yang menyediakan bidang pandang 180 derajat.
Cupola dirancang dan diterbangkan ke stasiun khusus sebagai tampilan platform bagi awak ISS untuk benar-benar mengamati ruang dan Bumi.

Samantha_in_Cupola_node_full_image_2

‘A Beautiful Planet’ adalah produksi IMAX pertama yang memanfaatkan Cupola, dan menawarkan sebagai jendela terbaik dari bumi yang pernah ada. Tujuh jendela yang digunakan untuk melakukan percobaan, docking, dan pengamatan bumi.

A Beautiful Planet memasangkan kamera digital 4K dengan sudut pandang dari Cupola untuk menawarkan penonton IMAX sesuatu yang benar-benar tidak pernah ditonton sebelumnya tentang bumi.

 

Misi Penyelamatan Lingkungan

images-26

Film produksi 2016 berdurasi 47 menit ini dinarasikan oleh Jennifer Lawrence dan disutradarai oleh Toni Myers, sutradara perempuan asal Kanada yang pernah membuat film dokumenter terkenal “Hubble 3D” yang dinarasikan oleh Leonardo Dicaprio.

IMG_20171220_202155_577

Film “A Beautiful Planet” belum pernah ditayangkan untuk umum di Indonesia. Penayangan film di Gandaria City, IMAX Theatre, pada 20 Desember 2017, lalu adalah penayangan perdana, dan saya beruntung jadi salah satu influencer yang diundang nonton bareng Duta Besar Kanada, H.E. Peter MacArthur & penyanyi, influencer pemerhati lingkungan, Nina Tamam.

Pemutaran film ini di Indonesia adalah bagian dari rangkaian perayaan “Canada 150” atau ulang tahun ke-150 Kanada yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kanada di Indonesia bekerjasama dengan Change.org Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian publik tentang upaya penyelamatan lingkungan.

2017-12-20-20-15-49-958

Astronot Lindgren setuju bahwa berbagi pengalamannya merupakan langkah yang penting dalam menciptakan perubahan positif. “Saya pikir itu sebabnya kami menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengambil foto dan membagikannya di media sosial, dan inilah alasan mengapa kami sangat bersemangat untuk berada di IMAX tim – untuk bisa berbagi pengalaman itu, perspektif di layar lebar”.
‘A Beautiful Planet’ menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari luar Bumi.
Film ini merupakan pengingat untuk menghargai dan melestarikan planet rumah kita dan kebutuhan untuk terus mengeksplorasi dan menginspirasi, terutama di kalangan pemuda.
“Saya tentu berharap bahwa anak muda penasaran dengan keberadaan lingkungan mereka pada skala yang lebih luas, tidak hanya fiksi ilmiah dan Star Wars,” kata Myers. Menurutnya, penting bagi mereka mengetahui keberadaan eksplorasi luar angkasa yang nyata dalam skala besar sedang berlangsung saat ini. “Ketika Anda memikirkan apa yang telah kita capai dalam waktu singkat untuk Bumi, Anda tidak dapat membantu, tetapi tetaplah optimis,” Myers menambahkan. “Begitulah seharusnya sebagai manusia.”

Buat saya, film ini memberikan perspektif yang lebih baik tentang bumi yang ternyata masih indah, namun di sisi lain juga rusak oleh tangan manusia sendiri. Dari film ini jadi lebih memahami cara kerja planet di dunia, dan apa yang bisa kita lakukan bersama untuk membuat planet kita lebih baik lagi.

How about you? Kira-kira apa hal simpel yang bisa kita lakukan untuk mempertahankan keindahan bumi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *