Berarti Kamu Sayang

IMG_20160214_121946

Kamu lagi suka sama siapa?
Pertanyaan macam ini bikin saya gelagapan jawabnya.

Apa bedanya suka, naksir, sayang, atau cinta?
Kurang paham. Mungkin tiap orang pun mengartikan beda, berdasar persepsi yang tak sama.

Buat saya, suka itu kagum, beda tipis sama naksir, kalau cinta..itu sudah jauh melibatkan emosi, kadang campur nafsu, kadang tak jelas.

Tapi detail kecil yang saya rasakan, saya paham..

Saya paham kalo dengkuran seseorang nggak bikin kamu terganggu, justru bikin lega karena tahu dia dalam nyenyaknya, berarti…..kamu sayang.

Saya paham bila lamanya kamu menunggu sebanding dengan senyuman bahagia kamu saat dia kembali dari pekerjaannya dengan tampang lelah, berarti….kamu sayang.

Saya paham kalau tanpa kerjakan hal yang menarik alias nggak ngapa-ngapain, kamu tetap nyaman dan nggak menuntut..saat dia ada di sampingmu, karena merasa tenang, berarti….kamu sayang.

Dan saya paham, kalau saya masih sering senyum tersipu di depannya, berarti saya jatuh hati. Haha

Ya, mungkin saya melewatkan proses suka atau naksir, hanya tiba-tiba jatuh hati dan sayang :)

_20160206_061020

I think I’m in love with someone because he believes in me from head to toe. 😊
From outside to inside my heart and my brain.
Means, he believes in my knowledge and my talent too.😉

Someone who makes me, the ordinary, to be extraordinary creature.
Actually, in my eyes..he’s damn extraordinary 😊

The answer of your question, yes, the someone is you 😊😘

_20160214_003320Happy Valentine for you and your love one, gaes 😘😘
(if you celebrated it of course 😂😂)

When some said, there’s always sacrifice in love, Imho… it’s called compromise.

8 thoughts on “Berarti Kamu Sayang

  1. Hem, saya selalu suka tulisan Kakak_yang baru saya kenal lewat novel “keren” Destinynya (baru koment coz baru sempet). Jarang ada penulis cewek kayak Kakak. Yang menginspirasi dan menulis tulisan berkualitas. Terus menulis ya, Kak. Saya ikuti terus postnya.

      • Menginspirasi?
        Asal kakaknya tahu, habis baca novel itu, saya cerita dikit ke teman-teman pengurus pesantren, dan ajaibnya! nyaris semua pengurus yang tertarik. jadi deh, satu novel itu bergilir. dan bukan hanya dalam hal tulisan, sejak saat itu, teman-teman saya yang hobi ngegambar jadi ikutan belajar ngelukis. karena liat lukisan kakak yang keren di novel itu. (lukisan atau objeknya ya?)
        parahnya, ada yang malah tengkar rebutan dua tokoh pria yang digantung kakak. hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *