Candi Prambanan Jadi Lebih indah!

photo by Yunaidi Joepoet

Trip paling menyenangkan itu kalau bisa have fun bareng teman-teman yang menyenangkan, banyak koleksi foto baru, mengenal tradisi budaya, sekaligus banyak ilmu baru yang bisa dipelajari! Nah, trip semacam ini yang saya dapat bersama Panasonic Indonesia di project #FirstSwitch candi Prambanan 🙂

Jadi, tanggal 17 & 18 Desember 2014 lalu, saya bersama 3 teman blogger lainnya, Marischka Prudence, Barry Kusuma, dan Yunaidi Joepoet dari National Geographic, mendapat kesempatan jalan-jalan & liputan LED Lighting Ceremony kerjasama Panasonic Indonesia & UNESCO.

Embedded image permalink

Prambanan setelah disinari LED @IDPanasonic #FirstSwitch \o/

Sudah pernah berkunjung ke candi Prambanan? Ini adalah ke-2 kalinya buat saya ke kompleks candi ini. Termasuk candi favorit karena bentuknya yang indah 🙂

Bareng Marischka Prue, begitu kita sampai di Prambanan 🙂

 

Sedikit mengenal candi Prambanan…

Kompleks Candi Prambanan terdiri dari beberapa candi Hindu dengan menara khasnya yang berbentuk tinggi dan kecil, dikenal sebagai salah satu kompleks candi terbesar di Jawa. Dibangun pada abad ke-9 selama periode perkembangan Hindu di Indonesia, kawasan ini dirancang untuk membentuk tiga kotak konsentris. Dengan lebih dari 500 candi, Kompleks Candi Prambanan tidak hanya menjadi harta arsitektur dan budaya saja, tetapi juga berdiri sebagai bukti signifikan dari kehidupan.

Donasi proyektor LED untuk menerangi Kompleks Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia

Ini dia kompleks candi Prambanan setelah diterangi lampu LED @IDPanasonic #FirstSwitch <3

Sebanyak 16 proyektor lampu LED telah disumbangkan ke Kompleks Candi Prambanan, yang ditunjuk sebagai properti Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991. Sebelumnya, situs Prambanan menggunakan lampu halogen (HID) untuk penerangannya. Penggantian lampu dengan proyektor LED akan mengurangi konsumsi energi sekitar 30%.

Proyektor LED tersebut juga dapat menyala dengan seketika dan memiliki umur pemakaian yang lebih panjang tentu secara signifikan dapat menurunkan beban untuk pemeliharaan dengan mengurangi kebutuhan untuk penggantian lampu. Fitur LED Lighting Panasonic ini ramah lingkungan, hemat, dan color selectable.

Fyi, candi Prambanan sebelumnya diterangi menggunakan lampu halogen (HID), dan kini diubah oleh @IDPanasonic ke LED projectors. Lbh hemat,590 Watt per satu titik lampu dari sebelumnya 1100 watt! Wow baru tahu! Benar-benar penghematan yak!

Embedded image permalink

LED Lighting Panasonic.

Selain hemat energi & umur panjang, kelebihan LED lighting Panasonic di Indonesia diproduksi langsung di Pabrik Indonesia lho!

catatan:

2 Perbedaan antara lampu (HID) dan LED ialah ketika keduanya dihidupkan selama 5 jam (LED silver light: 1,5 jam, LED platinum light: 3 jam, LED gold light: 30 menit).

LED Panasonic tidak panas, sehingga tidak mengganggu kelestarian bantu candi. Mengenai hal ini sudah dilkukan kajian dan perhitungan, termasuk konsultasi dengan UNESCO.

LED Prambanan ini proyek pertama panasonic di Indonesia. Prambanan memiliki tiga candi utama yang menjulang ke atas dan terlihat dari kejauhan. Berbeda dengan Candi Borobudur yang tidak terlihat, terutama pada malam hari. Sejauh ini, bangunan candi yang terdiri dari bebatuan itu masih terlihat monoton. Oleh karena itu, dengan pencahayaan proyektor LED Panasonic ini diharapkan bisa memperindah candi terutama pada malam hari.

Batik fashion show berlatar belakang Prambanan yang diterangi LED @Idpanasonic, design by Lulu Lutfi Labibi. Perpaduan 2 budaya, batik Jogja & kimono Jepang. Cantik!
Berani tapi wearable 🙂
Photo by Fotokita.net

Dengan lampu LED baru yang disumbangkan oleh Panasonic untuk mencerahkan tiga candi utama, diharapkan akan memberikan kontribusi untuk promosi situs Warisan Dunia dan lingkungan sekitarnya.agama yang damai.

Jadi mulai malam itu, 17 Desember 2014, Candi Prambanan akan disinari cahaya silver – gold – platinum dari LED @IDPanasonic #FirstSwitc \o/

Mr. Hubert, Director UNESCO Jakarta Office, berharap kerjasama ini berlanjut ke semua warisan budaya Indonesia.

Embedded image permalink

Lighting Ceremony (LED projectors to Prambanan) kerjasama @IDPanasonic & UNESCO \o/

Bagaimana awal project kerjasama ini?

Bermula dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) empat arah pada tanggal 9 Oktober, antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Perwakilan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) di Jakarta, dan Panasonic Corporation, yang bertujuan untuk mempromosikan “konservasi dan peningkatan kesadaran untuk melindungi situs Warisan Dunia UNESCO” dan “pendidikan dan kegiatan budaya yang bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat muda di sekitar Borobudur, Prambanan, dan situs Ratu Boko di Indonesia”, maka dimulailah peluncuran proyek bersama ini.

 

Pendidikan dan kegiatan kebudayaan yang bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat muda di sekitar Kompleks Candi Borobudur dan Prambanan

Dua program pendidikan bersama bagi para pemangku kepentingan lokal dan masyarakat, termasuk pemuda dan produsen industri kreatif yang tinggal di sekitar Candi Borobudur dan Prambanan, selama satu tahun akan dilakukan melalui kemitraan dengan semua pihak termasuk pemerintah daerah, sekolah, serta jaringan bisnis yang relevan untuk promosi industri kreatif: “Forum Pemuda dalam hal menjaga Warisan Dunia melalui pembangunan berkelanjutan, teknologi hijau, ekonomi kreatif dan mitigasi bencana alam” dan “Pelatihan Pembangunan Kapasitas untuk Pemuda dalam pengembangan Industri Kreatif dan Pariwisata berkelanjutan”.

Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya upaya menjaga situs Warisan Dunia dan memberikan kesempatan pengembangan mata pencaharian bagi kaum muda melalui program pendidikan dan pelatihan tentang industri budaya.

Melalui MoU ini, keempat pihak akan memberikan kontribusi untuk konservasi situs Warisan Dunia dan lingkungan global pada umumnya, dan mendukung pendidikan bagi kaum muda sebagai generasi penerus.

Sambil nunggu presscon & Lighting ceremony @IDPanasonic UNESCO, lihat-lihat pameran tradisional duluu:3

With Marischka Prue.
Sempat berkunjung ke museum Ullen Sentalu dan belajar mengenal budaya dan asal usul kesultanan Jogja 🙂

Rombongan blogger #firstswitch, Joepoet, me, Marischka Prue, dan Barry Kusuma \o/

Terima kasih Panasonic telah menjadi bagian dari World Heritage. A better Life a Better World 🙂

Bubur cendil @ hotel Tentrem tempat kita menginap :3

Gudeg Yu Djum ini legenda di Jogja!

Sebelum kembali ke Jakarta, kita sempat jalan-jalan ke Malioboro dan mampir di Indische untuk photoshoot di situ . Keren, vintage :3
All photos by Joepoet

1 thought on “Candi Prambanan Jadi Lebih indah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *