Review Film Counterpart di Mola TV dan Kehebatan Akting J.K. Simmons

Saya kira J.K. Simmons di Whiplash itu sudah yang terbaik, ternyata di serial Counterpart yang ditayangkan Mola TV, akting J.K. Simmons keren baanget! Dia memerankan dua tokoh identikal, tetapi tanpa mengubah penampilan fisiknya pun kita bisa tahu dia sedang perankan tokoh yang mana, bukan hanya dari perubahan karakter, tapi karena perubahan body language-nya, from head to toe. Bahkan dari sorot mata dan posturnya pun kita tahu tanpa menyadari bagaimana kita bisa tahu dia sedang memerankan karakter yang mana. Penggemar akting J.K. Simmons atau penggemar akting pada umumnya, baik drama, teater, aktor film, harus nonton film science fiction ini! Biar lebih penasaran, ikuti reviu-nya di sini.

Review Serial Romulus di Mola TV, Legenda Misterius Berdirinya Kota Roma

A picture containing text, old, spring

Description automatically generated

Apa yang tampak tidak realistis pada film-film berlatar Jawa di Indonesia? Pemainnya dari Jakarta, jadi tidak terbiasa dengan logat Jawa, bahkan banyak bahasa atau istilah yang salah tempat. Berlatar Surabaya, tetapi memakai logat dan istilah Jawa Tengah. Begitu juga dengan film-film tentang Roma kuno. Aktornya USA, Inggris, atau Kanada, dan menggunakan Bahasa Inggris. Beda dengan serial TV Romulus tentang sejarah berdirinya kota Roma yang tayang di Mola TV. Serial ini dimainkan oleh bintang-bintang tenar Italia dan menggunakan bahasa Latin kuno!

Review The First di Mola TV, Dilema Astronot Antara Kepahlawanan dan Tanggung Jawab Pribadi

Bagaimana jika misi ke luar angkasa adalah impian sepanjang karir, namun orang tercinta melarangmu ikut misi pertama ke mars karena trauma risiko nyawa, di mana 5 astronot dari misi sebelumnya meninggal dunia akibat malfungsi roket? Dan sebagai penyelenggara misi ke luar angkasa, bagaimana manajemen krisis menenangkan keluarga para astronot yang meninggal dunia supaya tidak menuntut, sekaligus memberikan argumen valid bahwa misi ke luar angkasa adalah demi kebaikan planet bumi beserta seluruh manusia, sehingga misi perbaikan berikutnya diijinkan lagi, sementara misi ke luar angkasa sudah dianggap hanya buang-buang uang negara? Itulah beda film The First yang dibintangi oleh Sean Penn ini dengan film-film astronot lainnya yang lebih gebyar dan fokus pada misi di luar angkasa. Film seri The first lebih menjabarkan tentang emosi para astronot, penyelenggara misi, dengan keluarga atau orang-orang tercinta. 

Belajar dari Robert De Niro di Mola Living live by Mola TV

God Father dan God Father II adalah dua film favorit saya karena karakter Vito Corleone yang sangat karismatik. Bahkan dua aktor yang memerankan karakternya pun sama-sama meraih penghargaan Oscar. Karena film inilah saya mulai favoritkan Robert De Niro. He’s my click bait actor. He’s my favorite movie character, Vito Corleone. He’s the legend, one of the best actor, Robert De Niro. Namun di antara kehebatannya, ternyata ada satu hal yang tidak bisa ia lakukan, yaitu nyanyi! Seandainya waktu bisa diualng, ia ingin belajar menyanyi. Begitu pengakuannya dalam wawancaranya di Mola Living Live yang ditayangkan khusus di Mola TV.