Complicated Leader? Big No!

written by Leonita Julian

sumber : socialsteve.wordpress.com

sumber : socialsteve.wordpress.com

Seorang leader tak seharusnya memasang status relationship facebook “It’s complicated”. Begitu yang dikatakan oleh teman saya, seorang Direktur perusahaan swasta.

Saya sempat tertegun dengan pernyataannya yang terkesan tidak serius karena menyebut ‘status facebook’, tetapi beliau mengatakan dengan tegas. Sejenak saya berpikir ‘Betul juga! Seorang leader mestinya tegas, tahu tujuannya akan ke mana’.

Seorang leader adalah orang yang menginspirasi orang lain atau banyak orang, baik langsung atau tidak, karena leader adalah mereka yang mampu memberi contoh. Pemimpin adalah mereka yang mampu membuat perubahan, tentu ada resiko di dalamnya, dan pasti dibutuhkan ketegasan saat memutuskan segalanya.

Dalam suatu hubungan, seorang lelaki diharapkan menjadi pemimpin karena ke depannya akan menjadi kepala keluarga, menjadi pemimpin bagi tim kecilnya. Namun bila tidak mampu, maka perempuan pun boleh menggantikan kepemimpinannya. Tetapi setiap perempuan pasti berharap ia dipimpin oleh pangerannya, bukan?

Sejak saat itu saya belajar untuk menghindari mengatakan ‘It’s Complicated’, sekalipun untuk suatu relationship. Single, In relationship, atau sekalian..just for fun? Hehe, yang terakhir kalau bisa dihindari ya.

Saya pernah ‘sengaja’ membuat seseorang yang istimewa a.k.a pasangan saya untuk ‘memutuskan’ hubungan, karena bila kita bersama, saya merasa akan menyakitinya, begitu pula sebaliknya. Namun saat itu saya merasa ia belum bisa tegas untuk memutuskan hubungan kita akan ke mana. Akhirnya saya ‘sengaja’ membuatnya sangat jengkel dengan sikap saya, hanya untuk melihatnya tegas! Padahal akan dengan mudah bila saya yang mengatakan ‘putus’. Bukan berarti saya senang dengan akhir hubungan kami, tetapi saya lega. Meski harus nangis darah setelahnya, namun saya bangga melihatnya menjadi pria yang ‘memimpin’. Soal CLBK itu masalah nanti…at least pada saat CLBK pun bukan dalam keadaan yang tak jelas. ^-*

sumber : internettime.com

sumber : internettime.com

Yah, paling tidak..masing-masing dari kita belajar untuk menjadi leader yang mampu menjawab dengan tegas, yang tegas pula dengan tujuan kita. Love relationship adalah hubungan tim kecil yang akan menentukan kehidupan kita ke depannya. Kalau dalam tim kecil ini tidak mampu memimpin, bagaimana dengan tim yang lebih besar? Apakah jawaban It’s complicated bisa diterima dalam organisasi/perusahaan? Pasti sekompleks apapun keadaanya, pemimpin harus mampu memutuskan, karena kita tidak bisa mengombang-ambingkan nasib tim. Coba ingat bagaimana rakyat protes dan mengkritik keras bila presidennya tidak tegas, ketidakpercayaan muncul di mana-mana.

Jadi, mari kita belajar untuk tidak menempatkan It’s complicated dalam hubungan apapun, yuk belajar jadi leader! Complicated leader? Big No!

Bagaimana menurut teman-teman?

7 thoughts on “Complicated Leader? Big No!

  1. setuju sekali tuh dengan statement bossnya… leader harus sudah bisa menentukan arahnya. kalau statusnya saja ga jelas mana bisa jadi leader ya. sama hal nya statusnya di chat atau BB adalah busy.. itu juga sebenarnya tidak boleh dilakukan. :)

  2. Helda juga ngga suka dengan status hubungan complicated. Kalu ada yang ngedeketin ngga jelas, langsung Helda tanya tuh maksud dan tujuan, Mbak. :))))

  3. indeed…
    it is not that complicated to make a decision to start a whole new life with a whole new career that could align the dream, the family & the wealth…

    already lead your family. next, lead your own company/business.
    but the one in front of you, is to lead yourself to start it all… :)

    *c ya!*

  4. hahahaha~ susah juga … sebetulnya gpp sih tp memang kl jabatannya berpengaruh terhadap brand prshn ya memang memasang status tdk bs sembarangan. Keep yg positif positif ajah, tp itu kl ybs PR atau pemimpin sebuah prshn sih :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *