Desa Banyumulek, Tentang 3 Desa Wisata Lombok yang Wajib Dikunjungi

Selain dikenal dengan tenun songket Sukarare-nya, Lombok ternyata juga piawai dalam kerajinan gerabah unggulan.

[wpdevart_youtube]BbkFE_K_t0c[/wpdevart_youtube]

Kali ini saya membahas desa Banyumulek, Lombok, masih dalam rangkaian perjalanan bersama Indonesia Travel, November 2015 lalu. Banyumulek adalah desa sentra industri gerabah yang berada di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sekitar 14 kilometer dari Kota Mataram.


Di Desa ini keahlian membuat gerabah diturunkan dari generasi ke generasi, yang akhirnya mampu mengangkat perekonomian desa. 80% penduduknya bermatapencaharian sebagai pembuat gerabah.

 


Ciri khas gerabah Banyumulek terlihat dari bentuk gerabah yang detail dan kaya ornamen.
Ada satu galeri besar, toko Rismutika Astuti Art Shop, milik pak Rahmatullah, di mana kita bisa menemukan bermacam gerabah dengan varian lengkap. Di antaranya berupa hiasan kura-kura yang menjadi salah satu ikon Lombok, vas bunga, celengan, hiasan dinding, gentong, asbak, keramik guci, teko, dan berbagai macam lainnya. Harganya pun bervariatif, mulai dari pulahan ribu hingga jutaan rupiah. Gerabah-gerabah ini telah menembus pasar mancanegara.

Hebatnya lagi, pak Rahmatullah merintis usaha kerajinan gerabahnya ini hanya dengan modal Rp 900 ribu pada tahun 90-an, loh! Dan kini usahanya telah memiliki omzet hingga jutaan rupiah per bulan. Uwow!


Selain bisa melihat hasil seni yang diperjualbelikan, ternyata kita juga bisa melihat, belajar, atau ikut serta dalam proses pembuatannya, loh. Semua proses menggunakan alat sederhana, tanpa alat bantu ukur untuk menentukan diameter gerabah. Semua dikerjakan dengan hati, sehingga menghasilkan hasil seni yang indah dan berkualitas.


Lamanya pembuatan gerabah tergantung pada ukuran dan ornamennya. Untuk gerabah pajangan dinding ukuran kecil, misalnya, dalam waktu sehari satu tim dapat menghasilkan 10 buah. Sedangkan gerabah gentong besar berlapis kulit telur bisa menghabiskan waktu berhari-hari.

Ada satu produk kerajinan gerabah Desa Banyumulek yang khas dan unik, yaitu Kendhil Maling. Kendhil Maling ini memiliki lubang di bagian dasarnya, untuk memasukkan air ke dalam kendhil. Ya, seperti cara seorang pencuri atau maling, gitu, yang tidak memakai jalan biasa saat memasuki rumah korban, umumnya lewat atap atau lewat jendela, bukan lewat pintu seperti tamu. Nah, uniknya…meski lubang di bagian dasar, namun tidak membuat air keluar dari lubang tersebut saat kendhil diletakkan kembali.


Keren, kan?! Selalu saja menemukan sesuatu yang unik tiap berkunjung di desa wisata Lombok, seakan memang menggambarkan bahwa keanekaragaman alam dan budaya merupakan salah satu Pesona Indonesia.

4 thoughts on “Desa Banyumulek, Tentang 3 Desa Wisata Lombok yang Wajib Dikunjungi

Leave a Reply to bukanrastaman Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *