I Shape My World dari Levi’s Indonesia, Antara Perempuan Berani dan Stereotype

I Shape My World by Levi's Indonesia

Jaman sekarang, stigma atau stereotype yang beredar di masyarakat bukan lagi penghalang bagi perempuan untuk berhenti bermimpi, justru sebaliknya, jadi tantangan untuk membuktikan bahwa stereotype itu salah. I shape my world! Kita yang membentuk dunia kita, bukan pendapat orang lain. Lalu, bagaimana perempuan membentuk dunianya? Begini cara 5 perempuan hebat pilihan Levi’s Indonesia.

Yes, perempuan hidup dengan banyak stereotype/stigma yang terbangun di masyarakat, misalnya perempuan tidak perlu sekolah tinggi, ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga. Perempuan cantik itu langsing, putih. Perempuan memakai emosi bukan logika. Dan masih banyak stereotype lainnya.

Bagaimana perempuan membentuk dunianya di antara banyak stereotype ini menjadi pertanyaan besar yang mendasari munculnya kampanye global ‘I Shape My World’. Kampanye global yang diluncurkan oleh Levi’s ini didedikasikan untuk merayakan dan mengangkat para perempuan hebat yang menggerakkan dunia.

Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional sekaligus Hari Kartini, 27 April 2019 lalu, masih dari campaign I Shape My World, Levi’s Indonesia meluncurkan sebuah acara dengan semangat ‘Berani Bermimpi, Berani Bertindak’.

I shape my world by Levi's Indonesia

Adhita Idris, Country Marketing LS&CO Indonesia, menuturkan bahwa Levis merayakan keberagaman dari berbagai latar belakang dari masyarakat, tidak peduli dengan warna kulit, gender. 

“Untuk levis, keberagaman itu merupakan sesuatu yang harus disyukuri,” tambah Adhita.

Ia mengungkapkan bahwa isu-isu perempuan di Indonesia masih terbilang majemuk dan sifatnya mendasar, seperti kekerasan hingga limitasi-limitasi yang didapatkan karena pengkotak-kotakkan berdasarkan kultur dan pendapat masyarakat.

#IShapemyWorld menyuarakan bahwa perempuan juga harus berani meraih impiannya, keluar dari comfort zone, menantang stereotype, dan membuktikan diri bahwa mampu menjadi apapun yang kita mau, #BeraniBermimpiBeraniBertindak.

I Shape My World by Levi's Indonesia

Melalui campaign #IShapeMyWorldid Levis Indonesia memilih lima perempuan yang menginspirasi sesama perempuan dengan caranya sendiri untuk memberikan peran aktif, sehingga para perempuan bisa mendapatkan manfaatnya secara positif. Bahkan bukan hanya perempuan tetapi juga masyarakat secara general, bagaimana  impactnya besar sekali untuk kehidupan kita.

Menurut Adhita, mereka dipilih karena jujur, original, otentik, dan memang sudah menjalankan aktivitas positifnya jauh-jauh hari. Mereka benar-benar terjun langsung untuk melakukan apa yang mereka lakukan sekarang, dengan atau tanpa brand. Jadi proses kurasinya memang sangat ketat.

Mereka adalah:
*Kartika Jahja, seorang musisi Dan aktivis yang fokus pada isu kekerasan seksual
*Soraya Cassandra, founder Kebun Kumara
*Angki Yudhistia, founder Thisable Enterprise, yang memperjuangkan hak sesama penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan yang sama di dunia kerja.
*Mouly Surya, sutradara film yang dikenal dengan karya-karyanya yang sarat akan makna women empowerment;
*Alamanda Shantika, founder Binar Academy dan IT programmer, salah satu yang melahirkan aplikasi gojek.

Pada acara yang berlangsung di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta siang itu, hadir Kartika Jahja dan Soraya Cassandra, jadi saya akan menceritakan sekilas tentang aktivitas mereka yang menginspirasi.

I Shape My World by Levi's Indonesia

Kartika Jahja

Yang paling saya takutkan sudah terjadi, so..apalagi yang perlu saya takutkan?
Mengawali speak up tentang pengalaman sexual harrasment di sebuah talkshow event social media di depan khalayak umum, dan menyulamnya di blog dan novel pertama, sepertinya pengalaman saya tidak beda jauh dengan Kartika Jahja. Ia mengawali speak up dari sebuah wawancara dengan media asing, lalu menyuarakan perjuangannya untuk para perempuan melawan kekerasan seksual dan body shaming melalui dunia yang ia cintai, yaitu musik.

I think I have a new inspiring woman to be my inspiration sista .💞

Menurut Tika, melalui musik, film, seni rupa, seorang art-ist bisa menjembatani pesan-pesan yang putus, karena seni lebih mudah masuk ke masyarakat dari berbagai kalangan.

Ia memulai speak up-nya karena sejak masuk ke dunia musik, dari 1997, ia melihat adanya gap, musisi laki-laki lebih dihargai atas karyanya, sementara musisi perempuan harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Misal: cantik.
Padahal seharusnya bukan hanya penampilan, tetapi talenta, kindness, dan kecerdasan lah yang lebih perlu ditonjolkan. Inilah yang memicunya menuangkan aspirasinya untuk perempuan dalam satu karya musiknya yang berjudul “Tubuhku Otoritasku”.

Kampanye ‘I Shape My World’ sejalan dengan apa yang ia lakukan selama ini. Baginya, #IShapeMyWorld berarti berani mengekspresikan diri dengan sesuatu yang disukai, dalam hal ini, melalui musik.

Kartika bercerita tentang pengalamannya mengalami kekerasan seksual saat masih anak anak, dan bagaimana ia merasakan banyak beban victim blaming dan terpaksa menyimpannya sendirian karena stereotype masyarakat. Saya yakin pada saat Tika bercerita, banyak undangan yang menangis atau menahan air mata. Because I did!

Tika beruntung bertemu teman sesama penyintas atau survivor, di mana ia diajak untuk sama-sama recovery. Itulah awalnya sampai Tika memastikan apa yang dilakukan oleh temannya tadi akan diteruskan juga kepada penyintas-penyintas lainnya.

Perjuangan Tika mungkin sudah terlihat hasilnya, karena sekarang mulai banyak brand yang tidak hanya melihat penampilan, tetapi lebih pada isi atau talenta. Bukan hanya looks good, but feels good!

I Shape My World by Levi's Indonesia

Soraya Cassandra

Saat Sandra memutuskan untuk keluar kerja dan mulai berkebun, menuangkan passion-nya terhadap alam, ia berhadapan dengan banyak pendapat di masyarakat tentang pilihannya.

Bersama co-founders lainnya, ia membangun Kebun Kumara untuk memberi dampak positif secara sosial dan terhadap lingkungan.
Ia menganggap bahwa keterputusan warga kota dengan tanaman sudah cukup mendalam.
“Kalau di kota yang kurang adalah kebun pangan, ya kita merawat kebun pangan,” kata Sandra saat menjelaskan idenya.
Manusia adalah bagian dari alam, dan perempuan memiliki keterhubungan yang lebih unggul dengan alam, karena istilah alam selalu lekat dengan perempuan. Misalnya mother nature, ibu pertiwi.

I Shape My World by Levi's IndonesiaIa yakin jika semua perempuan pasti memiliki bibit merawat alam dalam keseharian.
Berkebun itu pengalaman yang fundamental yang tak ada di perkotaan, itulah awal ide dibangunnya Kebun Kumara di tengah kota.
“Jangan sampai kita lupa bagian dari alam. Kita perempuan bisa jadi ujung tombak,” tambahnya.
Dunia ideal baginya adalah saat semua orang bisa menanam. Merawat sesuatu yang hidup, dari awal sampai akhir.

Kampanye #IShapemyWorld ini merefleksikan apa yang selama ini ia lakukan.

Ia berpesan, keanggunan perempuan tidak dibatasi oleh apapun. Jangan sampai diri kita sendiri membatasi keanggunan itu.

“Jangan mau dibatasi oleh konsep-konsep sosial seakan kalau perempuan nggak memakai dress dan high heels jadi berkurang keanggunannya,” tuturnya.

I shape my world by Levi's Indonesia

Melukis Totebag Levi’s Jeans Recycle

Oya, di acara ini selain ada fashion show koleksi Levi’s Indonesia dan dimeriahkan oleh Delica, band jebolan Levi’s Band Hunt 2018, juga ada workshop melukis di atas totebag recycle jeans Levis bersama Bartega Studio, loh. Acaranya seruuu.

I Shape My World by Levi's Indonesia

Selain menyediakan totebag, mereja juga menyediakan, cat, kuas, kanvas untuk tatakan, dan contoh gambar serta petunjuk tahapannya. Tetapi kita tetap bebas berkreasi. Saya pun melukis..diri sendiri. Haha

Follow akun resmi Bartega di @bartega.studio untuk ikutan workshop art-nya.

I Shape My World by Levi's Indonesia

Kesimpulan:

Jika semua penghalang tak jadi persoalan besar bagi 5 perempuan hebat tadi, sekarang giliran kita untuk bisa membentuk dunia sendiri dan saling menginspirasi.

I Shape My World by Levi's Indonesia

Apa pun impian yang kita miliki, kita juga yang berperan penuh untuk membentuk duniakita sendiri. Jangan biarkan orang-orang meremehkan kemampuan hanya karena faktor fisik dan keberadaan kita sebagai perempuan. Kalahkan kekhawatiranmu dan buktikan this is how #IShapeMyWorld !

I Shape My World by Levi's Indonesia

I Shape My World by Levi's Indonesia

Untuk mengikuti update aktivitas dan campaign #IShapemyWorld, bisa dibaca di Levi’s Indonesia atau follow akun Instagram resmi dari Levis Indonesia di: @levis_Indonesia 😉

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *