Iklan Pariwisata Masuk Bioskop Indonesia

 

_20160215_102834

Apa jadinya kalau pariwisata masuk film, dan film masuk pariwisata?

Film dan pariwisata sangat dekat, keduanya masuk industri kreatif. Alangkah baiknya keduanya saling menunjang, kan?


Sangat setuju dengan ucapan Menteri Pariwisata Arief Yahya ini. Buktinya jelas. Sudah banyak tempat wisata atau momen wisata yang jadi booming setelah menjadi latar scene sebuah film.

Contohnya Perayaan Waisak dengan pelepasan ribuan lampionnya yang jadi hits akibat film Arisan, Laskar Pelangi dengan Belitung-nya, atau Semeru dengan Ranu Kumbolo-nya yang sangat indah, yang akhirnya jadi target utama wisata gunung, akibat film 5cm itu.

“Yang namanya penetrasi ke masyarakat itu paling mudah, efektif dan efisien buat sarana ke masyarakat itu industri kreatif,” kata penyanyi Andien.

_20160216_213830
“Film, sebuah sektor industri kreatif yang bisa dikatakan paling powerfull untuk mempromosikan pariwisata,” ucap Marcella Zalianty.
Kedua artis ini hadir pada launching penayangan perdana iklan pariwisata di bioskop Indonesia, Senin, 15 Februari 2016, di Cinemaxx, FX Sudirman Jakarta. Saya pun :)

_20160215_101100

Promosi pariwisata di bioskop ini adalah yang pertama kalinya. Materi iklan itu akan tampil pada TVC yang diiklankan di 55 bioskop yang tersebar di 14 kota.
Ibarat film, ini gala premier-nya Pesona Indonesia, di mana mulai hari ini sudah masuk ke bioskop Indonesia.

IMG_20160215_134438

Adapun ke-14 kota itu adalah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Batam, Medan, Palembang, dan Makassar.

“Semua adalah kot‎a-kota yang jumlah penduduknya berpotensi wisata besar dan memiliki jaringan bioskop,” kata Arief Yahya.

res_1455517521475

Promosi melalui penayangan iklan ini dinilai cukup efektif karena sekitar 70 persen penonton akan datang sebelum film dimulai dan menonton iklan yang ditayangkan.

Sekitar 56 persen di antaranya akan mengingat iklan yang muncul di layar bioskop setelah mereka menyudahi film.

Arief Yahya menuturkan bahwa Kemenpar menargetkan 1,5 juta penonton bioskop per bulan menyaksikan iklan #PesonaIndonesia sebagai sasaran meningkatkan kunjungan wisata.
Penikmat film di bioskop dianggap sebagai pasar wisatawan nusantara yang potensial. Fyi, pasar domestik untuk pariwisata itu sangat besar, 250 juta wisatawan nusantara.

Tayangan iklan berbentuk TVC (TV Commercials) berdurasi 60 detik itu terdiri atas tiga program.

TVC “Ini Cara Kita” menceritakan tentang perjalanan empat orang sahabat dengan latar belakang berbeda yang berlibur mengunjungi beberapa destinasi di Indonesia.

_20160216_213614

TVC “Wonderful Indonesia” terdiri atas empat tema yaitu petualangan, bisnis, keluarga, dan cinta. Ada story di rangkaian seri TVC #WonderfulIndonesia ini. Nicholas Saputra memang jadi bintangnya. Tetapi story-nya bukan tentang Nicho, melainkan tentang perjalanan sahabatnya yang bule bersama keluarganya saat mengunjungi Indonesia untuk bisnis dan pleasure. Keren sinematografinya!

_20160216_213521

Sedangkan TVC “15 Destinasi Pesona Indonesia” adalah kumpulan video destinasi wisata utama yang tergabung dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), meliputi Bali, Jakarta, Raja Ampat Papua Barat, Taman Nasional Komodo, Wakatobi, Tanjung Puting, Sumatra Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Barat, Toraja, Manado, Lombok, dan Flores-Kelimutu.

_20160216_213746

Semua cuplikan TVC pariwisata ini ditayangakan bergantian setelah acara jumpa pers bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya yang didampingi para selebriti, seperti Pevita Pearce, Andien, Marcella Zalianty, 3 member JKT48: Melody, Kinal, dan Haruka, serta produser Amrit Punjabi.

_20160216_210903

Arief Yahya: “Judulnya apa?”
Pevita: “Aach aku jatuh cinta”
Pak AY: “Aach aku juga”
Pevita: “Jadi speechless”
Pak AY: “Aku juga”

😂😂😂😂

Pevita hadir, selain sebagai ambassador pariwisata, juga sebagai bintang utama film “Aach Aku Jatuh Cinta” yang filmnya diputar usai penayangan iklan promosi wisata tadi. Amrit adalah produser film ini.

Review filmnya sendiri, sangat Garin! Seperti biasa, film Garin tuh sangat puitis, teatrikal, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baku :)

Namun kali ini bergenre komedi romantis. Nggak usah diitanya gimana akting Pevita, lah ya, tetapi Chicco Jerikho sukses bikin ngakak karena karakter Rumi (ya, namanya berasal dari sastrawan, Rumi, yang hits itu, hihi) yang sangat tengil tapi romantis.

_20160216_213456

Film ini tepat menjadi contoh untuk acara ini karena ‘relate‘.
Film ini menampilkan situs sejarah dan destinasi wisata di Yogyakarta seperti Candi Plaosan dan Madukismo.
Belum lagi lagu-lagu dari Ismail Marzuki yang menjadi latar film ini, yang sangat merepresentasikan Pesona Indonesia.

Arief Yahya menjelaskan bahwa branding Indonesia, sempat tidak masuk ranking, not available. Setelah melakukan promosi gencar, di tahun 2015, #WonderfulIndonesia lompat ke ranking 47, mengalahkan “Amazing Thailand” (ranking 89) dan “Truly Asia” Malaysia (ranking 96). Wow!

Strateginya melalui:
1. TVC komersil “Wonderful Indonesia” di banyak media internasional, seperti CNN, Discovery Channel, dan semacamnya.
2. Owned media, melalui website www.indonesia.travel.
3. Social media, dan
4. Endorser, misalnya menggunakan artis untuk membantu mempromosikan wisata Indonesia.

Cintailah dirimu sebelum mencintai orang lain. Cintai Indonesia dulu sebelum cintai negara lain.

_20160216_213807

Kalimat yang diucapkan Melody dari JKT48 ini persis seperti prinsip saya saat komit mempromosikan atau membangun Indonesia dari dalam, dari dasarnya dulu, melalui blog atau social media lainnya. Saya ingin mengenal, memahami, dan mencintai Indonesia dahulu sebelum keliling dunia.

Cinta itu indah, sama indahnya dengan Indonesia. Begitu kalau kata Marcella Zalianty.
Beneran deh, Indonesia itu indah. Kalau belum percaya, coba deh tonton TVC #PesonaIndonesia dan #WonderfulIndonesia. Pasti kepengen!

Menurut pendapat saya, yang paling menarik dari Indonesia dan bikin beda dari negara lain itu ya ribuan keragamannya, baik budaya maupun alamnya. Dan makin berusaha mengenalnya, makin penasaran, dan bakal makin jatuh cinta! :)

3 thoughts on “Iklan Pariwisata Masuk Bioskop Indonesia

  1. Saya juga sangat setuju kalo pariwisata Indonesia dipromosikan di bioskop-bioskop, di negara-negara maju seperti Australia mempromosikan pariwisatanya lewat bioskop, iklan tv dan lain-lain. Kalo bisa promosi besar-besaran juga seperti Thaiand, yang gencar promosi di SIngapura, Malaysia sama Indonesia. Gak sabar nunggu liat iklan “Wonderful Indonesia” di Australia 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *