Jawab Keraguan Virus Corona Dengan Halodoc

Virus Corona atau Covid-19 benar-benar berpengaruh besar pada gaya hidup dan perekonomian masyarakat dunia. Selain soal menjaga kesehatan dan healthy lifestyle, yang paling terkena dampaknya adalah perekonomian. Pekerjaan saya pun terkena dampaknya, banyak proyek Event Organizer gagal jalan, selain larangan offline event, klien pun menata ulang budget dan perencanaannya karena mengubah prioritas.

Tapi keluhan saya seperti tidak ada apa-apanya dibanding masyarakat menengah ke bawah yang lebih terimbas dampak virus corona. Banyak dari mereka, para buruh, dirumahkan karena pabrik mengurangi atau tidak lagi beroperasi. Angkutan umum, taxi online, dan ojol, kena dampaknya juga karena social atau physical distancing, apalagi PSBB, membuat mereka susah mencari penumpang. Ikut prihatin kalau lihat sikonnya ya. Kita sekarat, tapi masih banyak yang lebih sekarat lagi.

Kadang kalau mikirin ekonomi, malam-malam bisa panas dingin, panik, resah. Belum lagi ditambah berita di social media atau media mainstream yang memperburuk keadaan. Jeleknya, justru perasaan was-was dan panik yang timbul ini bisa bikin imun kita drop, dan itu memudahkan Covid-19 berkembang di tubuh kita. Jadi sebaiknya positive thinking, oke!

Demi nggak mikirin yang macem-macem yang berakibat stress, saya menyibukkan diri dengan aktivitas masak dan olahraga. Tiap malam sebelum tidur jadi mikirin besok mau coba masak apa. Hampir tiap hari story Instagram pun berisi resep hasil masakan atau sekadar foto. Bahkan karena hasil masakan saya dibilang enak, saya pun berencana bikin bisnis kuliner! Hebat ya Covid-19, bukan hanya memporak-porandakan segala rencana, tapi bisa memaksa kita lebih kreatif dan membuat perencanaan baru!

Anyway, berikut beberapa pembuktian betapa Covid-19 tidak bisa diremehkan dan mengubah lifestyle warga dunia:
1. Membuktikan bahwa kita manusia di bumi ini makhluk sosial, tidak sendiri, semua hidup saling berhubungan. Corona virus ini mulai heboh saat dimulai dari Wuhan, Cina. Tidak ada yang menyangka bahwa virus ini bakal menyebar ke seluruh negara-negara di dunia yang penyebarannya dari manusia ke manusia. Kenapa? Karena manusia selalu traveling dari satu negara ke negara lain, dari satu kota ke kota lain. Saling berhubungan.

Bahkan Indonesia pun pernah arogan merasa bahwa negaranya anti corona karena belum ada yang melaporkan gejalanya, ternyata kenyataannya hanya terlambat mendeteksi.

Kita satu dunia ini terkoneksi, tidak ada negara yang derajatnya lebih dari yang lain di mata ms. Rona, karena kenyataannya negara adidaya seperti USA pun bertekuk lutut di bawah corona, bahkan memiliki jumlah korban terbesar bersama Itali.

2. Pentingnya tidak sembarang konsumsi makanan
Katanya virus corona ini penyakit zoonosis, ditularkan antara hewan dan manusia. Kasus penyebaran cepat virus corona yang terjadi di Pasar Huanan Seafood di Wuhan menjadi bukti bahwa virus ini bisa menyebar dari hewan ke manusia.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika pun telah menegaskan mengenai hubungan antara kelelawar dan virus Corona.
Kini orang mulai menghindari makan hewan-hewan bebas atau makan mentah demi hygiene. Tetapi entahlah, warga Wuhan sendiri justru seperti tidak kapok.

3. Ternyata, memiliki banyak talenta dan hobi itu sangat menguntungkan di saat self quarantine begini, supaya tidak mati kebosanan atau jadi tim rebahan. Saya selama masa karantina justru makin jarang rebahan dan makin jarang nonton film streaming gara-gara kebanyakan aktifitas, loh.😆

Dan talenta yang banyak ini juga diperlukan saat keadaannya kita dirumahkan atau mengalami pengurangan gaji/upah, sehingga bisa menemukan ide side job lain. Lihat saja, nanti juga banyak ide bisnis baru gara-gara Covid-19.

4. Kita jadi makin aware dengan healthy lifestyle ya. Meski banyak pasien Covid-19 tanpa gejala, tetapi sebagian besar yang meninggal memiliki penyakit bawaan atau imun yang sedang tidak bagus, itulah kenapa banyak korban lansia.

Saya dan keluarga pun sekarang wajib minum multivitamin setiap harinya, atau  jamu empon-empon. Juga membiasakan memakai masker dan 20 detik cuci tangan.

Intinya, selain tertib physical distancing sesuai anjuran pemerintah demi kesembuhan bersama, sebaiknya terus jaga kesehatan, jaga kebersihan, dan jangan panik, tetap positive thinking supaya imun kuat, jadi seandainya pun terpapar, akan mudah disembuhkan.

Kalau pembaca merasakan gejala corona (demam, batuk, pilek, sesak nafas) mulai muncul, jangan panik ya, tanya saja kepada para dokter terpercaya melalui aplikasi Halodoc. Tanyakan kondisi kesehatan kamu yang membuat kamu resah. Apa saja, jangan ragu, dan sebaiknya jujur, supaya tidak salah diagnosa.

Meski wajib #dirumahaja, aplikasi Halodoc cukup membantu secara LDR, loh. Bisa konsultasi dengan dokter terpercaya, diagnosa penyakit, dan memberi resep. Beli obat dan vitamin resep dokternya pun tak perlu ke apotek, cukup buka aplikasi Halodoc, dan pesanan diantar sampai rumah. Jadi sangat sesuai dengan sikon sekarang yang harus #dirumahaja.

O ya, bila dibutuhkan, misalnya memiliki risiko tinggi karena dekat dengan penderita, aktivitas kita berisiko, atau memiliki gejala, kita bakal diminta untuk melakukan rapid test drive thru melalui Halodoc di Jabodetabek yang bekerja sama dengan berbagai mitra rumah sakit.

Mengapa saya anjurkan bertanya dulu ke para dokter di Halodoc sebelum ke rumah sakit?
Karena setiap dokter di aplikasi Halodoc ini bisa memberikan diagnosis awal. Jadi tidak menimbulkan panik berlebihan atau mempersibuk dokter dan perawat di rumah sakit yang sudah terlalu overload dengan pasien corona. Saat ini, antri di rumah sakit, sementara gejala belum jelas, bukanlah sebuah pilihan bijak. Jadi antisipasi dulu dengan mencari info melalui aplikasi kesehatan seperti Halodoc.

Jika memang diperlukan dan dianjurkan oleh dokter Halodoc, barulah user bisa langsung melakukan rujukan ke rumah sakit untuk Corona yang terdekat dengan tempat tinggalnya.

Penting, bukan?! Nah, makanya buruan instal apps-nya di google playstore atau app store untuk konsultasi kesehatan dan gejala penyakit apapun atau sekadar update berita terbaru tentang virus corona. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *