Kalau Malaysia Truly Asia, Brand Indonesia apa ya?

written by : Leonita Julian

Malaysia dengan ‘Truly Asia’-nya, Singapura dengan ‘Uniquely Singapore’, dan Thailand dengan ‘Amazing Thailand’. Lalu apa destination brand Indonesia?

Visit Indonesia? Hmmm…Sangat-sangat tidak cukup! Ini hanyalah istilah program pariwisata. Semua tempat wisata juga perlu dikunjungi. Tapi apa keistimewaan dan keunikan yang ditawarkan Indonesia?

Malaysia: Truly Asia‘ adalah destination brand Malaysia yang dikenal secara mendunia. Bahkan orang mudah menghafal jinglenya. Ya, setiap ingat brand ini, secara tidak sadar jadi menyanyikan jinglenya juga.

Brand ini pun telah memenangkan lebih dari 25 international creative and marketing effectiveness awards, termasuk pemenang pada ‘Asia’s Best Long-Term Marketing and Branding Campaign’ in Media Magazine’s Asian Marketing Effectiveness Awards yang dilangsungkan di Macau tahun 2008.

Tapi, pertanyaannya,benarkah truly Asia? Kalau diamati, kini bahasa Malaysia mulai terpinggirkan sebagai bahasa nasional. Bahasa Melayu tergantikan oleh bahasa-bahasa asing lain yang dibawa oleh imigran. Is it the truly Asia?

Hey..kita punya bahasa Nasional yang masih banyak digunakan rakyat Indonesia. Kita masih bangga menggunakannya, bukan?

Kita juga masih bangga dengan beragam kebudayaan Indonesia, kan? Paling tidak, kita masih bisa marah ketika banyak kebudayaan asli Indonesia diakui sebagai budaya asli Negara tetangga itu. Sudah sepatutnya kesenian-kesenian yang kita banggakan itu dipatenkan sebagai budaya asli Negara kita.

Di luar pernyataan rela atau tidak rela, sebenarnya apa sih yang menjadi keberhasilan Malaysia?

Destination brand yang diusung Malaysia tidak pernah berubah sejak 1999. Tetap Malaysia, Truly Asia. Intinya adalah brand ini unik, beda dari destination brand Negara lain, dan konsisten!

Sementara di Indonesia, setiap tahunnya, destination brand yang digunakan selalu berubah-ubah, sejalan dengan perubahan pemerintahan.

Apa sih yang dimaksud destination brand?

Menurut Ritchie, J.R. and Ritchie, J.B. (1998), destination brand adalah nama, symbol, logo, atau bentuk grafik lainnya yang mengidentifikasi dan membedakan daerah tujuan (destination); memberi janji sebuah perjalanan yang tak terlupakan yang secara unik diasosiasikan dengan daerah tujuan tersebut; juga untuk mengkonsolidasi dan mendorong terciptanya sebuah memori menyenangkan sebagai sebuah destination experience.

Berbicara mengenai brand berarti kita berbicara tentang pembeda. Apa sih keunikan Indonesia dibanding yang lain? Kalau menawarkan keindahan pemandangan, itu pula yang ditawarkan pariwisata negara lain.

Tetapi, Indonesia memiliki puluhan atau bahkan ratusan dialek, etnik, dan budaya, bahkan dengan 5 agama yang warganya bisa hidup rukun (semoga..).

Itulah yang menjadi pembeda Indonesia!

Pernahkah dengar slogan : ‘Indonesia-The Ultimate in Diversity’?

Ya, itu slogan yang digunakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI (http://www.budpar.go.id/). Sayang, slogan ini rasanya tidak tersiar luas. Orang hanya mengenal program Visit Indonesia year saja tanpa kenal slogan, apalagi brandingnya.

Infrastruktur dan transportasi memang menjadi sebuah masalah yang tidak ada habisnya bagi Indonesia. Bahkan promosi pariwisata pun berujung pada masalah dana yang kecil, jauh dibandingkan dana pariwisata Malaysia (http://www.ina.go.id/).

Namun di balik alasan pendanaan, harus diakui salah satu kekurangannya adalah tidak fokusnya brand positioning dan brand identity Indonesia.

Konsistensi dan komitmen memegang peranan besar dalam keberhasilan branding. Karena keterkaitannya dengan pemerintah, terkadang pergantian pemerintahan RI membuat banyak strategi yang tidak dapat berlanjut hingga akhirnya diputuskan membuat strategi baru oleh pemerintahan yang baru, yang berarti mulai dari nol lagi.

Padahal untuk membangun sebuah brand dibutuhkan waktu yang tidak cepat , dan branding merupakan sebuah proses berkelanjutan dan saling terkait satu sama lain.

Yang tidak kalah penting adalah perilaku masyarakatnya sendiri. Indonesia memang berhasil meningkatkan jumlah wisatawan secara besar-besaran, sayangnya.. bagi Negara lain, alias kontributor wisatawan terbesar bagi Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Bagaimana kita bisa berhasil membranding Indonesia kalau kita sendiri jauh lebih bangga sebagai wisatawan bagi Negara lain ya?

85 thoughts on “Kalau Malaysia Truly Asia, Brand Indonesia apa ya?

  1. wah… pembahsan nya bagus banget.. kalau masalah brand nya,mungkin pemerintah bisa buat kontes untuk itu.. kan keren juga.. indomie aja buat kontes jingle nya. masa untuk pariwisata aja gak bisa?
    banyak kok orang indonesia yang kreatif2.. pastinya bakal ketemu suatu brand yang gampang mendunia, after that, konets jingle nya. ya gak…
    boleh juga ide saya kan.. hehehe

    • hehe..iya bro..bagus jg..ak jg kepikir gitu..knp ga diadain kompetisi brand. .pasti banyak deh yg bisa kreatif then ditemuin brand, slogan, or jingle yg bagus n tepat !
      tq Dawie..

  2. hhhmmm apa yah…..
    tapi sebenernya udah ada kan “Ultimate in Diversity”tapi blm terkenal, bahkan warga negara Indonesia pun banyak yang belum tau…

  3. I love this one :
    “Bagaimana kita bisa berhasil membranding Indonesia kalau kita sendiri jauh lebih bangga sebagai wisatawan bagi Negara lain ya?”

    Bingung aja gw kl udah nyangkut ma Indonesia as generally.

    Tp gw stuju banget tuh ma ide kontes branding pariwisata indonesia. Yuk kita desak pemerintah buat ngadain kontesnya…
    ;)

  4. loh koq kontes lagi ? :-D bukannya lebih baik kita mempertahankan branding “Ultimate in diversity” ? :p atau kontes untuk branding ultimate in diversity nya ajah ?

    • dipertahankan bisa…permasalahannya kan di marketing komunikasinya n PR-nya..
      tp mau diubah jg bisa..coz rasanya kok kurang catchy ya brand ituu..hehe..jd susah disebut..susah diinget..
      apalagi kalo org Indonesia sendiri yg nyebut..bisa belibet lidahnya..hik
      tq Suprie

  5. kalo dipikir bener juga ya wenk, indonesia harus punya brand sendiri, gimana kalo “Budaya Indonesia” kayaknya cocok banget tuh,,, jelas banget kan negara yang paling kaya akan budaya nggak ada selain indonesia, oke “Budaya Indonesia” atau “Culture of Indonesia” stuju gak wenk ???

    • Sederhana amat bro..kayaknya kurang menjelaskan deh..harus ada karakter yg ditonjolkan..misalnya: Malaysia dg ‘truly’nya..Thailand dg ‘amazing’nya..Sinapura dg ‘uniq’nya..jd Budaya Indonesia jg harus dijelasin karakternya
      coz kalau budaya Indonesia aja..semua negara jg punya budaya..got to be different..
      tq Adi..

  6. asli.. aku sependapat ama ente!

    potensi Indonesia ini sebenernya keren banget. dari budaya, sejarah, ampe alam, semua keren.

    cuma pengelolaannya aja yg ngehek banget.

  7. Mungkin biar lebih fresh aja gitu, Mbak. Makanya diganti-ganti ‘branding’ Indonesia tiap tahun. Sama kayak orang Indonesia yg seneng banget kalo ganti-ganti Presiden.
    :-?

    Bangga sih boleh dan justru bangga banget kalo bisa jadi wisatawan asing, hanya saja ngga bisa juga sampe ngeremehin daerah-daerah wisata yg ada di kampung halamannya.
    ;)

    • iya Da..makanya brand wisata Indonesia kurang kuat..kurang dikenal…brand tg kuat kan yg konsisten..
      yuup..banyak yg dah lupa dg tp wisata DN..bkn lupa sih..cuman..malu dibilang ga prestige..hehe
      tq Helda

  8. lha banyak banget keindahannya si…jadi bingung kata yang tepat buat indonesia…gimana kalau……”nuansa seribu pulau”…boso linggise opo yo? hehehehe…
    kalau nuansa seribu pulau kan sudah merangkum semua hal….dari budaya, adat, sejarah, keindahan, semua hal…gimana? *halah*

      • All Guys..Knapa Pusing sih Garuda kita katanya niru sama portugis….tapi kita ada satu hal yang mereka tidak tau ” Bhineka Tunggal Ika “……….Itu juga udah brand tp memang bahasa inggrisnya agak susah United become one….* coba deh di insipirasikan ke semua*

  9. setau gue, indonesia itu dikenal oleh mereka yang pernah berkunjung sebagai masyarakat yang ramah sebelum cap “negara teroris” di muntahkan untuk negara tercintaku ini…kita juga menduduki posisi pertama sebagai negara murah senyum sedunia (cari aja di google)…gue mo buat grupnya di facebook,,,kita kalahkan brand Malaysia Truly Asia yang notabene ga pantes banget disandang mereka…gue buat brand ini supaya negara kita punya merek…dikenal…seperti Amazing Thailand ataupun Uniquely Singapore…juga untuk memperkuat kata Visit Indonesia yang gue rasa masih kurang…”Indonesia, a smile of Asia”

    • Lex.tq for reading..
      tp kan perjuangan bisa macem2 Lex.bukan hanya spt opini kamu saja.
      Jd kita berjuang sesuai bidangnya, kalo brandingnya jalan, pasti Indonesia lebih dikenal dan bisa jd no 1.jd ga perlu meniru bangsa lain. padahal meniru itu termasuk terjajah kan? so..kita pilih perjuangan kita,
      jangan terlalu idealis, akhirnya yg mestinya bisa kita lakukan jd mandeg.

  10. This topic is indeed very good. It reminds me to what our maestro, Chrisye, has said : Indonesia : Zamrud Khatulistiwa, probably this can be a good destination brand of us, in english – Indonesia : Emerald of Equator.
    On top of that, i remember that Indonesia was known in ancient times by the Sanskrit names of Swarnadwipa. In english – Island of Gold.
    Just an options though o_O

  11. mnurut gw ya Indonesia Unbelievable!
    Ini merangkum Zamrud katulistiwa, Islands of gods dll. Citra yang maw ditampilkan adalah adventure ke negeri di ujung dunia. karena memang letak kita di ujung dunia! far far away. dengan eksotisnya Indonesia yang beraneka ragam itu juga bisa jadi kuat daya tariknya. suatu negeri far far away yang penuh adventure yang luas sekali dan buanyak diversitynya.

    Indonesia kan emg udah Unbelievable dari dulu ya. Polisinya unbelievable! terorisnya unbelievable! dll

    • haha..polisinya unbelievable? hihi…iya ya..sayang, bisa berarti positif n negatif nih artinya..
      u’r absolutely right..this country is unbelievable!
      thank u Rawhidekid..

  12. hanya satu branding indONEsia, InDOnesia yaitu MY INDONESIA. knp? krn plafalannya mudah, aplikasinya mudah…marketingnya mudah…g terlalu banyak kata…mantap!
    kagak ush mikir yg negatif n pesimis dlu…pikir yg postif n optimis, apapun itu…semuanya hrs mengatakan MY INDONESIA…biar ntar kagak diaku-akui lg budaya INDONESIA olh ngra tetangga…
    Unbelievable country? MY INDONESIA….
    Amazing Island? MY INDONESIA…
    Uniquely Archipelago? MY INDONESIA…
    Emerald of Equator? MY INDONESIA…
    Truly Asia? MY INDONESIA…
    Smiley People? MY INDONESIA…
    It’s Colorful? MY INDONESIA…
    Just (ind)ONE(sia)? yes, I(n) DO(nesia)…MY INDONESIA…
    silakan dikomentari….dan berkunjung ke blog saya…terima kasih…

    • terimakasih pendapatnya Abaksemeru..
      bukannya selama ini memang pakai Indonesia?
      yaa..sampai kapanpun tetap melekat nama Indonesia dan tak akan tergantikan..
      pertanyaannya…apakah yg dikenal dunia tentang Indonesia selama ini? tugas kita-kita buat jelasin kan..that’s why harus ada tag line..
      thanks for visiting ya..

  13. Pingback: i think, i write, i share | Kalau Malaysia Truly Asia, Brand Indonesia apa ya?

  14. memang tidak memiliki brand
    tetapi saya akan mengusulkan
    “beautiful Indonesia, rich in cultural diversity”
    “Indonesia, a gems of asia”

  15. haha… bullshit Malaysia truly Asia, Malaysia is definitely truly Indonesia…. ^o^

    for Indonesia, I would say:

    “Indonesia, inspirational! Beyond your imagination……..” ^o^
    So people, from anywhere in this world could interpret as anything they like, or based on their experience! It’s tempting enough! Barulah di-support dgn images2 ‘kekayaan Indonesia”, berbagai pulau2 eksotik yg menjadi destinasi berbagai mancanegara, hingga ke hutan Halimun yg cukup dekat dr Jakarta yang sangat-sangat terasa ‘kesakralannya’… =))

    Nice bogm darl! I’m gonna add u on FB ok… =)) Nice to know u, gal! =)) Cheers and good luck… May God bless us all… =))

    Take care,
    Adis

  16. Nice bogm darl! I’m gonna add u on FB ok… =)) Nice to know u, gal! =)) Cheers and good luck… May God bless us all… =))

    *Nice blog darl! I’m gonna add u on FB ok… =)) Nice to know u, gal! =)) Cheers and good luck… May God bless us all… =))

  17. Destination Branding hanya a little part from destination management… tapi peranannya sangat besar.. tidak bisa dipandang sebelah mata.. masalahnya para pembesar kita terlena mengurusi anggaran dan terlalu puas dan naif melihat kekayaan atraksi wisata kita.. yg notabene ga dikelola dgn baik tarik ulur antara dinas-dinas terkait

    Kalau mau di quantifisir lebih mendalam terlalu banyak masalah kepariwisataan kita.. dari product mix (4A) ajah kita masih kurang apalagi udah mau jualan (marketing / thematik brand).. hehe

    Tapi jangan putus asa.. I just wanna say Bravo, and thanks to Leoni to post this articles..
    klo menurut gw sih.. mulai dulu mempariwisatakan diri kita sendiri lalu sahabat kemudian memperbaiki orang lain dimulai dengan cara tersenyum sampai penerapan sapta pesona… baru deh branding Indonesia akan tercipta dengan sendirinya..
    yes.. I agree, its beyond your imagination…
    Lanjutkan Leo.. i like it…

  18. Hallo Sis.,nampakx artikel lu ga pernah mati.,buktix banyak banget yang comment.,
    btw, klo kamu pux FB, gabung di grup Gw ya “Indonesia, A Smile of Asia”.,
    pokokx buat smoa yang cinta negeri Indonesia tercinta ini kudu gabung di grup ini.,0ke.,
    jangan lupa ngajak yang lainnya jg..

  19. ikur ngoment ya bro n sist… bgsnya klo karakter indonesia bilang aja keanekaragamannya tp dibikin agak aneh dgn pake kata sansekerta yg sdh jd lambang negara kita …
    “the bhineka culture of indonesia”…… :)

  20. Awesome am elo,…dengan keadaan indonesia uang seperti ini tapi masih punya nasionalisme yang tinggi…two tumbs deh heheh…..Ah bukannya indonesia terkenal dengan ZAMBRUD KATHULISTIWA-nya…..Mungkin kita bisa menyebut…..masak perlu di inggrisin juga ya…

  21. wah rame banget ni…..!!
    salut dech topic nya menariksekali….!!
    sebenarnya kita tu kurang fokus aja…. setengah2 nagung2…..
    setiap menagani sesuatu….

    menrut ku apapu bredtnya… klu udah sering di dengar telinga pasti bakalan hafal…dan mudah di ingat….
    makanya di butuh kan iklan/ pengelan ke masyarakat indo maupun dunia…..

  22. Malaysia Truly Asia.
    Maka Indonesia:
    1. Indonesia Truly Atlantis
    2. Indonesia Continent Atlantis
    3. Atlantis of Indonesia

    Gimana??? gak ada yang menyangkal. semua orang seluruh dunia sekarang sudah tahu…

  23. searching2 d google buat tagline web distro, eh…tau2nya masuk web ini. Salam kenal,ya
    Bagus banget artikelnya….
    Scara PDB, sbnarnya Trully Asia lemah banget. Krn bhasa Malaysia sndiri sdh tergeser bhs2 asing. Bnyak yg dmalaysia sndiri sbnarnya jiplakan dr luar…, trmasuk batik & reog : )
    Trully Asia brandnya sangat kuat krn textlinenya kena skali bagi org non Asia, yg merasa Malaysialah pintu gerbang Asia yg sbnarnya. Seakan2 semua Asia ada d Malaysia.
    Diversity memang bgus buat brand. Seorang pakar marketing, Sang Lee, sendiri pernah kepincut Indonesia wktu melihat trnyata antar agama d Indonesia bisa saling toleransi. trmasuk budayanya. Ngga sprti image sarang teroris spt yg bnyak terbangun dluar.
    Aku lbih prcaya tidak mngandalkan pemerintah. Spti strateginya Mas Keke (owner UKM goes online). Cara2nya yg grass route, membumi, & hanya menyebarkn virus ukm gose online k ukm2, utk slanjutnya biar ukm2 yg brgerak sndiri tanpa harus trgntung pmerintah. Spti jga branding, jika dbangun tnpa hrus mnunggu siapa yg mo mulai, malah lbih bgus.
    Di atas kubaca ada yg buat fb Indonesia, A Smile of Asia, & mgkin msih bnyak lg kita2 yg buat sndiri2 hal2 yg brhubungan dg Indonesia. Mungkin itu awalan buat mningkatkan citra Indonesia.
    Hehe…, kpanjangen ya? Maklum, skarang bru brencana branding hal2 yg brhubungn dg Indonesia. Klo Leoni bsa bantu, wah seneng banget

  24. Dear leoni ..
    aku seneng baca tulisan ini . aku pikir peran media di Indonesia juga perlu ditingkatkan untuk branding the ultimate in diversity ..mempromosikan indonesia bagi bangsa indonesia sendiri sepertinya masih kurang ya ..

  25. satu-satunya jalan adalah sisi pemanfaatan lain

    MASALAHNYA:
    1. ORANG INDONESIA LEBIH SUKA JALAN-JALAN KE LUAR NEGERI DAN LEBIH BANGGA KARENA MENINGKATKAN PANDANGAN ORANG LAIN PADA DIRINYA.

    2.NEGARA LAIN LEBIH DI AKUI SECARA GLOBAL DARI SEGI APAPUN.. MISAL SUDAH PERNAH KE AMERIKA ATAU TINGGAL DI SANA .. MAKA DIA AKAN BANGGA PERNAH KE AMRIK DI NEGARA MANAPUN

    Jalan keluarnya adalah ‘SOLID’ dan MEMBUAT PENGAKUAN DUNIA TERHADAP INDONESIA yang tepat sasaran atau secara heart to heart..
    misal
    di syaratkan siapaun yang ke luar negeri harus memakai batik.. entah di kombinasi pake apa .. tapi identitas kita wajib ada..

    saya sekarang kuliah di korea..
    setiap saya mau keluar kosan disana saya selalu memakai identitas indonesia yaitu batik..
    memang kekayaan indonesia banyak, tapi saya konsentrasikan untuk mengenalkan batik terlebih dahulu..

    minggu pertama memang terkesan aneh karena kainny tak biasa di pakai di korea..
    tapi saya tetap bertahan
    minggu dua penjaga supermarket mulai terbiasa dan sampai hapal melihat saya dengan senyumannnya
    minggu tiga baru bertanya baju apakah yang saya pakai
    lalu saya jawab baju batik , batik milik indonesia.. batik asli hanya dari indonesia..
    minggu 4 saya mulai pakai aneka batik , entah itu syal, sarung tangan yang saya buat sendiri, penutup earphone, jaket, rok, dll.
    dari situ si penjaga supermarket yang kebetulan perempuan mulai tertarik dengan batik.. dan meminta saya untuk mebawa beberapa koleksi batik.. karena saya terlihat fashionable.. dari situ sampai sekarang saya selalu pakai batik, dari bangun sampai tidur lagi.. entah baju tidur, atau baju korea namun kombinasi batik.. pokoknya harus ada unsur batiknya

    see.. dengan identitas dan ke konsistenan walaupun sepertinya bosan saya 4 minggu pertama pakai baju batik terus setiap ke supermarket dan kampus.. tapi ampuh.. dan kena ke hati mereka..dari kecintaan si kasir supermarket trhdp batik barulah dia cari sendiri tentang batik, dan menemukan bahwa indonesia punya banyak kebudayaan..

    namun sayangnya tak semua mahasiswi indonesia di korea seperti saya.. perlu ada kesepakatan bersama agar solid dan tepat sasaran.. kan klo indonesia jadi trendsetter kita juga yg bangga..

    jadi tak usah pusing mengamalkan semua kebudayaan indonesia yang begitu luas..
    cukup satu yang dicintai, sisanya biar mereka yang cari sendiri..

    seperti kebanyakan remaja indonesia yang suka boy band korea… dari boy band menjalar jadi suka kebudayaan dan apapun ttg korea..

    SIPPP SEMOGA BISA JADI INSPIRASI..

    sayangnya tindakan ini tidak

  26. Pingback: Tweets that mention Kalau Malaysia Truly Asia, Brand Indonesia apa ya? | Leonisecret -- Topsy.com

  27. kalo kepikir ku sih seharusnya Indonesia ini Beyond Asia, negara yang memiliki keanekaragaman yang tidak bisa dibanding dengan negara asia manapun. Kita tidak bicara asia, tapi kita bicara This Is Indonesia, Beyond Asia. Bikin penasaran tuh wisatawan, what does it mean? Keren.

    Kalo kuperhatikan, masalah komunikasi/ branding external dan internalnya kita ini lemah sekali, di satu negera aku lupa bahka mereka memberikan training khusus bahasa Inggris untuk Sopir dan penjual-penjual yang ada di daerah wisata. tau coba cek google, what have we done? Coba ketik kata malaysia atau malaysia tourism ada 100 jutaan hasil pencarian kali, tapi kok tidak dimanfaatkan untuk promo? atau coba sering-sering nonton National Geographic, beh tiap kali iklan malaysia keluar, iklan kita? Yah ga nyalahin sih, kalo ga salah anggaran belanja kita 15-20 juta dolar sementara tetangga kita itu 400 juta dollar kali kalo ga salah pernah kebaca dan yah terlihat deh dari jumlah turisnya kita target ajah cuma 8 juta turis sementara malaysia realisasi 2009 ajah 23.5 juta hahaha *ketawa miris*

    Belum lagi internal branding kita yang wahlah……… tagline sendiri ajah banyak yg ga tau hahaha, belum lagi implementasinya tuh, birokasi, prosedur dan aparatnya.

    @rexmarindo
    creasionbrand.blogspot.com

  28. mantabb, sinkron tulisan sama profil yg nulis. salam kenal sebelumnya :)

    baca posting, sama lihat komentar yg panjang panjang yg cuma sempet dibaca beberapa aja, jadi agak parno (takut keliatan o’onnya).

    branding diperlukan buat promosi, jadi emang kayaknya pake bhs inggris udah pas (secara pribadi masih ngrasa kurang sreg :), karena umumnya scr internasional bhs inggris lebih banyak dipakai, mungkin.

    Indonesia jelas COLOURFUL karena DIVERSITY-nya. banyak nama bisa dibuat dan digunakan sebagai bentuk branding, tapi seperti seperti awal-awal tulisan perlu ada wujud konsisten. tema wisata serahin aja ke masing-masing daerah, semacam sub-branding (ada gak si istilah sub-branding ? :) tapi branding indonesia tetap itu2 aja. biar makin tahun makin kenceng gaungnya.

    HEAVENLY INDONESIA misalnya.. hihi kok saya ngrasa agak lebih, tapi ya bukan tanpa alasan. pernah ada teman cerita, dia ditanya, bali itu sebelah mana indonesia ? owh, what ?! yang bener aja.

    kalau koes plus tulis tanah kita tanah surga juga barangkali karena ngrasa indonesia itu surga, karena faktanya indonesia lebih dari sekedar indah. meski prihatin juga lihat kerusakan-kerusakan lingkungan di sana sini.

    ya sudah, pertanyaannya, brand indonesia apa ya ? saya jawab HEAVENLY INDONESIA ajalah.

    “i love i the blue of indonesia, it’s a flavour in the air..
    i love the blue of indonesia, you can taste it everywhere..”
    (sambil bersiul lenggang kangkung..)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *