Lindungi Musik Indonesia, Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?

// February 20th, 2010 // marketing communication

Seruu!! Penonton kompak nyanyi bareng dan loncat-loncatan dari awal hingga akhir performance! Tak perlu mahal-mahal nonton penampilan band import kalau begini!

Situasi ini terjadi saat Maliq n d’essentials tampil di event 2010newday yang diselenggarakan oleh Langitmusik.com, 30 Januari 2010, di SCBD, Jakarta. Malam itu, Maliq n d’essentials benar-benar berhasil memuaskan penonton dengan lagu-lagu hitsnya. Bahkan mungkin bukan hanya penggemar setianya saja yang menikmati.

Kalau teman-teman malam itu berada di dalam area indoor stage Zona Musik 1, pasti merasakan atmosfer positif dan serunya. Yakin deh, orang yang tidak begitu nge-fans dengan Maliq n d’essentials pun pasti jadi kangen dengan performa band ini. Crowdnya seru banget! Penontonnya asik! Mereka kompakan nyanyi dengan suara yang enak didengar sambil terus bergoyang mengikuti irama musik. Begitu juga saat RAN tampil.

Berasa sekali musik Indonesia saat itu benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tak perlu band/musisi luar untuk membuat penonton Indonesia puas.

Hmmm..jadi pengen ngobrolin musik Indonesia nih..

MARKET MUSIK INDONESIA

Kadang gemes juga kalau ada yang mengkotak-kotakkan musik Indonesia, bahkan ada yang mengkategorikan ‘band alay’ karena musiknya dianggap terlalu mudah atau karena penggemarnya dianggap para abg alay. Apalagi kalau genre-nya Melayu. Sebenarnya sih lebih karena taste yang berbeda saja.

Tetapi coba kita lihat apa yang sudah diperoleh ‘Wali band’ yang bergenre semi Melayu. Baru-baru ini mereka tercatat dalam Rekor MURI karena RBT salah satu singlenya berhasil diunduh sebanyak 8 juta kali dalam waktu singkat, hanya dua bulan!

So, what do you think about it?

Beberapa orang bilang band alay, tetapi kenyataannya pasar Indonesia menyukai musiknya. Begitu pula dengan ST 12. mungkin sebenarnya remaja yang dikategorikan ‘alay’ itu menguntungkan secara komersil? hmmm…

Apa kekuatan Wali Band?

Saya sendiri kurang mengenal single ‘Baik-baik Sayang’ yang RBT-nya mencapai rekor MURI. Tetapi setelah mendengar lagunya, saya menyimpulkan, lirik lagu Wali Band sangat catchy, fun, dan mudah dihafal. Suka atau tidak, begitu kenyataannya.

Tak berbeda dengan D’masiv. Band ini selalu mengeluarkan single yang easy listening, mudah dihafal. “Kita ingin orang menikmati lagu tanpa harus berpikir, bisa dengerin dengan hati. Anak kecil aja dengerin bisa langsung hafal,” tutur Rian, vokalis D’masiv, saat peluncuran album Perjalanan, Januari 2010 lalu. Hasilnya, single D’masiv selalu mencapai puncak tangga lagu. Jangan ditanya soal penampilan off air-nya. Saya amati band ini termasuk yang laris manis.

Mungkin memang begitulah karakter sebagian market Indonesia. Menyukai yang mudah dicerna, mudah dihafal, yang ga ribet didengar.

Beda dengan penggemar Endah n Rhesa. Menurut saya, musiknya sangat unik dan vokalnya sangat berkualitas. Jernih! Namun, musik dari duo ini cenderung agak sulit dicerna bagi sebagian orang. Yang dimaksud sulit dicerna adalah pada saat kita mendengar album Endah n Rhesa, adakah lagu yang langsung kita hafal? Mungkin hanya satu lagu, itu pun tak terlalu hafal. Tetapi saat melihat penampilan live mereka, kita bisa terbengong-bengong karena kagum!

Penggemar Endah n Rhesa umumnya akan jadi fanatik. Tetapi berapa persen market di Indonesia yang ‘ngeh’ dengan musik semacam itu saat ini?

Teman saya pernah melihat bagaimana penampilan Endah n Rhesa di suatu acara tidak begitu mendapat perhatian pengunjung. Sejenak saya terkejut! They’re awesome! Namun detik berikutnya saya maklumi. Publik Indonesia saat ini belum terlalu bisa menerima musik semacam ini. Seperti juga musik jazz. Event jazz di Indonesia umumnya sukses. Tetapi berapa persen market di Indonesia yang menyukai jazz? Atau R&B?

Market perlu diedukasi dan dibiasakan untuk mendengar musik semacam itu. Jadi, musisi-musisi hebat yang bergenre jazz dan R&B di Indonesia memang harus lebih bekerja keras. Tak jarang harus bergerak secara underground, dengan memasarkan sendiri melalui komunitas, atau menggunakan Indie label karena label besar menganggap tidak komersil.

So, kembali lagi ke tujuan awal. Mau mengejar komersil, aktualisasi, atau idealisme? Target marketnya yang mana? Positioningnya di mana?

Pengguna RBT, contohnya penggemar Wali Band, tentu memiliki karakter yang berbeda dengan penggemar musisi yang lebih laku di album. Saya sendiri, sebagus-bagusnya lagu itu, saya berpikir 2x untuk menggunakannya sebagai RBT, kecuali kalau itu keharusan dari tempat kita bekerja. Hehe

Pasar di Indonesia cenderung berpikir 1000x untuk membeli album seharga Rp 25.000,- atau Rp 30.000,-. Apalagi karena banyaknya bajakan. Atau download gratis! Karena umumnya mereka hanya ingin mendengar satu atau dua single hit dari musisi tersebut, bukan satu albumnya. Pahit, bukan?

LINDUNGI MUSIK INDONESIA

Menurut saya, semangat #IndonesiaUnite adalah semangat untuk membangun Indonesia. Apapun untuk Indonesia yang lebih baik. Salah satunya di dunia musik, yaitu tidak mendukung pembajakan! Kalau tidak dimulai dari diri kita sendiri, siapa lagi?

Sudah dengar tentang Langit Musik?

LangitMusik adalah layanan toko musik digital bagi pelanggan yang ingin menikmati musik full track berkualitas baik secara mudah. Pelanggan dapat men-download musik digital langsung di ponsel, di mana proses pengunduhan konten dapat dilakukan melalui akses internet dengan memanfaatkan jaringan 3G/3.5G. Tersedia lebih dari 10.000 lagu dalam negeri dari berbagai aliran musik yang dihadirkan di llayanan LangitMusik. Mau download single D’masiv atau Endah n Rhesa? Semua ada di sini.

Pelanggan akan dikenakan Rp 5.000 untuk setiap lagu yang di-download dan dapat dimainkan kapan pun tanpa dibatasi waktu. Sementara pelanggan yang ingin menikmati lagu secara temporer selama 30 hari hanya akan dikenakan Rp 3.000. Untuk setiap pengunduhan lagu, pelanggan tidak akan dikenakan biaya akses internet (gratis).

Untuk melindungi musik digital dari pembajakan, digunakan platform Digital Rights Management (DRM) yang akan membatasi pemindahan file musik yang telah di-download. Dengan mengaplikasikan DRM, pengguna yang memindahkan file musik tersebut ke ponsel atau komputer lain akan diminta untuk membeli tiket aktivasi kembali untuk file musik tersebut secara online.

Layanan ini berkomitmen mendukung perkembangan industri kreatif nasional khususnya industri musik dengan memfasilitasi para pihak yang terlibat di dalamnya, seperti: perusahaan label rekaman, artis, content provider, dan lain-lain, dengan suatu layanan yang dapat dinikmati masyarakat kapan pun dan di mana pun. Di samping itu, turut membantu pemerintah dalam upaya melindungi industri musik dari pembajakan karena musik yang dinikmati pelanggan dalam layanan ini diperoleh secara resmi sehingga terjamin aspek legalitasnya.

Untuk info lebih lanjut tentang Langitmusik.com, klik di sini. Dapatkan pengalaman baru, melindungi musik negeri sendiri dengan mendownload musik favorit kita secara legal. #IndonesiaUnite

O ya.. 1 April 2010 nanti leonisecret.com berulang tahun yang pertama, loh! So, dalam rangka bday blast ini, saya ingin berbagi dengan sesama, karena berkat blog ini, saya mendapat banyak pengalaman menarik dan berharga. Dan saya sangat mensukurinya.

Teman-teman juga bisa ikutan menyumbang! Caranya? Setiap komentar pada postingan tentang musik Indonesia ini akan dihargai sebesar Rp 5000,- untuk saya sumbangkan kepada anak asuh, terhitung hingga 28 Februari 2010. Jadi Hanya dengan berkomentar, teman-teman sudah membantu menyekolahkan seorang anak tidak mampu. Dan bagi komentar terbaik akan mendapat voucher pulsa senilai Rp 150.000,- (lumayan untuk internetan sebulan tuh). Mau..mau..mau?

Silahkan berkomentar dan pastikan cantumkan alamat email dengan benar. Dan tunggu pengumumannya di twitter @leonisecret (follow aja yaa).  Terimakasih

134 Responses to “Lindungi Musik Indonesia, Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?”

  1. nana says:

    terus berkarya musisi indonesia!!!

  2. lala says:

    saya selalu dukung musik negri sendiri, dan perduli dengan pendidikan anak2 indonesia

  3. Erlan says:

    Sukses gan…PERTAMAX!!

  4. tiwi says:

    ya..sangat cinta musik indonesia!!!!
    “hak manusia ingin bicara,hak manusia ingin bernyanyi,kalau sumbang janganlah didengarkan,,kalau merdu ikutlah bernyanyi,,jangan ngelarang-larang,,jangan banyak komentar apalagi menghina!!” (SLANK)
    moga sumbangannya disalurkan kepada yang benar2 membutuhkan dan semoga bermanfaat^^

  5. yayax slank says:

    sip, mari kita lakukan gerakan untuk menyelamatkan musik dan seni indonesia……..

  6. opiq says:

    musik indonesia, boleh di bilang skrg lebih maju…di bandingkan jaman dulu2…
    tp kendala di indonesia mungkin sebagian orang masih byk yg munafik akan sebuah genre musik (misal. melayu), mungkin mereka bilang ‘gwe gk suka genre musik begitu’, padahal mungkin mereka diam2 mendengarkan/bahkan menyanyikan genre tersebut…

  7. keymo says:

    music indonesia tuh beragam banget, dari rock,hiphop,pop,jazz,metal bahkan dangdut pun ada.
    seharusnya kita tuh menjaga semua music yg ada di indonesia ini , bukannya membajak atau menjelek2an music indonesia.
    cayoo … buat musik indonesia !!

  8. aang says:

    terus bangun musik indonesia n jadilah anak negeri yg kreatif dalam bermusik

  9. fiqi ibnu says:

    mau apapun jenis musiknya, lantunkan saja…..tak peduli orang mau berkoar apa….yang terpenting jangan jadi plagiat atau ga punya prinsip alam bermusik……

  10. Putri says:

    Senangnya bisa baca artikel bagus, ngomen sekaligus nyumbang..
    sering2 aja y….

  11. aptx.4869 says:

    Maju terus Musik Indonesia,…

    jangan maunya dengerin lagu-lagu dari luar terus,…..

    Jayalah Musik Dalam Negeri,….

    *Tapi, jangan jangan jadi plagiator yah,… hehe,….

    PAGE ONE GAN,……

  12. ira nytha says:

    selamat ulang tahun y leonisecret.com,,
    jrg2 ada loh org sukses yg ingat dgn sesamanya.
    aq pribadi salut banget…
    mudah2an bukan kali ne aja leonisecret.com mengadakan seperti ini.
    semoga tahun depan dan seterusnya leonisecret.com tetap eksis n mngadakn hal yg spt ne lg. (aammiiinnn)

    buat musik indonesia, aq tau sbnrnya musik indonesia tu memiliki potensi besar utk jd tuan rumah di negara sendiri,,
    tp kalau bisa para musikus indonesia jgn menjiplak lagu2 luar donk…
    tu kan sama ja mempermalukan diri kita sendiri..
    lebih baik tidak menciptakn lagu sama sekali dari pada menjiplak pny org lain.
    hidup musik indonesia dan jaya lah indonesia…

  13. heri suryono says:

    memang sih.lagu lagu kayak ST12,Wali dsbnya lagunya benar benar telah meracuni setiap orang termasuk ponakan ponakan saya yang masih SD.sebetulnya emang kecendrungan dan budaya bangsa Indonesia yg gak suka yg riweh riweh atau berat utk dicerna mereka pasti akan lebih memilih yang segala sesuatu yg sederhana seperti halnya dalam hal mendengarkan musik, itulah mengapa lagu lagu yang dinyanyikan oleh ST12,Wali,Hijau daun dsbnya mudah banget diterima pasar soalnya kisah lagunya sangat simple sekali. oiya sekedar share sekitar setahun yg lalu di salah satu cafe kelas A terbesar di Jogja mrk yang biasanya mengundang DEWA GIGI NIDJI dsbnya dgn HTM 70 ribuan(mahal utk ukuran jogja) saat mengundang ST12 dengan HTM kurang lebih hampir sama malah penontonnya lebih berlipat dibanding band band papan atas tadi coba bayangkan ?? bagaimana mnrt anda

  14. sandi says:

    “sebenarnya, pencipta lagu, penyanyi maupun insan music Indonesia sangat berbakat…apalagi kalau pihak label mau mencari..pasti banyak mutiara terpendam di seantero jagat Indonesia yang layak go nasional bahkan Internasional…namun, pertanyaannya…adakah kesempatan dan penghargaan? Salut deh buat Leonysecret.com yg ngebahas soal ini…jd ada tempat untuk ekspresi…bukan masalah uangnya lho…kalaupun dapat secara otomatis tanpa perlu ijin saya, sumbangkan aja…semuanya…”pendidikan untuk semua!!”

  15. Fey says:

    Saya sangat senang sekali karna tau bahwa hampir 90% pasar minat dengan musik lokal sendiri, Indonesia urutan ke 2 (Seluruh Asia) setelah Jepang, Jayalah negeri ini, God Love Art!

  16. witha barbee queen says:

    saya akan trus mendukung…

  17. dimas says:

    maju terus musik indonesia..!!!

  18. ika. says:

    ya..saya sangat mendukung musik musik indonesia,yang sebenarnya tidak kala dengan musik musik luar negri lain nya,,kita harus saling mendukung demi kemajuan musik indonesia

  19. dkusuma says:

    Musik Indonesia?? Ga ada matinya…
    Awesome!!!

  20. Kich says:

    Musik Indonesia bisa mendunia. Maju terusssssssssssssssssss =D

  21. gutpo says:

    kenapa permusikan indo saat ini lebih mementingkan duit daripada kualitas? semua merasa cukup bangga dan puas jika sudah besar di negri sendiri. kapan kita punya band yang bisa dikenal berkualitas oleh masyarakat dunia?

  22. zimmy says:

    musik indonesia maju terus……
    jadilah tuan rumah di negeri sendiri…….
    bravo musik indonesia……

  23. malik says:

    ayo kita lestarikan lagu indonesia kita tercinta!!! walaupun saya dl ny tdk suka musik aliran melayu dangdut / melayu pop ttp sekarang tlh saya rasakan betapa indahny alunan musik tersebut & serasa tubuh ni ingin bergoyang&berdendang…

    ohh indonesiaku yg tercinta terus lah berjuang menumbuh kan penerus2 bangsa yg kreatif,jujur,ulet,beriman,&berkualitas!!!

    WE LOVE INDONESIA
    I LOVE U FULL

  24. kyu says:

    Mari mulai budayakan ANTI PEMBAJAKAN
    Hargai karya anak bangsa
    SUPPORT OUR LOCAL MUSIC AND MUSICIANS

  25. nengthree says:

    Maliq itu keren!!
    Cool!
    Dari awal muncul, udah ngena ke hati.

    Kata temen saya mah, “segala sesuatu bisa dikompromikan, kecuali selera”
    hihi..termasuk selera musik.

    Oh ada ya langitmusik?
    Tp denger2 baru telkomsel ya?
    Saya gak pake telkomsel.

    Saya emang suka download lagu gratis, tp kalo saya suka sama lagunya, saya beli dong cd nya.

    Dukung musikindonesia!
    Sekian trimakasih hihi

  26. fahrudin tdm says:

    Indonesiaku, musik ku, kopi kothok ku, nasi pecelku……
    I loph u full……. (mengenang mbah surip)

  27. dhe says:

    mungkin saya nggak begitu merhatiin musik indonesia
    tapi kreativitas musik indonesia is getting much better
    love it :D

    dukung karya anak bangsa!

  28. candra kurnia says:

    dukung musik indonesia..
    stop piracy..
    peace, love, unity, respect

  29. nuno says:

    bravo musik indonesia… tapi saya kangen banget dengan lagu-lagu anak negeri untuk anak-anak Indonesia karena lewat lagu mereka juga bisa mendapatkan pendidikan dan nilai-nilai yang baik buat hidup mereka.. Kemana para pencipta lagu Indonesia, adakah lagi pencipta lagu anak-anak macam Pak AT Mahmud, Ibu Sud, Pak Dal, Bu dan Pak Kasur? Anak2 juga pasar musik yang harus diselamatkan…

  30. dhiera says:

    Ayo lagu-lagu Indonesia,, Semangat!!

  31. Ibnu... says:

    Musik Indonesia maju!!! semangat, jgn kalah sama musik barat

  32. ? says:

    ya mungkin, selera musik warga Indonesia saya juga tidak tau larinya kemana. atau kebanyakan belum terlalu menanggapi genre-genre musik ?

    ya… mungkin yang barusan itu komentar yang gak terlalu penting sih…

    dan menurut saya sih,
    semua kembali ke kepada diri masing-masing sih
    karena
    “Lindungi Musik Indonesia, kalau bukan kita, siapa lagi ?”

    musik Indonesia itu banyak loh,
    semoga semuanya bisa kita selamatkan :)
    baik yang kebanyakan orang suka, maupun errr…

    yang penting, ayo mari kita usahakan :D
    apa ada yang kurang ? :P

  33. didut says:

    beberapa tahun ke belakang saya pikir industri musik di jepang jauh lebih hebat daripada di Indonesia karena mereka sudah menggunakan mini disc & menghilangkan kaset. Sekarang? sepertinya saya harus berpikir ulang.
    Dengan masyarakat yang semakin online-able tampaknya masyarakat indonesia lebih ‘freaks’ online daripada masyarakat di negara maju.
    Pembelian musik secara online memang salah satu cara untuk meng-edukasi masyarakat mengenai pembajakan lagu (baca download gratisan).
    Buat fans loyal seorang musisi atau satu kelompok band ini bisa menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kecintaan mereka.
    Hopefuly it works & membuat industri musik dalam negri menjadi semakin maju.

    BTW selamat ultah buat blognya :)

  34. boedi ustjianto says:

    Setuju..dukung anti pembajakan…
    tapi diimbangi jg dg biaya cd / musik2 original yg terjangkau masyarat semua golongan..

    jangan CD originalnya cuma milik golongan yg punya duit banyak…

  35. meisa says:

    maju terus musik Indonesia !!!

  36. Rakhmad Anwar B. says:

    Bagi ku Musik adalah Sound of soul……artinya kalo anak negeri sendiri,lebih suka beli Musik bajakan,artinya loe pada bukan hanya mambajak musik mereka tapi udah juga mengambil jiwa mereka,mari kita dukung bersama Hasil Kreasi Anak Indonesia Melalui Seni di bidang Musik…..Jaya Selalu

  37. ryan says:

    saya ikut mendukung yooooooooooooooo…

  38. feelas says:

    Mendukung Musik Indonesia yang berkualitas, baik musik dan juga liriknya! =D

  39. adnan says:

    dari pada ribut-ribut albumnya dibajak mendinggan dibaggi in gratis aja………….!!!!
    kita tinggal ngunduh file nya aja………..
    BERKARYA KARENA RASA
    BUKAN HARTA

  40. k3nz1 says:

    maju terus musik Indonesia….!!
    walaupun masih banyak banget pembajakan di negeri ini, tapi musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
    padahal dulu gw masih dengan mudahnya denger musik-musik luar di TV, tapi sekarang musik-musik luar seakan tenggelam.
    TV juga sangat berperan dalam kemajuan musik di Indonesia,acara-acara musik TV sekarang ini banyak hanya menampilkan musik lokal.
    So thanks buat semua yang sudah membuat musik Indonesia terus jaya di negeri sendiri…

  41. desty says:

    Maju terus musik Indonesia…

    Dgn cuma coment ikt bs membantu sesama..like this..

  42. kripic says:

    Musik indonesia bagus kok. Kreatif. Banyak warna. Dari yanp tradisional sampai yang modern. Orang malaysia aja lebih suka musik kita kok daripada punyanya sendiri. Cuma jangan pada beli bajakan ya. Malu……..

  43. kHie says:

    ikutan komen…
    nambah 5 ribu
    semoga berguna :)

  44. ganesh says:

    idealisme? aktualisme? atau komersialisme. inti dari musik Indonesia sebenarnya disitu. saya sendiri lebih senang mendengarkan musik2 idealis meski harus bbrapa kali mencerna. buat band2 komersil Indonesia, jujur saya merindukan munculnya band seperti Padi dan Letto yg tetap enak didengar, dgn lirik wah juga skil personilnya diatas rata2. tak hanya ‘pure komersil’ mengandalkan lagu

  45. hydi says:

    Melindungi musik dari pembajak memang pekerjaan yang membutuhkan usaha yang cukup besar. Pembajakan di indonesia yang oleh orang awam banyak ketahui adalah pengkopian isi lagu atau suatu karya seni tanpa memberi royalti pada pencipta lagu.

    Bagaimana kalau kasusnya adalah si pencipta lagu itu meniru lagu2 tenar yang sudah ada ?

    Dari kalangan musisi sendiri mungkin sudah menjadi rahasia umum bahwa ada cukup banyak para musisi indonesia yang menyadur lagu dari musisi2 yang sudah ada dan bahkan ada dari beberapa produser yang secara sengaja menyuruh para musisi untuk melakukan penjiplakan.

    Kalo sudah seperti siapa yang membajak siapa yang di bajak ?

    Karena pada akhirnya pihak musisi juga mengalami dilema seperti yang leonita katakan

    “So, kembali lagi ke tujuan awal. Mau mengejar komersil, aktualisasi, atau idealisme? Target marketnya yang mana? Positioningnya di mana?”

    Apa bila musisi sudah mulai mengejar target uang dengan cara berpikir yang salah mreka akan melakukan segala hal, karena kadang kreatifitas dalam membuat musik yang original itu tidak dapat di paksakan sehingga akhirnya mreka mengambil jalan pintas.

    Untuk kesimpulan saya mungkin ada 3 pihak yang harus di edukasi.

    Pertama adalah pihak musisinya dengan tujuan mreka dapat membuat suatu karya kreatif yang original dan berasal dari pemikiran mreka sendiri.

    Kedua adalah pihak konsumen dengan tujuan mreka hanya akan membeli karya2 musik yang telah distribusi dengan resmi sehingga royalti kepada penciptanya tersalurkan dengan baik.

    Ketiga pihak penegak hukum yang diharapkan bisa lebih tegas dalam mengatasi pembajakan.

    Semoga musik Indonesia menuju ke arah yang lebih baik.

  46. Nurhayati says:

    Musik Indonesia…
    paling oke…

  47. Vera says:

    smangat,,,,,,,,,
    cintailah produk2 indonesia :)

  48. Deds says:

    Maju selalu musik Indonesia, bersatu semua untuk jadi satu, INDONESIA..jgn terpecah belah..SEMANGAT

  49. Bintangx says:

    support lokal music …

    tak ada yg beda dengan berbagai macam jenis musiknya, kita semua sama. Sama ratakan musik di Indonesia, stop pembelian kaset/cd bajakan.
    Hapuskan segala bentuk Diskriminasi …

  50. asriadi says:

    jayalah selalu musik indonesia dan kami bangga dengan kreatifitasmu.

Leave a Reply