Low Budget, High Impact trough Social Media

Low Budget, High Impact Promotion..dengan anggaran atau biaya yang rendah, tetapi hasilnya maksimal ! Bagaimana caranya? Use social media for your marketing communication!


Sekarang jamannya digital economic. Semua melirik social media. Orang berlomba-lomba membeli Blackberry atau handphone bermodem supaya bisa mengakses facebook! Atau, bagi yang melek IT, mereka bisa mengakses internet tiap saat, untuk buka email, googling atau update blognya.

So, melihat perilaku pasar yang mulai malas membaca media cetak atau buku, media massa pun beralih ke digital. Media cetak kini memiliki versi web/blog, media televisi memiliki account di berbagai social network (facebook &twitter) untuk berkomunikasi dengan pemirsanya atau bahkan untuk mencari berita, dan perusahaan pun tak mau ketinggalan untuk membuat web atau portal.

Sudah banyak kita lihat bagaimana perusahaan-perusahaan mempromosikan produknya melalui facebook account, facebook page, atau facebook ad. Postingan saya sebelumnya juga telah banyak menyinggung mengenai promosi melalui facebook, khususnya untuk personal branding(klik di sini: Social Media-ku, Personal Branding-ku). Nah sekarang saatnya saya ‘menyadarkan’ anda pada satu social media yang sudah sangat popular di benua Amerika, dan mulai popular juga di Indonesia ini. Twitter, begitulah nama microblog dengan lambang burung mungil ini.

Twit..twit..Burung twitter memang benar-benar bisa berkicau, kicauannya pun nyaring, hingga bisa menjangkau ke seluruh penjuru dunia. Berbeda dengan facebook, di mana halamannya tidak memampang isu pembicaraan, pada twitter terpampang 10 trending topics , yaitu ranking topic yang paling banyak dibicarakan di seluruh dunia. Kelebihannya, trending topic menjadi perhatian dan bisa dibaca oleh mereka yang berada di luar Indonesia.

Lalu bagaimana hubungannya dengan marketing communication?

Pertama, kita harus menyadari bahwa account twitter gratis!

Kedua, mari kita lihat contoh-contoh kasusnya:

1. Indonesiaunite

Sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya (klik di sini: Krisis, Turning Point to Brand Your Self) bahwa Semangat IndonesiaUnite berawal dari hashtag #Indonesiaunite di twitter, dan pengaruhnya sangat besar dalam menyadarkan nasionalisme generasi muda Indonesia dan mengembalikan kepercayan Internasional. Tanpa perlu habiskan budget Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bukan?

2. Joko Anwar

Sutradara ‘Pintu Terlarang’ dan ‘Janji Joni’ ini sebelumnya tidak banyak yang mengenalnya. Tetapi karena ‘Janji Joko’ Anwar pada 22 September 2009 lalu di status twitternya, “If I got my 3000th follower today, I’ll go into a Circle K naked”, membuatnya memiliki banyak follower yang ingin membuktikan komitmennya. Dalam waktu 2 jam, ia mendapatkan lebih dari 3000 follower. Hingga tulisan ini saya buat, followernya sudah lebih dari 26.000 dari yang sebelumnya hanya 1000-an!

Untunglah Joko Anwar membayar janjinya, benar-benar naked di Circle K, pada 23 September 2009 jam 00.05 WIB, sehingga dijuluki ‘Man of His Words’. Keuntungan lain

nya, sekarang sudah banyak orang yang aware tentang dirinya, mulai banyak yang googling mencari tau siapa dia dan karyanya. Ke depannya, dengan memiliki banyak follower, Joko akan mudah mempromosikan film-filmnya. But, Is it worthed?

3. Visit Indonesia

Tanggal 23 September 2009 lalu, kembali twitter user mencoba menjadikan #Visit Indonesia sebagai trending topic, dengan cara memposting kalimat yang mempromosikan hal-hal menarik di Indonesia menggunakan bahasa Inggris, tujuannya supaya para bule mengerti maksud promosi Visit Indonesia. Walhasil, dalam waktu 2 jam, #VisitIndonesia berhasil menjadi no 1 di trending topic!

Jari-jari user twitter dari Indonesia memang ajaib dan sangat kompak!

Selama 2 hari berturut-turut kekuatan viral ini berhasil membuat 3 trending topic no 1, mulai dari #Circle K, #pengakuan, dan #Visitindonesia.

Contoh lain adalah bagaimana Raditya Dika, penulis, mampu mengumpulkan follower terbanyak di Indonesia, karena banyak follower yang kagum dengan kalimat kocaknya dan me- re-tweet (RT) di status masing-masing, sehingga menarik massa yang lain untuk memfollow @radityadika. Atau account David Corbuzier, sang mastermind, dengan nama @corbuzier yang membuat orang tertarik memfollow, karena banyak yang mempromosikan kehebatannya membaca pikiran/menebak sesuatu, di luar apakah itu hanya tindakan promosi atau memang come from the heart.

Namun, kekuatan twitter ini bukan saja menguntungkan, tetapi juga bisa merugikan!

Makin banyak account palsu yang mengatasnamakan artis tertentu, contohnya Aura Kasih dan Cinta Laura. Merugikan, karena status-status yang diposting dapat melecehkan mereka.

Juga bagaimana complain dari konsumen terhadap suatu produk yang mudah menyebar melalui twitter dan facebook, atau blog. Semua produsen harus aware dengan bahaya viral ini!

Atau aksi telanjang Joko Anwar yang kontroversial menimbulkan pro dan kontra. Pro karena ‘Man of His Words’, dan kontra karena dianggap tidak memiliki moral. So, banyaknya orang yang mengenal dia sebagai orang pemberani, diimbangi oleh mereka yang mencibirnya. Hati-hati, personal brandingnya pun bisa beralih, dari seorang Sutradara menjadi ‘The Naked Guy’.

Selanjutnya, tergantung sang Sutradara menyikapi banyaknya follower. Tetap mengungkapkan hal-hal yang kontroversi atau menyebarkan kata-kata positif, Karena semakin banyak follower, maka semakin besar pula tanggung jawabnya!

Dan nasib Circle K, antara dipromosikan karena orang semakin mengenal Circle K sebagai mini market 24 jam, atau dikenal karena ingat Circle K, jadi ingat telanjang? Bisa jadi krisis reputasi tersendiri nih.

Just, becareful with your words on twitter, coz you are what you tweet!

26 thoughts on “Low Budget, High Impact trough Social Media

  1. Artikel yang sangat menarik , sehingga pembaca bisa di berikan contoh inovasi. setelah membacanya saya menjadi mempunyai filing bahwa kedepan Media Online bukan menjadi barang baru lagi jika banyak menggunakan improfisasi guna kepentingan Ide dan kreatifitas.
    Peran Aktif media memang menjadi ujung Tobak yang tidak terpisahkan, saya masih ingat bagaimana Mark Twain pernah mengatakan Hanya ada kekuatan terbesar di Dunia Ini Matahari Dilangit Dan Media Di Bumi. sekarang ini kita masuk pada era digital dengan asumsi publik yang bermacam2. kecenderunganya bahwa Media Digital inilah yang menjadi trend bagi semua kalangan, baik petani, pedagang, sopir, Pegawai, maupun artis. realitas inilah yg membuat ide2 baru akan muncul Bagi semua kalangan untuk berlomba2 Mencari pasar atau mungkin banyak yang menyebutnya Newwave Marketing (Thw Word Is Still Round The Market is Alredy Flat) Semua Orang memiliki peluang yang sama untuk Maju, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan terjadi demokratisasi di segala bidang akibat Kemajuan teknologi.

  2. Wow aku jadi kepikiran apalagi ya next technonogynya, sekarang aja facebook dah bikin aku kaget stlh menemukan teman2 lama dari 15 tahunan silam, bahkan bbrp diantara mereka dulunya kurang sociable, ato mungkin kegenitan itu bisa tergali karena tdk perlu tatap muka lsg dan skrg kita terkoneksi secara global dalam kecepatan kilobit perdetik yg tambah hari tambah gede jadinya kita juga makin fleksibel doin sumthin or almost everything tergantung seberapa melek dia thdp teknologi tersebut dan seberapa kreatif otak dan napsunya berkembang ha3. Dulu pertama ketemu mas joko anwar kukira dia ya agak konservatif, tapi saiki tau2 buck naked, mungkin selain apa yang selalu baru dari teknologi, apa yang selalu baru juga dari manusia … well nice topics btw, may the force be with u, :-D mbak leon

    • thank u Danny..
      hehe.iya, ak jg sering nemuin teman yg jd agresif di social media padahal di pergaulan nyata dia diem..
      u can be everything on internet!
      Dan memang manusia berkembang..ga stagnan..
      makasih ya dah mampir n sharing..

  3. Tweetmu Harimaumu. Tapi kok susah banget ya bikin trending topic yang tujuannya positif? Seperti waktu @dimasnovriandi yg mau nyumbangin Rp100,- untuk tiap follower barunya buat CaC, ndak banyak yg antusias *facepalm*

    • yup, emang kadang susah kalo yg berhub dg sosial..
      tapi lumayan berhasil di baksos Indonesia Unite tuh..kan sangat digitalize bgt penyebarannya.
      sebenarnya intinya, kalo kita niat bener2 jadiin trending topic, so, topic itu harus dilempar via orang yg tepat, org yg punya komunitas yg tepat dan punya pengaruh..that’s work for #Visitindonesia, waktu itu kita bener2 terapin marketing communication!
      Thank u for visiting, Goen!

  4. Pingback: Dhe Blog » Blog Archive » Fenomena Bugil Joko Anwar, Circle K dan PIM

  5. Konteks harimau itu memang sering terjadi, tapi kadang yang “berisi” malah sering juga nggak digubris. Pada akhirnya semua tergantung minat, ekspektasi dan label2 lain.

    Saya agak membatasi diri pake twitter sekarang ini hanya karena ada kawan yang mempertanyakan motivasi saya ngetwit dgn bahasa jerman. padahal maksudnya spreading Indonesia through out wide. tapi tak apa, saya menghargai pendapat kawan :D

    • iya memang kadang begitu..
      tp terkadang keberhasilannya bergantung ke kreatifitas kita kok.. gmn kita bisa rangkai kata2nya jd ga terkesan sombong n kpd siapa kita lempar topiknya, spy spreading-nya cepet..
      Kalo Hedi punya niat baik sih lanjutin aja, yg penting itu td, jgn egois jg, hingga melupakan bahwa tweet kita dibaca org banyak, bkn satu komunitas saja.
      Thank u Hedi!

  6. betul sekali. kita bisa melakukan hal2 sederhana dengan dampak yang luar biasa. internet merupakan sebuah cara cerdas manusia bicara. memang lebih mudah menulis dari pada bicara.

  7. Pingback: Review MarkPlus Conference 2010 (1) General overview dan pendapat saya by Dhe Blog

  8. Bukan cuma artikelnya yang menarik, komen2nya pun sama menariknya. Nice blog! ^^

    Worth winning the award most definitely. ^^

    Coba blog gw bisa kek gini juga =)) ah, mustahil =))

  9. salam kenal
    saya kebetulan pas baca tadi artikel di majalah tenteng situs ini dan apa salahnya saya coba buka. ternyata isinya cukup bermanfaat. semoga apa yang telah di up-load bisa bermanfaat bagi semua. kalau boleh saya ingin belajar mengenai pengolahan web pada Anda

  10. hai kak leoni. aku dhila dari surabaya. aku sangat senang baca tulisan-tulisan kakak tentang PR, Marcomm terutama social media karena aku sangat tertarik dengan ketiga bidang itu. kebetulan aku lagi meneliti ttg strategi promosi coffee shop melalui social media untuk skripsiku. menurut ka leoni, hambatan apa sih yang paling banyak dihadapi oleh pemasar dalam melakukan promosi melalui socmed?

    • Hi Dhila,

      Hambatannya macem-macem sih, tergantung kasusnya. Beda jenis industri, beda masalah. Problem paling sering..pendekatan yang terlalu hardsell, konten yang kurang tepat, segmentasi/positioning yang kurang jelas atau tidak tepat, dan tidak sabar. Socmed itu juga fleksibel, jadi marketer harus mengikuti trendnya terus-menerus, karena trend & kulturnya mudah berubah. Segmentasi di Socmed juga sangat penting, karena salah sasaran, maka campaign gagal. Tahapnya juga panjang antara awareness dan engagement. Tidak semua berhasil instan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *