Manfaatkan Kekurangan Jadi Pemicu Keuntungan, True Story

The bullying stopped when I claimed myself and proved that I wasn’t afraid. A lot of it was when I was hiding when I was younger – Randy Harrison


Some people won’t be happy until they’ve pushed you to the ground. What you have to do is have the courage to stand your ground and not give them the time of day. Hold on to your power and never give it away.” – Donna Schoenrock

Kita biarkan pengganggu datang ke halaman depan kita, maka hari berikutnya dia akan berada di beranda kita.


Pernahkah kamu dilecehkan atau mendapat ejekan karena kekurangan fisik, keanehan, atau kelemahanmu? Saya sering juga kok. Sempat bikin pesimis dan menyerah juga.

Sampai akhirnya berada di titik di mana saya ingin membuktikan bahwa apa yang diragukan orang memang benar adanya…saat saya ragu akan kemampuan saya sendiri. Tetapi, keraguan berbalik menjadi pembuktian bahwa ‘saya mampu mewujudkan’, saat saya berani meyakinkan diri sendiri dan orang lain bahwa saya punya kemampuan mewujudkan itu semua..kalau saya berusaha.


Apa yang terjadi sekarang? Kita diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan, bukan? Nah, jengkel dengan bully dari mereka, saya pilih memanfaatkan kekurangan saya menjadi keuntungan dan rejeki! Saya hanya ingin mensyukuri ciptaan Tuhan dan segala apa yang terjadi.

Ga percaya? Coba simak beberapa kekurangan saya..ListenRead phoneticallyDictionary – View detailed dictionary

Translate over 50 languages

·Langweilig

·お元気ですか?

·กาแฟ

·أحبكرةالقدم

·χρησμός

·Es ist sehr interessant!

·nazdar!

·سلحفاة

·さようなら

·¿Cómo estás?

·बन्दर

·आजमेराजन्मदिनहैं.

·sư tử

·hoje está ensolarado

·děti

·Je ne sais pas !

·Hjelp!

·Wie spät ist es?

·rouge

·mijn vriend

·Wie gehts?

·국수

·miracoloso

·ओहयार!

·שמח

·Простите

·Ich bin vierzig Jahre alt

·escargots

·Wie bitte?

·La voiture

·Vær så snill

·Je parle un petit peu français.

·παραλία

·haydi gidelim

·Pardon ??

·Wie heißen Sie?

·Buongiorno Principessa!

·มีสีสัน

·Comment allez-vous ?

Do more with Google Translate

·http://www.google.com/images/icons/illustrations/house-y80.pngWake up to translation. Translate text right from your iGoogle homepage.

·http://www.google.com/images/icons/illustrations/globedonors-b80.pngBuild your global business. Advertise across languages using Google Global Market Finder.

·http://www.google.com/images/icons/illustrations/suitcase-br80.pngPhrasebooks and pronunciations in your pocket!Install our Android app before your trip to Rio.

·http://www.google.com/images/icons/illustrations/translate_search-lb80.pngWhat’s that word again?Install Google Toolbar and never be stumped by foreign vocabulary again.

Tulisan tangan saya jelek banget, banyak yang ngejek ‘cewek kok tulisannya kayak cakar ayam’, bahkan pacar sendiri *ehm. Dulu punya motivasi: tulisan digital saya nantinya yang bikin orang melihat saya, bukan tulisan tangan saya! Padahal waktu mikirin hal itu, belom mengenal tentang blog.


And..voila…orang mengenal saya dari tulisan di blog saya, aktivitas, dan keahlian yang inline antara online dan offline. I was reborn on digital! They recognized my name, started on digital world.

Dulu banyak yang bilang cara berpikir saya aneh. Apa yang saya inginkan dibilang hanya impian atau khayalan. Teguran “Yang normal aja!” “Jangan mimpi!” atau “Ga usah ngayal !” sering banget saya dengar. Teguran-teguran itu sempat bikin saya pesimis dan nyaris batalkan impian.


Untung, keyakinan saya lebih besar dari pesimisnya. Begitu putuskan keluar dari lingkungan yang bikin pesimis, dan masuk ke lingkungan yang bawa aura positif, satu per satu impian saya jadi kenyataan.

Impian itulah yang bikin saya berusaha terus. Keyakinan dan kepercayaan diri itu bikin saya tidak menyerah. Dan, cara berpikir saya yang aneh, yess..I’m a weirdo, itulah yang bikin ‘beda’.

Saya pernah mendapat pelecehan yang sempat bikin saya sangat trauma hingga sekarang, dan mungkin seumur hidup. Tidak ada satupun keluarga yang mengetahui. Selama beberapa bulan, hidup saya berasa hancur.

Sampai akhirnya berpikir, pelecehan semacam itu adalah hal yang paling saya takutkan dalam hidup, dan saya sudah mengalami. Rasa takut terbesar sudah dilewati, so apalagi yang harus ditakutkan?

Percaya atau tidak, pelecehan itu jadi titik kulminasi saya yang tidak pede, jadi pribadi yang berani menghadapi dunia (seakan-akan begitu #eh), dimulai dengan berani jadi MC dan vokalis band kantor. hihi.Juga salah satu hal yang bikin saya jadi punya karakter wonderwoman seperti sekarang (seperti ibunda, hee..). Bertekad, saya tidak mau lagi jadi cewek lemah.


Dulu saya murid paling diam di kelas, cuman angkat jari dan berucap kalau guru mulai bertanya: “Siapa yang bisa jawab?” Dan selalu dikritik karena suara saya yang ga ketulungan pelannya. hihi

Tetapi bercita-cita jadi spoken person dan Public Relations loh!

Waktu masih SD saya tidak kenal nama jabatan Public Relations atau spoken person, tapi ‘saya mau jadi yang seperti itu’.

Hmmm…terkesan mimpi ga tuh?

Semakin banyak yang meragukan, semakin saya pengen buktikan bahwa saya bisa! Yeah, saya tidak mengubah karakter 180 derajat. Saya tetaplah bukan ‘tim Hore’ tetapi seorang ‘thinker’.

Bila kita tidak berkarakter ‘rame’, tidak suka basa-basi, dan ingin jadi Public Relations atau marketing, yang harus dilakukan adalah asah otak, banyak belajar, then be a thinker. Jadilah pemimpinnya! Buat tim yang bisa menutupi kekurangan kita. Tetapi juga asah kemampuan untuk mengurangi kelemahan.

Sekarang jadi Head of Public Relations dan beberapa kali menjadi spoken person di suatu event atau mewakili brand. Dreams come true…


O ya ..blog ini juga sebenarnya berawal karena pendidikan yang tidak mendukung cita-cita.

Saya lulusan Akuntansi, hanya karena ‘ngikut’ profesi ortu. Tapi pengen jadi public relations. Terkesan Ngayal yah..

So, saya memulai blog dengan menulis beberapa artikel yang berhubungan dengan komunikasi dan personal branding, dengan harapan melalui blog ini saya bisa sharing ilmu yang saya pelajari, untung-untung bisa menginspirasi pembaca.

Dari blog ini jugalah, pembaca tahu kemampuan saya di bidang komunikasi berdasarkan ilmu yang saya dapatkan dari belajar secara otodidak dari buku, seminar, pengalaman pribadi, atau pengamatan. Plus hasil melanjutkan sekolah S2 Komunikasi. Dari blog inilah berawal semua job di bidang komunikasi.

1 April 2011 adalah Ultah blog ini yang ke-2, berawal dari 0 (nol) hingga jadi Head of Public Relations. Alhamdulillah..

Dan saya menemukan kenyataan menarik. Para pakar komunikasi yang saya kagumi ternyata juga banyak yang S1-nya bukan komunikasi loh. Contohnya mba’ Indira Abidin yang sama-sama dari Ekonomi, dan Pak Nukman Luthfie yang berawal dari Tekhnik Nuklir.

Haha..mungkin karena punya kekurangan itu jadinya kita berjuang lebih keras yah..

Jadi, yang lulusan komunikasi harus lebih hebat donk dari mereka..


Gimana cerita kamu, punya pengalaman yang sama? Apa cita-citamu, kekuranganmu, dan usaha kamu buat wujudkan itu. Share donk di sini..Untuk peringatin Ultah leonisecret.com yang ke-2… sharing terbaik dapet tshirt Gantibaju.com!! *desain berdasarkan persediaan.

Pengumuman 2 minggu dari sekarang di twitter saya @leonisecret yaaa…Ditunggu..

Selamat Ultah yang ke 2 untuk blog saya, leonisecret.com.

Pesan saya…Never give up believe in your dream, guys! Tidak ada yang tidak mungkin selama masih ada Tuhan dan ada usaha!

25 thoughts on “Manfaatkan Kekurangan Jadi Pemicu Keuntungan, True Story

  1. Aku mau kaos nyaaa.. :D
    Tq share nya Miss LJ.. mohon ijin share lagi :D

    nanti aku mau share juga ah.. tapi postnya nanti mitnite aja.. warungnya lagi rame soalnya :)

    Regards – indri, bdg

  2. Hadeuhh.. Kalu sayah malah ngebiarin ajah orang berbicara panjang-lebar mengenai kekurangan sayah, Mbak. Knp? Supaya org yg lainnya lg tau dan bisa menerima. Tapi, teteup, walau sayah punya kekurangan ituh, sayah selalu bertekad utk punya kelebihan walau dlm bidang yg lain.

    • tergantung sih Hilda. Kalo orang yang bully itu orang yg ikut nentuin biaya pendidikan or strata jabatan kita kan jadi susah. Seharusnya kita mampu dapet tingkatan lebih jadi mandeg karena dianggap tidak mampu.. Aku rasa ga boleh didiemin. apalagi jaman viral gini..berita buruk cepat menyebar n gampang bgt pengaruh ke orang lain..

  3. mbak twitternya saya feed ke facebook account saya, dan saya juga masih newbie dalam hal dunia digital, saya juga sering nyari info menarik pada setiap blog orang, yah klo dalam PB mah udah pada mayor hahaahaa.
    sukses yah…..:)

  4. Ah jd sangat termotivasi nih setelah baca artikelnya…
    First of all congratz and happy bday ya :)
    Kalo saya jurusan komunikasi,tp sering ngerasa salah jurusan. Karena seperti mbak Leoni dulunya, saya itu pendiem bangeeeeet. Bahkan kayaknya jarang banget dosen-dosen yang inget saya, saking jarangnya saya bersuara dikelas,hehehe.
    Awalnya bener-bener ga percaya diri, tapi waktu itu saya sempat internship di PR agency gitu. Nah disitu saya jadi lebih percaya diri, karena emang saya pendiem banget (sampe co-worker saya sempat ngeledekin gitu, dan ada co-worker lain yang ngerendahin dan bilang: I honestly don’t know what you are doing here). Saya biarin aja yang ngeledek atau mandang sebelah mata gitu, saya tetap diam (emang bingung mau ngomong apa,hehe), tapi saya buktiin dengan hasil kerja dan tulisan-tulisan saya. Hasilnya,bos saya terkesan banget, dan sampe ngejulukin saya ‘crouching tiger hidden dragon’ (saya internship dan kuliah di Melbourne, tapi Inggris saya yang masih far from perfect bikin saya minder untuk ngomong, jadi kayak tipikal orang Asian yang pendiam mampus gitu, makanya bos saya ngejulukin saya begitu). Sejak itu saya jadi lebih PD dan belajar kalo kuncinya itu seperti ‘anjing menggonggong kafilah tetap berlalu’ hehehe
    Sekian share pengalamannya,maaf kalo panjang pisan. Dan sukses buat mbaknya ya. Thanks udah inspired me :)

  5. tulisan kakak iya banget!!
    aku juga sama persis pernah ngalamin hal itu..
    jadi gini, aku kan sekarang baru semester 2, nah pas pertengahan semester 1 setelah UTS dosen biologi aku tuh diganti..
    nah pas itu aku heran kenapa dosen yang baru ini gak pernah sedikitpun ngeliat aku bahkan jawab pertanyaan dari aku, aku sempet nangis,,, ok lah aku emang bukan mahasiswa yang cerdas tapi yg namannya mahasiswa pasti pngen dong didengerin sama dosennya, dan akhirnya aku sendiri bangkit buktiin ke dia kalau aku bakal dapet nilai sempurna.. alhamdulillah di setiap kuis dapet nilai yang sangat sangat memuaskan dan di UAS aku dapet nilai tertinggi ke-2.. :D
    emang bener ya kekuatan akan muncul seiring dengan adanya sebuah ancaman ^^
    WE CAN DO IT! BUT WE DON’T BE NATO!! is it right sist?? :D

    happy bday ya buat blognya~~ semoga makin sukses!!

  6. Kerennnnn lah pko’a bwt lo sist … Pinter , Menarik pula orng’a ..
    semsemsem :D
    upsss jgn lupa janji’a untuk mengajari saya Marketing *wink …

  7. Wah, inspiratif nih tulisannya! Dan yang paling gw suka, contoh-contoh yang lo pake adalah diri sendiri. Approved!

    Semoga tulisannya bisa saya terapin juga buat diri saya sendiri. Ohya, tak lupa saya ucapkan panjang umur untuk blog leonisecret!

  8. bicara soal kekurangan, saya sih nggak pernah peduli mba orang mau bilang apa tentang kekurangan kita. Kita semua memang mempunyai kekurangan juga kelebihan masing2 tapi tidak perlu dipermasalahkan oleh orang lain mengenai kekurangan kita. Saya beranggapan bahwa orang yang suka membicaraka kekurangan kita berarti kita memiliki kelebihan dari pada orang yang menyepelehkan kekurangan kita. Simple, kita pahami aja dari quote berikut ini : ” If people are trying to bring you down.. it only means you are above them. ” Dengan keyakinan kita dan kepercayaan diri kita pasti bisa kita melaksanakan apapun niat baik kita demi suatu tujuan yang menjadi keinginan kita.

    Overall tulisannya sangat inspiratif bagi saya dan mungkin bagi pembaca lainnya. Saya temukan sharing tulisan ini melalui wall di facebook saya. Terus manfaatkan kekurangan untuk menjadi pemicu sebagai keuntungan kita. Good luck mbak :)

  9. cari potensi sejak dini, lalu gali terus sebesar apa potensi tersebut. dan jadikan itu menjadi dasar untuk mewujudkan suatu skile…. :P

  10. Biar dah telat tetap nekat berkomentar

    Kekuranganku? Banyak! Waktu SMP-SMA, aku pendiam, gak percaya diri, minder. Larinya jadi nakal. Nakal gak ketulungan. Sampai titik balik, aku berusaha membuktikan aku bisa melakukan sesuatu yang penting. Sayangnya, nakalnya teteup *eh

  11. Ijin ninggalin jejak gan :D

    tahu link post ini dari baca blog Bukik diatas hehehe…. menarik ceritanya (sudah diduga sebenernya, afirmasi saja :D)

    Anyway, best wishes for your life ahead :)

  12. Pertama kalinya saya masuk ke blog ini.. and seep dah mendapat pencerah tentang rasa takut..

    ^^
    salam kenal aja.. sekarang mungkin bisa dibilang perasaan yang sama yang lagi dialamin juga..

  13. Aih udah lama denger nama Leonisecret berseliweran. Apalagi Mbak pernah kerja bareng Sultan-Fikha- Elmover kan ya? Sering banegt diceritain soal Mbak. Eh baru mampir ke blognya dan keren! Aku jujur suka postingan yang ini.

    Samaa, aku juga jurusan Kimia, tapi sekarang ngerintis karir malah di bidang Social Media. Jauh banget :P Eh ternya baru tau ada Mas Nukman yg juga dari eksakta. WOW :O

    Keep on shining, Mbak Leoni :)
    Mampir-mampir ya ke blog :)

  14. Pingback: Bukik Bertanya: Rahasia Melati @LeoniSecret | #BlogBukik

  15. keren kak blog nya… saya jadi lebih termotivasi untuk mengembangkan kemempuan speak up n writting saya. kebetulan saya mahasiswi s1 ilmu komunikasi, tapi kadang saya suka tidak fokus dengan apa yanga ingin saya utarakan… bagi tips dong kak gmn caranya biar bisa fokus dan tidak terpengaruh dengan gangguan disekitar kita ? ganguan yang sering saya alami itu sebenarnya muncul dari pikiran saya sendiri mengenai hal yang lain2 yang tiba2 mucul tanpa saya sengaja ketika saya mengejakan sesuatu.

    • wah kalau soal fokus itu agak susah..bagi yang kesulitan fokus..hehe. Tapi seperti menulis artikel atau novel, kita pasti punya topik tertentu dengan tujuan tertentu, nah kita harus tetep inget tujuan utama menulis artikel/novel ini, jangan sampai bercabang cerita atau topiknya, karena bakal bikin pembaca bingung dan bosan.Yang pasti setiap menulis/sebagai pembicara, ingat bahwa kamu kerjakan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk didengar/dibaca orang lain, sehingga mereka bisa ambil manfaatnya. Fokus tujuannya buat mereka, semoga tidak akan jadi egois saat mengerjakannya ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *