Perjalanan Seorang Direktur, Menginspirasi Adik Kelas Melalui BUMN Mengajar

20170309_164043

Jaman SMA, saya belum yakin dengan cita-cita, belum yakin bakal lanjut kuliah jurusan apa, karena tidak ada contoh nyata atau orang dekat yang menginspirasi di bidang yang saya suka. Sekarang, sudah banyak kegiatan positif yang mendekatkan profesional di bidangnya untuk menginspirasi adik-adik pelajar supaya lebih siap. Salah satunya yang keren adalah #BUMNmengajar, dan saya mendapat kesempatan untuk mengikuti perjalanan program ini bersama salah satu Direksi BUMN yang humble, yang kembali ke kampung halaman untuk menginspirasi adik-adik kelasnya.

Jadi BUMN Mengajar ini adalah program Kementerian BUMN yang menghadirkan jajaran Direksi BUMN untuk kembali terjun ke sekolahnya. Tujuannya memberikan pengarahan, pembinaan, atau pembekalan, untuk memotivasi adik-adik kelasnya supaya mendapat pencerahan dan terinspirasi akan keberhasilan alumnusnya.

20170309_100032

Nah, hari Sabtu, 4 Maret 2017 lalu, pak Hari Setianto, Direktur Investasi & Keuangan PT ASABRI Persero, kembali ke sekolahnya, SMA 1 Purbalingga, untuk sharing kepada adik-adik kelasnya, khususnya kelas 11 & 12.

SMA 1 Purbalingga ini cukup maju. Gedungnya cukup luas, yaitu sekitar 4 ha. Fasilitasnya pun cukup lengkap, ada lapangan sepak bola di depan. Bahkan ada 26 ekstra kurikuler yang aktif, lho! Dan begitu masuk ke lobby, kita bakal dipamerkan banyak sekali piala penghargaan dari berbagai lomba dalam beberapa almari kaca yang besar.

IMG_20170309_003533

Ternyata acara ini juga dihadiri pak Tasdi, Bupati Purbalingga, beserta Wakil bupati bu Dyah Hayuningpratiwi.

MAKEUP_20170309113538_save

Bahkan pak Bupati hadir lebih dahulu untuk menyambut pak Hari di sekolahnya.

Pak Tasdi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Diharapkan dengan adanya #BUMNmengajar ini murid-murid mendapat gambaran pasti dan bisa menentukan langkah selanjutnya untuk pilihan kuliah atau profesinya.

Setelah para tamu dikalungi karangan bunga, mereka pun disambut dan diiringi dengan tarian Urban Ganesha dari ekskul TauGe (Tarian Urban Ganesha) menuju aula tempat acara berlangsung.

20170309_100043Dalam rangkaian acara tersebut, pak Hari Setianto, mewakili ASABRI Persero, menyerahkan bantuan berupa dana pembangunan 2 kelas baru untuk SMA 1 Purbalingga senilai Rp 287 juta. Bantuan ini merupakan bagian dari PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) PT ASABRI Persero.

IMG_20170308_212836

Setelah serah terima bantuan dengan pihak sekolah, barulah pak Hari Setianto memulai sharingnya.

Sudah banyak alumnus SMA 1 Purbalingga yang sukses, salah satunya ya pak Hari Setianto, alumnus angkatan 1981 ini.

IMG_20170309_003629

Pak Hari memulai sharingnya dengan memperkenalkan jabatan-jabatannya dan kisahnya mencapai titel-titel dan jabatan-jabatan tersebut.

20170309_100019

Imho, pak Hari ini selain pinter, juga tekun dan telaten sekali orangnya. Namanya saja Hari Setianto, Ak, MsocSc, QIA, CIA, CCSA, CFSA, CISA, SGAP, CFE, CRMA. Ada 10 title! Sementara saya setelah sekolah S2 saja musti mikir 1000x untuk lanjut S3.😂😂

Pak Hari juga menjelaskan proses kerja PT ASABRI Persero dalam mengelola dana pensiun/asuransi ABRI.

Saat sharing, pak Hari juga berdialog santai dan bagi-bagi hadiah untuk para pelajar. Salah satunya dengan pelajar yang biarpun dipengaruhi untuk menjadi ini itu, tetapi tetap kekeuh ingin menjadi Polwan.

IMG_20170309_003611

Atau saat salah satu pelajar mempertanyakan bila tidak memiliki modal, padahal menurutnya modal adalah yang utama. Pak Hari pun menjawab dengan tegas bahwa pernyataan itu sama saja membatasi diri sendiri, karena modal bukan hanya berupa dana, tetapi bisa dimulai dengan kreativitas.

“Kalau mau sukses, jangan takut gagal,” kata Hari Setianto.

Menurut pak Hari, kita gagal bukan saat alami kegagalan cita-cita, tetapi saat kehilangan HARAPAN.

20170309_100104

Dunia berkembang cepat. Kita harus menyesuaikan ilmu kita, mengikuti perubahan.
Otak kanan (kreativitas) memimpin di masa depan.
Bahkan survey membuktikan, 60% sukses dari softskills (komunikasi, interpersonal).

Pak Hari menambahkan bahwa cita-cita harus tinggi. Misalnya bercita-cita jadi Presiden, kalau pun gagal setidaknya menjadi wakilnya, atau di bawahnya, tetapi tidak jauh dari itu.

20170309_091224

Singkatnya, berikut beberapa cara menghidupkan mimpi menurut pak Hari Setianto: Otektik (orisinil), kreatif, be yourself, memanfaatkan kesulitan (tidak merasa menjadi korban), bercita-cita tinggi, percaya bisa mencapai cita-cita tersebut, visi yang jelas, jangan takut gagal, membumi, berani berubah (keluar dari comfort zone), menyeimbangkan motivasi internal dan eksternal, serta membangun tim pendukung.

Jangan dilupakan pula misi dan visi. Jangan sampai kehilangan harapan sesulit apapun. Dan percaya diri bisa mencapai cita-cita sangat lah penting. Riset membuktikan, banyak yang menyesal, salah satunya karena cita-cita selama hidup mengikuti kata orang.

20170309_091237

20170309_163918

Acara ini juga menampilkan beberapa ekskul dari SMA 1 Purbalingga. Salah satunya penampilan keren Dalang Rizky Widya yang belajar dalang secara otodidak!

20170309_100117

20170309_091203

Surprise dari kehadiran 3 guest star Asal SuperShow (impersonal Candil, Judika, dan Soimah) pun menutup acara ini dengan manis, walau diselingi dengan listrik mati karena antisipasi petir.

20170309_101228

20170309_100128

Tonton juga videonya..

 

Dedikasi Profesional

Kami juga sempat mengikuti kegiatan pak Hari sebagai Presiden Institute of Internal Auditors (IIA).
Dalam pertemuan Profesional Auditor Forum yang diselenggarakan di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 6 Maret 2017, tersebut dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan.

20170309_091249Pertemuan yang melibatkan internal auditor dari berbagai instansi, dan tergabung dalam anggota IIA itu mengusung tema “To Serve Beyond Stakeholders Expectation in Public Sector”.

20170308_090223Taufik Kurniawan mengharapkan supaya Ilmu auditor bisa mencegah dan menurunkan bahaya laten korupsi. Kalau auditornya kuat dan manajemennya berjalan baik, serta akuntabilitasnya tinggi, tentunya mengurangi penyimpangan yang tidak kita harapkan.

Hebat, kan, di sela-sela kesibukannya sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT ASABRI Persero, pak Hari masih memberikan dedikasi penuh untuk profesinya dan untuk kemajuan Indonesia.👍

 

Perjalanan ke Purwokerto dan Purbalingga

Ibarat sebuah film, kadang behind the scene-nya tak kalah seru. Juga perjalanan kali ini. 😉

MAKEUP_20170302144321_save

Kami (saya dan 3 teman lainnya, mbak Terry, mas Ono, dan mas Dede) memulai perjalanan ke Purwokerto tanggal 2 Maret 2017 lalu. Kami mendapat kesempatan untuk melihat langsung pelaksanaan #BUMNmengajar di Purbalingga bersama pak Hari Setianto, Direktur Investasi & Keuangan PT ASABRI Persero.

IMG_20170308_212737

Kami berangkat dari Jakarta naik kereta api Bima PT KAI bareng pak Hari. O ya, saya kagum sama keretanya, bersih banget! Nyaman!

IMG_20170308_212717

IMG_20170308_212727

Tonton videonya…

Tiba di Stasiun Purwokerto sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung meluncur naik mobil menuju rumah pak Hari di Purwokerto.

IMG_20170308_212650

Di sana sudah disambut bu Hari dengan dinner makanan khas Purwokerto, berupa Sroto Sokaraja dan mendoannya. Kami makan malam sambil ngobrol santai di beranda belakang rumah bercat serba putih dengan taman yang luas itu. Aduh, saya suka rumahnya nyaman banget, bikin betah. Juga keramahan tuan rumahnya. 😍

IMG_20170308_212653

IMG_20170308_212655

Kami menginap di Purbalingga supaya lokasinya lebih dekat dengan SMA 1 Purbalingga. Walaupun sebenarnya lokasi pusat kota Purwokerto dan pusat kota Purbalingga seperti berada di dalam satu kota. Cukup 20-30 menit perjalanan.

MAKEUP_20170303101918_save

20170303_100312

Hari Jum’at, 3 Maret 2017, kami sempat jalan-jalan bersama bapak-bapak karyawan ASABRI Persero ke masjid Cheng Hoo dan Goa Lawa yang terbentuk dari lava yang membeku di kaki gunung Slamet. Jaraknya sekitar 25 km ke arah Utara dari Kota Purbalingga.

20170309_151757

20170309_152817

Siangnya kami lunch di restoran Joglo, rumah makan tradisional Jawa. Di sini kami bertemu kembali dengan pak Hari dan ibu, juga diperkenalkan dengan ‘tamu rahasia’ untuk acara #BUMNmengajar. Yes, ternyata ada 3 guest star! Mereka adalah Robirock (impersonator Candil), Hardy Tobing (aka Judika kw), dan Mak’e (aka Soimah kw), serta bang Pasrahi, dari Asal Super Show.

20170309_110058

20170309_105455

Ternyata malamnya pun kami bertemu 3 impersonator ini saat dinner di beranda belakang rumah pak Hari. Mereka orangnya asik-asik dan kocak, khususnya Mak’e yang sering jadi bahan becandaan karena uniknya.😄

20170309_095928

Kali ini ada acara live music mumpung ada banyak penyanyi. OMG! Suara bang Hardy dan bang Robi ini keren abis!! Persis suara Judika dan Candil aslinya. Ga bosen-bosen deh dengerin mereka nyanyi.

MAKEUP_20170306224127_save

Yaa…akhirnya tiba juga giliran saya dipaksa nyanyi. Demi menghibur tamu-tamu dan tuan rumah, jadilah saya nyanyi live. Eh, terus didapuk gantian duet sama penyanyi-penyanyinya. Jadi deh acara molor sampai hampir jam 1 malam, padahal paginya sudah harus ke SMA 1.😄😄

2017-03-09-17-19-53-122

O ya, malam itu saya dan mbak Terry mendapat oleh-oleh banyak bulu mata dari bu Hari, dan bingung pilih-pilihnya. 😅
Fyi, Purbalingga memiliki pusat pabrik pembuatan bulu mata terbesar di Indonesia, bahkan jadi sumber bagi produsen bulu mata di Korea, loh!

MAKEUP_20170309111928_save

Pic by mbak Terry

Intinya, perjalanan #BUMNmengajar ini sangat menyenangkan. Bisa mengenal pak Hari Setianto yang pintar, cerdas, telaten, dan humble. Pun bu Hari yang ramah dan humble juga.

IMG_20170309_090521

Begitu pula rekan-rekan ASABRI dan tim pak Hari yang menyenangkan. Dan tak lupa teman-teman Asal Super Show yang seru dan tak terlupakan. Semua seperti keluarga pada akhirnya. Semoga bisa berjumpa lagi di kesempatan yang seru lainnya. Sudah kangen ini. 😊

2 thoughts on “Perjalanan Seorang Direktur, Menginspirasi Adik Kelas Melalui BUMN Mengajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *