Pesta Kembang Api Tahun Baru Jakarta, antara Fireworks, Poverty, dan Happiness

20170101_054710-012

Apa yang kita anggap biasa, bisa jadi sangat luar biasa buat orang lain. Apa yang bagi kita tak nyaman dan kita hindari, bisa jadi satu-satunya harapan buat yang lain. Malam perayaan tahun baru 2017 lalu memperlihatkan kontrasnya Jakarta. Fireworks party, poverty, and happiness finally.


Berikut catatan pandangan mata dari Pantai Ancol, Jakarta, 31 Desember 2016 – 1 Januari 2017:

Jadi ceritanya, malam tahun baru kemarin saya lihat sisi lain Jakarta.

20170101_163842Demi nikmatin malam tahun baruan tuh, rakyat menengah bawah Jakarta (bukan lagi menengah ngehe ya), benar-benar menikmati hiburan tahun baru ala Jakarta.
Mereka nginep di Ancol bareng keluarga…yak sekeluarga, lengkap bayi dan nenek kakek, dan bukan nginep di hotelnya loh.

Sebagian berkemah, sebagian besar lainnya ngemper di pantai dengan tikar plastik yang dijual penjaja sebesar 5000 perak. Btw, harga tiket masuk ke Taman Impian Jaya Ancol Rp 25.000,-/orang.

Kelihatan tuh di foto, di sepanjang pantai dan trotoar jalan, mereka tiduran gitu kayak ikan pindang di tempat berdebu, mepet-mepetan. Dilewatin orang-orang yang jalan.
Ga tega lihatin sikonnya, plus balita-balita yang kadang tidur aja gitu di trotoar.
Sampe shaking tiap motretin mereka 🙈

20170102_165137

Trus gambar kiri bawah tuh…pipisnya ngantrinya ngular kayak ngantre tiket konser. Bisa sejam sendiri cuman buat nunggu giliran pipis🙈
Cari toilet lainnya jauh banget, harus naik bus wara-wiri dulu (pihak manajemen Ancol menyediakan sekitar 200 bus wara-wiri untuk keliling area Ancol).

20170101_034343

Kalo saya ngga karena alasan kerja aja ngga bakal belain nonton fireworks di sana deh. Medannya berat 😄 Itupun datang jam 10 malem. Nah, mereka dari sore atau bahkan siang. Dan pulangnya harus menunggu pagi jam 5, kecuali mau macet-macetan mandeg di kendaraan karena jalanan full oleh kendaraan para Jakartans yang ber-malam tahun baru-an. 😄

Bahkan pas fireworks dimulai pun banyak dari mereka yang stay di tenda or tikarnya. Udah kecapean kali ya.😄
Yang penting bisa malem taon baruan seru di Ancol bareng keluarga. Ga peduli derita dan ga nyamannya. Mungkin wes biasa 😛

20170101_034240

Jadi kalau sebagian bilang event ini hura-hura dan ngga ada manfaatnya, bisa jadi ini satu-satunya hiburan yang beda buat mereka. Kayak ‘om tolelot om’ gitu. He he
😊

Secara umum, pertunjukan musiknya sih biasa aja, karena panggungnya di panggung apung yang agak sulit dilihat dari jauh. Pun tak ada layar besar. Penonton pun tak begitu peduli karena kehadiran mereka lebih untuk pesta kembang api.

20170101_034740
Sebenarnya ada 5 titik pertunjukan musik dan kembang api, tetapi pusat pesta kembang api berada di pantai Lagoon. Dari jam 23.00 WIB, 4 titik lain sudah mulai dengan pesta kembang api, jadi tampak saling bersahutan.

20170101_144433

Pun di Lagoon beach, sejak pukul 23.40 WIB, sebagian penonton sudah menyalakan kembang apinya sendiri mengikuti pesta kembang api dari 4 titik lainnya.

20170101_155953

Begitu tepat pukul 00.00 1 Januari 2017, pesta kembang api terbesar di Lagoon beach pun dimulai dan berlangsung selama 20 menit. 👍
Bagi saya sih ini menghibur banget, tetapi tidak nyaman dengan sikon di areanya. Penuh sesak, untuk jalan pun susah, mau pipis susah, dan banyak sampah 🙈😆

Fireworks-nya sih keren banget! 😍😍😍
Tonton saja sebagian hasil rekaman di video youtube saya.😉

So, selamat tahun baru 2017, gaes. Semoga segalanya semakin membaik 🙏

8 thoughts on “Pesta Kembang Api Tahun Baru Jakarta, antara Fireworks, Poverty, dan Happiness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *