Pesta Nasionalisme dan Pluralisme di Gebyar Budaya Garut

IMG_20170222_183106_592

Belum ke Garut kalau belum nyoba dodol Garut atau beli oleh-oleh batik Garutan. Nah, belum menikmati ulang tahun Garut, kalau belum nonton Gebyar Budaya Garut di Alun-alun, karena di event inilah kita bisa melihat beragamnya budaya Garut dan sekitarnya.😉

20170226_222909Gebyar Budaya Garut 2017, Rabu 22 Februari 2017 dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani, Garut. Sebenarnya dijadwalkan pukul 8.30 WIB, namun baru berlangsung sekitar pukul 9.30 WIB.

MAKEUP_20170223092622_save

Tapi untunglah acaranya mundur, jadi rombongan #PesonaIndonesia yang berangkat dari Jakarta pagi itu tidak terlambat mengikuti pembukaan oleh Bupati Garut Rudi Gunawan dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara, Esthy Reko Astuti, yang mewakili Menteri Pariwisata Arief Yahya. Dan serunya lagi, kami masih sempat foto-foto bersama para seniman peserta karnaval.😉😍

MAKEUP_20170226221628_save

Menurut bu Esthy, peristiwa hari ini diharapkan mampu mengangkat citra Kabupaten Garut di sektor pariwisata, juga mampu meningkatkan nasionalisme dan pluralisme, yang saat ini kondisinya kurang begitu baik.

20170222112128Sementara Bupati Garut Rudi Gunawan mengatakan bahwa Gebyar Budaya Garut 2017 dalam rangka Hari Jadi Garut ke-204 yang
bertajuk “Mapag Abad Kadigjayaan” ini menunjukan bahwa potensi seni budaya Kabupaten Garut tidak kalah dengan daerah lainnya.

20170226_233643

20170226_222856Keterlibatan seniman dan seniwati dari 22 daerah di Kabupaten Garut, 5 kabupaten dan kota di Jabar serta 5 provinsi ini menunjukan nilai-nilai kebersamaan mampu dipupuk melalui peristiwa seni budaya sebagai karya adiluhung warisan leluhur yang hingga kini terbukti menjadi perekat tali silaturahmi.

20170226_221857

20170226_222806

Gebyar Budaya Garut 2017 memang menciptakan pariwisata dengan mengedepankan lokal konten yang kreatif inovatif sebagai daya tarik, dengan pemberdayaan pokdarwis di masyarakat, penguatan pemanfaatan komunitas seni budaya masyarakat yang dapat menunjang dan menjadi sektor penggerak kemajuan pariwisata yang dinamis.

20170226_222720

20170226_222749

Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Austria Angelica de Buschette, Duta Besar Cuba Nirsia Castro Guavara, Duta Besar Mongolia Sadgar Batdetseg, Duta Besar Polandia Morawski Romuland, serta Duta Besar Suriname Shefferon.
Hadir pula Diplomat Australia, Counsellor Tiongkok, Counsellor Jerman, Deputy Chief of Mission USA, Deputy Chief of Mission Venezuela, Deputy Chief of Mission Vietnam, Deputy Chief of Mission Libya dan Deputy Chief of Mission India.

20170226_222820

Gebyar Budaya Garut 2017 dibuka dengan tarian kolosal “Mapag Abad Kadigjayaan” yang dibawakan oleh 150 orang penari. Dilanjutkan dengan helaran budaya diikuti 22 komunitas kesenian di Kabupaten Garut, serta kelompok seni dari 5 kabupaten di Jawa Barat, 5 Provinsi, dan seni budaya dari 4 benua.

20170226_222842

Sejumlah seniman tampil membawakan kesenian daerahnya masing-masing, seperti Manuk dangdut dari indramayu, genjring bonyok dari subang, dan terbang sejak dari kabupaten garut. Juga seni budaya seperti pencak silat, Reog, musik gambus, dan kecapi lawak.

20170226_232412

20170222112353

Sayangnya, acara ini berlangsung di weekday, jadi susah ditonton anak-anak sekolah. Juga arena untuk tampil tak leluasa karena terdesak kerumunan penonton yang meluber ke badan jalan.

20170226_232322

20170222112422

Apalagi saat seru-serunya penonton, terutama ibu-ibu, berebut mengambil makanan atau jajanan hiasan tumpeng yang digotong partisipan.😅😅

Note: first photo was taken by Nita Sellya👍

2 thoughts on “Pesta Nasionalisme dan Pluralisme di Gebyar Budaya Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *