Review Kerennya Film Science Fiction HUMANS

Tahukah kamu tentang singularitas teknologi? Yaitu suatu masa ketika kecerdasan buatan berkembang melampaui kecerdasan manusia hingga mengubah peradaban manusia. Ya, dengan adanya artificial intelligence, impian tentang robot super atau lebih tepatnya super-human artificial intelligence (AI) itu sangat bisa terwujud. Tetapi, pernahkah berpikir jika singularity theory benar-benar terjadi, justru akan menjadi boomerang untuk manusia itu sendiri?

Stephen Hawking, ahli fisikawan Inggris, yang meski hidupnya sangat bergantung pada teknologi, ternyata mencemaskan AI yang dapat mengancam keberadaan manusia.

“Kita, manusia, terbatas oleh evolusi biologis, nantinya tidak akan mampu bersaing dan akhirnya akan tersingkir,” tutur Hawking.

Begitu pula dengan Elon Musk, pendiri perusahaan teknologi Tesla yang sangat amat techie, ternyata sangat menentang AI. Musk mengatakan bahwa kemajuan teknologi khususnya AI berkembang semakin cepat dan manusia bisa terancam.

Ya, teknologi manusia  sudah hampir ada yang bisa membawa kita ke singularitas dan kalau tidak dikelola dengan benar, teknologi ini justru akan memusnahkan manusia. Ke-chaos-an singularitas ini terwakili dalam film HUMANS, sebuah adaptasi dari serial asal Swedia berjudul REAL HUMANS.

A person holding a baby

Description automatically generated

Film ini diawali dengan Joe Hawkins yang mengajak putrinya, Sophie, untuk shopping. Ternyata Joe bukannya berbelanja kebutuhan harian biasa, melainkan shopping membeli sebuah Synth, robot Asisten Rumah Tangga (ART) yang canggih dan cantik. Mereka pun sepakat memberinya nama ‘Anita’.

Istri Joe, Laura, ternyata menolak keras keberadaan Anita di rumahnya karena ia merasa masih bisa melakukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga di antara kesibukannya. Tetapi justru alasan Joe membeli synth ini karena sang istri sangat sibuk dengan urusan perkerjaan dan pribadinya yang entah apa. Namun sejak awal Laura sudah curiga ada sesuatu yang berbeda pada Anita.

Pada scene yang berbeda, tokoh Leo dan Synth bernama Max sedang berusaha menemukan teman-teman Synth lainnya yang diculik oleh oknum yang belum diketahui identitasnya. Max ini ternyata Synth yang berbeda dari synth pada umumnya. Ia memiliki kesadaran dan sifat-sifat manusia, misalnya, memiliki perasaan, rasa takut, emosi, dan empati. Diketahui kemudian, Anita adalah salah satu dari 3 Synth istimewa yang dicari oleh Leo dan Max. Dan Leo ternyata adalah anak dari ilmuwan David Elster, pencipta para Synth. Leo pun ternyata bukan sepenuhnya manusia! Apakah Leo juga Synth? Tonton sendiri filmnya ya, supaya nggak terlalu banyak spoiler. Haha

A close up of a person in glasses looking at the camera

Description automatically generated

Ada pula tokoh scientist bernama Dr. George Millican yang masih mempertahankan Synth-nya yang bernama Odi meski pihak Pelayanan Sosial bermaksud menggantikan Odi dengan synth yang lebih baru karena Odi dianggap sudah rusak. Dr Millican menganggap Odi seperti anaknya sendiri, di mana adanya Odi juga membuatnya selalu mengingat memori tentang istrinya, karena Odi lah yang menyimpan kenangannya. Yang pasti, banyak scene yang mengaduk-aduk emosi.

HUMANS ini film science fiction yang ceritanya cukup kompleks, banyak ketegangan, banyak twist! Sam Vincent dan Jonathan Brackley memang lihai banget memainkan emosi dan dilemma penontonnya. Bikin penasaran terus. Tokoh-tokohnya yang lumayan banyak ini dimunculkan perlahan dalam porsi yang pas dan saling melengkapi. Bahkan tokoh yang menyebalkan atau terkesan jahat pun bisa jadi kesayanganmu di episode-episode selanjutnya. Contohnya, awalnya saya benci tokoh Niska, salah satu synth yang susah dikendalikan. Tetapi di episode-episode selanjutnya malah jadi suka karena ketegasan dan kuatnya.

A close up of a person

Description automatically generated

Setiap scene-nya juga berhubungan dengan scene-scene berikutnya. Mengapa si tokoh memiliki ketakutannya atau perubahan kepribadian, juga akan terjawab pada episode-episode berikutnya. Seperti bermain puzzle. Jadi memang wajib nonton terus supaya rasa penasaran kamu di tiap akhir episode terjawab.

O ya, di film ini ada Colin Morgan yang berperan sebagai Leo Elster. Morgan sudah pasti punya kualitas akting jempolan. Fyi, Morgan ini pemeran Merlin dalam serial MERLIN. Selain Morgan, banyak pemain keren lainnya, seperti Manpreet Bachu, Emily Berrington, Ruth Bradley, Lucy Carless, Gemma Chan, William Hurt peraih Oscar Best Actor in a Leading Role dalam film KISS OF THE SPIDER WOMAN (1986), dan masih banyak lagi.

Jadi, apakah Synth benar-benar dibutuhkan manusia di masa datang? Apakah Synth mampu menggantikan peran dan tugas manusia sehingga mengancam eksistensi manusia di masa depan? Juga tentang pertanyaan-pertanyaan di awal tadi, apakah revolusi kecerdasan buatan memang benar-benar sangat membantu atau malah sebaliknya?

Ya, synth memang sangat membantu karena bisa membersihkan rumah, menyetrika baju, memasak apapun yang kita mau, menemani anak-anak bermain dan belajar, bahkan…menjadi pasangan hidup. Ada synth yang menjadi pekerja seksual juga, loh. Dan para synth ini memiliki kecerdasan dan kekuatan melebihi manusia, jadi tentu saja bisa memudahkan pekerjaan atau menggantikan peran manusia.

Tetapi, di sisi lain, kekuatan synths yang melebihi manusia ini tentu juga berbahaya jika tidak bisa dikendalikan. Kecerdasannya pun bisa-bisa membuat keberadaan manusia jadi mubazir dan kehilangan pekerjaan, karena perannya yang sudah tergantikan oleh synth. Bisa jadi hanya satu synth di antara berjuta yang memiliki kebijakan seperti Anita.

A person looking at the camera

Description automatically generated

Bayangkan kalau singularitas benar-benar terjadi. Tenaga Kerja Asing dipermudah izinnya saja sudah menimbulkan banyak demo di Indonesia, bagaimana kalau super-human artificial intelligence benar-benar dikembangkan? Wow.

Temukan sendiri jawaban dari segala misteri tentang tekhnologi dan Synth ini dengan nonton streaming serial HUMANS secara eksklusif hanya di Mola TV. Ditanggung bikin ketagihan dan bikin kamu berpikir tentang sifat asli manusia.

Belum berlangganan Mola TV? Tenang aja, cuman dengan Rp. 12.500 saja, kamu sudah bisa menonton full season Humans di Mola TV, loh, jadi..buruan register di sini, dan selamat di futurist world!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *