Review Pixy Stay Last Serum, Foundation Murah yang Viral

Pixy Stay Last Serum Foundation

Jadi minggu lalu saya menemukan foundation 60rb, Pixy Stay Last Serum Foundation, lengkap 5 shade. Sejujurnya, beberapa bulan ini saya sedang jarang sekali mengikuti video atau artikel beauty vlogger atau blogger, sehingga tidak memiliki ekspektasi akan kualitas foundation ini karena tidak tahu kalau foundation ini sudah viral. That’s a good thing.

Di awal sudah saya sebutkan kalau saya bukan penggemar foundation karena membuat wajah jadi berat dengan riasan, sementara saya terbiasa make up ala Korea yang tipis banget. Tapi bila menggunakan foundation, biasanya saya lapisi dengan serum, supaya kulit tetap lembab segar tidak kering, karena wajah saya mudah kering kalau memakai foundation bikin nggak flawless, tetapi sekaligus sangat berminyak di area T. Nah, foundation dari Pixy ini namanya Stay Last Serum Foundation. Jadi apakah foundation ini ada serumnya atau teksturnya yang seperti serum?

Setelah membuka kemasannya, jadi mikir lagi, apakah karena bentuk botolnya sehingga diberi nama Stay Last Serum Foundation, atau karena Namanya, sehingga botolnya didesain seperti botol serum?

Penasaran sama packagingnya? Atau penasaran apa yang bikin saya kaget saat mencobanya pertama kali? Yuk, langsung aja kita review.

Packaging & Benefits

Jadi packaging-nya ini cukup unik untuk sebuah foundation. Beda dengan packaging foundation pada umumnya yang berupa botol dengan tutup ulir atau tube, foundation Pixy ini justru seperti botol serum.

Sementara box luarnya didominasi warna pink muda khas PIXY, packaging dalam Stay Last Serum Foundation ini berupa botol bahan kaca yang kecil ramping tapi sleek kokoh. Tutupnya berpipet hitam dan hanya berisi 17 ml. Bedanya dengan serum adalah karena botolnya transparan dan kita bisa melihat langsung isinya, sehingga foundation ini seperti serum berwarna coklat. Ya, kita bisa melihat shade-nya tanpa harus membuka kemasan.

Pompa pipet, yang sekaligus tutup botolnya, berwarna hitam senada dengan warna font tulisan di botol. Packagingnya ini memang agak full tulisan. Di bagian depan langsung tercantum jelas empat beauty benefits-nya, yaitu:

  1. PIXY UV whitening. Ya memang foundation ini masih bagian dari Pixy UV Whitening Series, jadi tentunya produk ini diklaim membuat wajah terlihat lebih cerah.
  2. Stay Last Serum Foundation 12 hours. Jadi foundation ini diklaim membantu make up bertahan hingga 12 jam.
  3. Dan dengan dicantumkannya ‘serum’, tentu bisa menjaga kelembaban kulit.
  4. SPF 50 & PA+++, artinya bisa melindungi kulit wajah dari sinar matahari.

Dari benefit ini saja sudah bikin WOW, kan?! Pakai foundation ini saja sudah dapat 4 keuntungan yang biasanya harus kita lengkapi dari beberapa produk skincare.

Sementara itu pada packaging bagian belakang, selain dicantumkan berat isi, expire date, label halal, teruji klinis, dan nomor BPOM, juga ada penjelasan benefit dan cara pakainya.

Packaging botol PIXY Stay Last Serum Foundation ini ramping dan handy, travel friendly, bahkan bisa masuk pouch tanpa memakan tempat.

Ingredient

PIXY Stay Last Serum Foundation ini jelas bukan foundation biasa karena memiliki kandungan yang dapat merawat kulit,jadi cocok untuk daily use. Selain tentunya sebagai base makeup, foundie ini memiliki manfaat layaknya skincare atau tepatnya serum, karena mengandung bengkoang untuk proses whitening, Derivat Vitamin C yang dapat mencerahkan kulit, dan Argan Oil untuk melembapkan wajah.

Foundation ini juga memiliki benefit layaknya sunscreen karena mengandung SPF 50 yang dapat melindungi kulit dari UVB penyebab kulit tampak lebih gelap serta mengandung formula PA+++ yang melindungi kulit dari UVA pemicu penuaan kulit dan flek hitam.

Shade

PIXY Stay Last Serum Foundation ini memiliki 5 varian shades yang menyesuaikan kulit perempuan Indonesia, yaitu:

01 Rose Ivory, cocok untuk kulit terang

02 Yellow Beige, cocok untuk kulit kuning langsat

03 Natural Beige, cocok untuk kulit sedang/medium

04 Golden Tan , cocok untuk kulit sawo matang

05 Rich Tan, cocok untuk kulit gelap

Walaupun tanpa tes pun saya yakin cocok dengan natural beige, karena biasanya selalu cocok dengan warna ini, tetapi saya mencoba mengaplikasikan di pipi. Tidak seperti foundation lainnya, ternyata warna rose ivory dan natural beige-nya, range warnanya tidak terlalu beda saat diaplikasikan di kulit wajah, loh. Bahkan karena cair, shade yellow beige-nya sepertinya akan mudah dan bagus jika di-blend dengan natural beige.

Natural beige memang paling mendekati warna kulit saya, seperti warna kulit asli..but better. Dan kalau di-blend dengan sedikit yellow beige, mungkin membuat kulit tampak lebih cerah.

Tekstur

Foundation PIXY ini memiliki tekstur yang sangat ringan. Awalnya saya pikir foundation ini teksturnya creamy liquid seperti liquid foundation pada umumnya, ternyata sangat encer, seperti..serum. pantas saja tutup botolnya berupa pipet, tentu untuk mengeluarkan isinya yang cair.

Karena teksturnya yang cair  inilah yang membuat foundation ini mudah diratakan dan terasa ringan di kulit wajah. Cukup 3 tetes, masing-masing di pipi kiri kanan dan dahi, saja sudah coverage, loh. Ini, nih, kelebihan tutup pipet, jadi bisa atur keluarnya isi sesuai kebutuhan, nggak perlu boros, jadi walaupun hanya berisi 17 ml, tapi bakal awet banget. Pipet ini sekaligus menjaga kebersihannya karena isi di dalam tak perlu kena tangan atau kulit wajah.

Review Setelah Pemakaian

Nah, sekarang ke bagian kenapa saya kaget. Selain encer dan ringan banget di kulit wajah,

foundation ini coverage-nya oke banget!

Jadi awalnya saya apply tanpa bercermin. Begitu selesai full apply ke seluruh kulit wajah, saya bercermin, dan….WHAATTT?! Hasilnya flawless banget! Bikin kulit wajah tampak lebih halus dan warnanya rata secara instan! Hasilnya seperti foundation mahal padahal ini foundation murah, tapi tidak murahan kualitasnya!

Katanya foundie ini hasilnya matte, tapi menurut saya agak dewy, tapi justru bagus karena lebih natural, halus, dan tampak glowing seperti kulit sehat.

“Apa gara-gara kulitku lagi bagus?” begitu pikir saya saat itu.

Saya pun cari tahu melalui review di youtube, dan ternyata memang semua vlogger menyatakan hal yang sama. Sama-sama kaget, kagum akan hasilnya, dan memang sebagus itu!

Tips

*Sebelum digunakan sebaiknya kocok botolnya terlebih dahulu supaya formulanya menyatu dengan baik. Lalu teteskan isinya dengan bantuan pipet pada pipi kanan kiri, dahi, atau ditambah di bagian dagu dan hidung, lalu tap tap menggunakan jari, blend dengan beauty blender jika kurang puas.

O ya, kondisi wajah harus dalam keadaan bersih dan lembab ya supaya hasilnya sempurna.

*Keluarkan sedikit tetesan saja. Satu tetes foundie ini efeknya bisa meng-cover setengah wajah, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan, build up coverage dari yang natural sheer hingga coverage. Sedikit tetes, tanpa dilapisi bedak pun sudah bagus hasilnya, like no-makeup makeup look, tekstur sheer dan tidak berat..

Saya lebih suka sedikit foundie, karena hasilnya jadi terlihat lebih natural dan sheer. Apalagi jika di-blend dengan bedak finishing yang tepat! O ya, foundation bagus ini sangat-sangat mudah di-blend dengan make up lain karena teksturnya. Sedikit saja sudah mampu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat dengan baik.

Lalu bagaimana ketahanannya?

Awal pemakaian foundation ini, sama sekali tidak ada patchy, crack, apalagi cakey. Flawless aja gitu. Tapi soal ketahanan sampai 12 jam, tunggu dulu.

Karena saya tidak terbiasa memakai make up untuk 5 kali sholat, jadi saya belum pernah menggunakan hingga 12 jam, hanya hingga 8 atau 9 jam.

Berdasar pengalaman, foundation ini cukup bertahan flawless hingga 5 jam. Setelahnya saya basuh dengan air wudhu pun masih bagus make up-nya. Memang di jam ke-4 mulai terasa lebih glossy karena berminyak, tetapi begitu di-tap dengan kertas minyak atau tissue, akan kembali bagus.

Tapi untuk tes ketahanan, saya pilih jalan torture. Sebenarnya lebih torture diri saya, sih, karena keluar di jam 12 siang saat sinar matahari sedang terik-teriknya, memakai masker pula, jadi tersiksa dengan keringat. Haha

Setelah 4 jam di bawah terik, saya buka masker untuk bukti tes transfernya, apakah benar less transfer. Hasilnya, seperti terlihat pada gambar. Memang transfer, tapi lebih karena berkeringat. Itupun tidak menggeser make up, meski sedikit crack di ujung hidung karena di situ pusat perminyakan saya, juga sedikit crack di fine line bawah mata. Secara keseluruhan, make up masih on, masih oke, hanya sedikit sekali oksidasi. So, ini termasuk foundation aman di masker karena nggak bikin make up berantakan setelah masker dibuka.

Jadi kesimpulannya. ketahanan foundation matte ini tergantung pada sikon saat pemakaian. Kalau di ruang ber-AC, sih, 8 jam masih oke. 9 jam juga masih on, meski agak oksidasi namun tidak geser. Tapi yang jelas, untuk kualitas foundation murah dan make up local yang harganya hanya sekitar Rp 60.000,- ini nggak kalah sama foundation mahal merek luar dengan tekstur sejenis namun harganya berlipat-lipat. Sheer and flawless! Buktikan sendiri, deh, foundation ringan di wajah ini, lalu share pengalaman kamu di kolom komen atau di socmed kamu.

Good job, PIXY!

PIXY White Aqua Pore Cleanse Micellar Foam

Apa yang pembaca gunakan untuk membersihkan make up? Nungkin kebanyakan gunakan micellar water, kan? Dan gunakan facial foam juga untuk hasil lebih bersih. Sudah jadi tahapan skincare kita sehari-hari yang wajib untuk membersihkan wajah. Tapi banyak juga yang malas melakukannya karena dianggap ribet. Kadang hanya pakai facial foam saja untuk membersihkan make up. Nah, gimana kalau ada produk yang menggabungkan micellar water dan facial foam biar lebih ringkas?

Inilah kelebihan dan keunikan PIXY White Aqua Pore Cleanse Micellar Foam yang masih rangkaian dari PIXY White Aqua. PIXY White Aqua Pore Cleanse Micellar Foam ini memberikan double cleansing, jadi lebih praktis.

Gimana keunikan lainnya?.Yuk, langsung saja kita review.

Kemasan

First impression, kemasannya jelas sudah unik dan inovatif, beda dari produk semacam.

Botol tabungnya berwarna putih dengan kepala botol berupa aplikator pompa dengan sikat lembut berbahan silicon. Sikat silicon ini dilengkapi penutup plastik yang fungsinya menjaga pompa supaya tidak sengaja tertekan dan mengeluarkan foam, juga untuk menjaga supaya sikat silicon tetap higienis setelah digunakan.

Dibagian belakang botol, seperti umumnya produk PIXY, tercantum deskripsi produk, cara pakai, ingredients, nomor BPOM, dan logo halal MUI.

Cara Pemakaian

*Untuk mengeluarkan isi produk tidak perlu dituang ke tangan, cukup memencet pompa aplikatornya tadi secara perlahan dengan mengarahkan ke kulit wajah, dan foam akan keluar di antara sikat silikon.

*Kalau foam sudah menempel di kulit wajah, langsung saja gosok wajah menggunakan sikat dengan gerakan melingkar. Lakukan selama 2-3 menit, lalu bilas wajah hingga bersih.

*Jangan lupa untuk membersihkan sikat silikon setalah pemakaian, supaya kotoran yang kita bersihkan dari wajah tidak menumpuk di sikat.

Cara membersihkan sikatnya dengan melepas karet brush, karena memang dapat dilepas pasang untuk memudahkan pencucian hingga bersih.

Tekstur

Busa yang dihasilkan terasa ringan dan lembut di kulit wajah dan ternyata ada wanginya yang cukup kuat tetapi tidak mengganggu. Saya suka wanginya.

Klaim

Pixy White Aqua Pore Cleanse Micellar Foam ini diklaim memiliki busa instan dengan kandungan micro micellar foam yang bisa membersihkan minyak berlebih, membersihkan pori-pori kulit, lebih mudah mengangkat sel kulit mati karena di dalamnya terdapat kandungan AHA dan BHA Complex yang bisa membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga jerawat yang meradang sedikit demi sedikit akan hilang. Kandungan Hydra Active dan Natural Whitening Extract-nya yang merupakan kandungan utama dari rangkaian Pixy White Aqua menjaga kelembapan dan mencerahkan kulit.

Produk ini juga diklaim water-based formula, jadi memang busanya sedikit, tidak sebanyak facial foam pada umumnya. Tapi bagusnya busanya lembut dan nggak bikin wajah ketarik atau keset.

Tips

Karena kandungan AHA dan BHA bisa mengiritasi kulit, khususnya untuk kulit sensitive dan sikat silikon juga sekaligus berfungsi mengeksfoliasi wajah, maka sebaiknya tidak menggunakan micellar foam ini setiap hari jika kulitnya sensitif. Tapi untuk kulit saya, sih, aman.

Baiknya gunakan cukup 2 atau 3 kali seminggu supaya tidak over-exfoliating, kulit iritasi, atau muncul breakout. 

Untuk yang memiliki jerawat juga sebaiknya ditunda dulu penggunaannya, takutnya eksfoliasi fisik bisa bisa bikin jerawat makin meradang.

Anw, produk ini sudah clinically tested dan tidak mengandung alkohol (0% alcohol), jadi seharusnya, sih, tidak berbahaya untuk kulit sensitif.

Saya gunakan Pixy Pore Cleanse Micellar Foam 3 kali seminggu, biasanya malam hari setelah berkegiatan. Suka sikat silikonnya karena terasa lembut di wajah. Hasilnya juga mampu membersihkan sisa-sisa makeup seperti micellar water pada umumnya, apalagi kali ini dibantu dengan brush. Setelah pemakaian, wajah terasa segar, bersih, ringan, nggak keset. Mungkin kulit wajah seperti agak ketarik, tetapi tidak mengganggu. Kulit wajah saya baik-baik saja, tidak ada iritasi atau gatal. Kalau untuk mencerahkan kulit wajah, tentu butuh waktu lebih lama.

Penasaran mencoba kedua produk rekomendasi saya? 

Pembaca bisa dapatkan keduanya di PIXY Official Website: https://www.pixy.co.id

Atau bisa juga di online platform favorit kamu, di:

Official Store PIXY di Tokopedia: https://www.tokopedia.com/pixyofficial/

Official Store PIXY di Lazada: https://www.lazada.co.id/shop/pixy-official-store/

Official Store PIXY di Shopee: https://shopee.co.id/pixyindonesia

Sociolla: https://www.sociolla.com/658_pixy

Selamat mencoba!😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *