Review Serial Romulus di Mola TV, Legenda Misterius Berdirinya Kota Roma

Sudah banyak film tentang kelahiran kota Roma karena memang menarik ceritanya. Namun kebanyakan menggunakan Bahasa Inggris British sehingga kurang realistis. Itulah mengapa Serial TV Romulus karya  Matteo Rovere ini mengkontruksi film sejarah berdirinya kota Roma ini dengan menggunakan Bahasa Latin kuno atau Archaic Latin, yang menjadi cikal bakal bahasa Italia, Prancis, Spanyol, dan Sebagian wilayah Eropa. Bahasa latin kuno ini umumnya digunakan pada abad 8 sebelum Masehi. Archaic latin ini juga memberi kontribusi pada alfabet yang digunakan hingga sekarang. 

Proses penggunaan bahasa latin kuno ini juga melibatkan ahli bahasa dan sejarawan, loh. Bahkan para aktor juga diwajibkan berbicara dalam bahasa latin kuno selama berada di lokasi syuting. Mungkin semacam berbicara dengan Jawa Krama Inggil di lokasi syuting, ya.

A picture containing outdoor, tree, person, posing

Description automatically generated

Serial Romulus dengan 10 episode ini menceritakan kembali dramatisnya kisah asal Roma abad ke-8 SM. Film seri ini dikemas secara epic penuh misteri dan mitos-mitos menarik tentang Romulus dan Remus, tokoh kembar dalam mitologi Romawi yang dipercaya sebagai pendiri kota Roma. Setelah melewati episode 1, serial legenda ini makin menarik karena diselimuti misteri, kekerasan, kekuasaan, dan supernatural.

Namun bukannya menceritakan legenda Romulus, Remus, dan Serigala Betina, seri ini lebih banyak menceritakan suku-suku primitif tempat Roma lahir, termasuk menciptakan kembali kota kuno Alba Longa. Kalau pada legenda Roma ada kisah serigala betina yang menyelamatkan si kembar Romulus dan Remus, pada serial TV Romulus ini memang ada karakter serigala betina, tetapi dia adalah pemimpin gerilya dari sekelompok orang buangan untuk melawan kekuatan yang sudah mapan.  Pendahulu kelompok ini sudah memiliki gagasan tentang Ruma atau Roma, di mana digambarkan sebagai kota ideal yang dapat membebaskan pria dan wanita dari rasa takut akan alam, dewa, dan penindasan dan perbudakan terus-menerus. 

Alur Serial Romulus diawali dengan permasalahan kekeringan selama berbulan-bulan di Alba. 30 suku yang berada di wilayah selatan Sungai Tiber bersepakat untuk membuat aliansi, di mana tiap suku memiliki seorang raja. Namun wilayah aliansi yang disebut dengan Land of the 30 Kings tersebut tetap mengakui raja dari Alba sebagai pemimpin dari semuanya. 

30 raja dari tiap suku berkumpul di Alba untuk menunggu petunjuk dewa akan aib Alba ini. Berdasarkan petunjuk dewa yang disampaikan lewat pendeta tertinggi, diputuskan bahwa Raja Numitor dari Alba harus mengasingkan diri dan menyerahkan tahta kepada sang cucu kembar Enitos dan Yemos. Masalah mulai timbul saat Enitos mendapat petunjuk akan terjadi petumpahan darah di wilayah tersebut, dengan salah satu pangeran bakal membunuh yang lainnya. 

A picture containing text, person, person, outdoor

Description automatically generated

Tahta Alba yang bakal jatuh ke tangan para pangeran muda membuat Amulius, paman Enitos dan Yemos, menjadi gerah dan melakukan percobaan pembunuhan terhadap para pangeran usai dihasut sang istri, Gala. 

Legenda Romulus dan Remus memang masih penuh perdebatan secara historiografi. Namun Matteo Rovere yang berperan sebagai sutradara, penulis naskah, serta produser, dianggap mampu meramu sejarah, fantasi, serta budaya leluhur Italia menjadi karya sinematik yang bernilai. Matteo sendiri hanya menyutradarai episode-episode awal, sementara sebagian lainnya disutradarai oleh Enrico Maria Artale dan Michele Alhaique.

Romulus yang dibintangi oleh aktor Italia Andrea Arcangeli, Francesco Di Napoli, dan Marianna Fontana sebagai Yermos, Wiros, dan Ilia ini juga menampilkan ratusan aktor dan pemeran pengganti untuk adegan pertempuran dan ritual yang dramatis. 

A picture containing outdoor, grass, sky, field

Description automatically generated

Lalu bagaimana kelanjutan cerita dua pangeran Alba tadi? Apakah selamat hingga membentuk kota Roma atau ada yang terbunuh di tangan pamannya? Ikuti keseruan serial Romulus (2020) di Mola TV. Sampai tulisan ini dibuat, Mola TV baru menayangkan 6 episodenya, bersamaan dengan jadwal penayangan Internasionalnya, di mana tiap episode sungguh meninggalkan rasa penasaran. Selalu ada “OMG! OMG!” di tiap akhir episodenya, dan itu bikin penasaran banget!

Karena tayangan ini ekslusif di Mola TV, jadi kamu harus subscribe Mola TV. Murah banget, kok. Pembaca bisa mengakses situs www.mola.tv lalu berlangganan paket mana pun mulai dari harga Rp12.500,00, atau mengunduh aplikasi Mola TV di App Store atau Google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *