Social Media itu Menghantui

unnamed

Sebenarnya sudah lama bosan main twitter, karena banyak bullying, twitwar, rasis, dan semacamnya. Not fun anymore :(
Tapi balik lagi, balik lagi, karena tetap paling update.

Sudah lama bosan main path, apalagi kalau temannya satu grup dengan teman path lainnya. Yang diposting sama, acara yang sama, project yang sama, ripetan semua.
Tapi ya balik lagi, balik lagi, karena cuma di path bisa update aktivitas teman (fake or not).

Sudah lama bosan facebook-an, karena tiap bikin status yang aneh sedikit, bakal dikomen teman-teman yang kurang open mind, dan itu bisa bikin bete.
Tapi tetap balik lagi, balik lagi, karena di situ masih asik untuk album foto dan update foto teman lama.

Instagram so far masih asik, secara saya suka motret dan dipotret, tapi ya..terbatas banget aktivitasnya.

Sebenarnya, sih, sudah lama bosan di dunia social media, makanya keluar kerja tahun 2012 lalu, karena sudah prediksi..ke depannya kampanye socmed bakal ngebosenin dan cuman repetition.

Tapi terbukti, kan?
Jadi mending keluar, sebelum sinting kebosenan.

Dan tiap sampaikan maunya ngurusin Public Relations, doank, tetap saja socmed bagian dari Public Relations 😔
Tapi balik lagi…tiap jadi pembicara/speaker, topik ngajarnya sudah pasti melibatkan socmed juga, karena memang dikenal di social media 😂

Socmed itu kayak mantan terakhir. Menghantui 👻👻😂😂

2 thoughts on “Social Media itu Menghantui

  1. kalo di pesantren gak boleh buka socmed
    mainnya cuma pas liburan doang
    jadi gak bosen-bosen, kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *