Social Media-ku, Personal Branding-ku

Pernahkah teman-teman berpikir bahwa social media bisa jadi acuan pandangan orang lain mengenai diri kita? Let say..Be aware! Social media could be your dream or your hell! So, kenapa kita tidak memilih menjadi popular di social media secara positif?

Dream? Yaaa…kamu bisa raih mimpimu via social media! And yeah.. I’m not kidding.

How Come?

Nah, di sini nih..kita harus jeli melihat peluang yang ada di social media.

Saya contohkan salah satu social media yang popular di Indonesia, yaitu facebook. Profile di facebook dilengkapi dengan berbagai informasi yang dapat menggambarkan secara lengkap tentang kita, bahkan ditambah dengan aplikasi lain, seperti photo, link, dan notes yang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

1. First Impression

Gunakanlah foto profile yang menarik. Misalkan diri kita adalah suatu produk, foto profile adalah packaging kita. Packaging yang menarik membuat konsumen tertarik untuk membeli, bukan?

Nah, untuk membuat orang tertarik melihat profile kita, maka gunakanlah foto yang membuat orang penasaran dan ingin mencari informasi di profile kita. Kecuali teman-teman memang sudah jadi seleb, foto apapun tetap akan diperhatikan tentunya.

Meskipun tidak bisa tersenyum di social media, tetapi foto kitalah yang mewakili. Beri kesan ramah dan menyenangkan pada setiap foto, so..mereka akan

melihat aura positif kita. Sekalian promo Smilling Indonesia..hehe

2. Peduli Kepada Orang Lain (Us, not Me Only)

Pada postingan sebelumnya (8 attitude ‘facebook’ers, klik di sini) sudah dijelaskan bagaimana sebaiknya beramahtamah dan mengikutsertakan teman dalam pembicaraan kita atau sebaliknya, ikut serta dalam forumnya.

So, bila difokuskan ke FB profile, maka status kita pun bisa menunjukkan karakter kita loh..

Akan lebih baik kalau status kita berisi info atau kalimat yang menarik dan bisa membuka dialog dengan teman-teman FB. So..kita tidak dianggap egois.

Btw, saya kurang setuju bila status FB dihubungkan pada twitter, karena status yang tampak di FB umumnya jadi tidak dimengerti teman-teman yang tidak memiliki account twitter. Karena di FB tidak mengenal @username atau #topic. Perlu diingat, komunikasi di facebook berbeda dengan twitter.

Saran saya, hindari menggunakan kata-kata kasar dalam status atau dialog di social media! Kita tidak menyangka siapa yang akan membaca postingan kita, atau akan jadi apa kita ke depannya, bukan? Social media could be your hell too, if u made a mistake!

3. Tunjukkan Keahlianmu/Passion-mu

Naa, ini yang paling penting!

Status yang kita tulis, foto yang kita pajang, link yang kita post, sebaiknyamenunjukkan gairah kita, hobi kita, keahlian kita, atau ketertarikan kita, sehingga teman-teman akan mengenal karakter kita atau keahlian kita itu. Hitung-hitung ini promosi gratis loh! Be confident with your talent, k!

Misalnya, kita suka menulis atau memiliki blog..link saja atau tulis di notes (bila link dibatasi oleh FB). Bila kita memiliki dagangan, perkenalkan saja brand itu melalui profile kita. Atau buka dialog tentang ketertarikan kita itu.

Saya sendiri sudah merasakan keajaibannya loh! Saya tidak menyangka akan banyak orang hebat yang tertarik melihat profile saya sehingga membuka banyak peluang untuk masa depan. So, why don’t you try it for your personal branding!

4. Perbanyak Teman

Mungkin banyak dari teman-teman yang butuh privasi sehingga membatasi mengconfirm friend request. Tapi kalau saya sih, selama fotonya jelas, namanya tidak aneh-aneh, atau bentuknya tidak ‘ajaib’..hehe.. akan saya terima. Asal ke depannya juga tidak mengganggu, akan dipertahankan.

Perbanyak teman, suatu saat teman-teman kita ini akan banyak manfaatnya untuk kita, khususnya personal branding kita.

Banyak teman, banyak rejeki kok!

Ps: pada postingan berikutnya, akan saya beri contoh nyata bagaimana memanfaatkan social media (facebook, twitter, youtube, myspace, kaskus, dll) sebagai media personal branding, from nothing to something! Jangan ketinggalan yah!

24 thoughts on “Social Media-ku, Personal Branding-ku

  1. 3. Tunjukkan Keahlianmu/Passion-mu
    kalau ini di fb bagiku kurang cocok,lha aku seneng jualan fb rata2 buat seneng2 aja,jadi gak nyambung deh (kalau untuk aku),tapi lumayan lah untuk ndatengin trafik ke blog 😀

    • naa..itu berarti kurang manfaatin buat personal branding Tri..
      personal branding kan berarti memperkenalkan siapa diri kita, keunikan kita, keahlian kita..
      di sini, aku pengen temen2 jeli aja..jd social media bkn cuman buat seneng2 doank..

  2. Hmmm.. finally bisa liat postingan mbak juga! btw… bener juga soal status yang di gabung ama Twitter. *meskipun dulu akuh juga pernah untuk sekedar test drive sihh… (dan banyak temen Fb kuh yang bingung) hohoho… tapi sekarang status facebook ama Twitter udah beda…
    dan emank bener banget… Social Media – ku, Social Branding – ku , aku dapet job pertama kuh juga dari Facebook!.. *nggak nyangka!
    nice post mbak.. jadi gak sabar… di share lagi yah postingannya..
    🙂

  3. kayakna pernah liat tipe tipe artikel ini deh.. kalo ngak salah dibuku yang warna hijau tapi lupa apa namanya…. oia, soal buat notes di FB sebagai attraction perlu diperhatikan juga.. jangan sampai kita nge-tag yang ngak jelas Targetnya

  4. thanks infonya Leoni..
    Menarikk… slama ini facebook terlalu bebas untuk saya pake buat personal branding… .Mungkin krn sering bete aja liat status temen2 hahahaaaa…. just kidding!

    lam kenal yap..
    gw nemu blogmu via award pestablogger… ^_^

  5. Kinda agree for the most of all. Passion, dreams. The thing is what we ‘want’, left a bit what we ‘need’. Sayang saya tidak pandai branding, just do what I want to do, I dont really care what people think of me. Sepertinya saya hrs belajar banyak tentang branding… nice writings 🙂

  6. Pingback: Low Budget, High Impact trough Social Media | Leonisecret

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *