Surat untuk Pangeran Terindah di Masa Depan

Pangeran, menemui hatimu bukanlah hal yang mudah. Sejak putri menuliskan surat ini, entah berapa hati lagi yang harus kutemui dan berapa kisah cinta lagi yang terjalin sebagai jalan ke hatimu. Bahkan tak sedikit di antaranya harus berakhir dengan duka, dariku atau darinya..bukanlah itu yang harus dipertentangkan, karena sepasang sayap tak akan berfungsi bila salah satunya patah.


Banyak yang bilang putri bukanlah putri yang anggun karena mempermainkan banyak hati, dan dengan mudahnya berganti sayap. Ouch, mungkin benar putri bukan putri yang anggun..tetapi bukan berarti harapan yang putri berikan itu palsu, karena untuk pangeran, semuanya nyata. Everything happened for a reason, and the reason is you..your heart. Perjalanan ini melelahkan,pangeran.. tetapi unik, indah, dan mengesankan.

Begini kisahnya..

1…

Waktu itu putri masih SD, dia pun..Dia pangeran bule kecil yang pertama kali membuatku merasakan apa itu ‘crush’. Teriakan ‘Yess’ yang dia baca dari tulisan di tshirt-ku lah yang pertama kali membuat pipiku memerah. Kita jarang bertemu..tetapi tiap pertemuan serasa surga taman bermain, dan kita bermain ‘hide and seek’, dengan sesekali merangkai pipi-pipi yang memerah. Seiring berjalannya masa, dia menjadi sosok cassanova yang digilai putri-putri yang lainnya, dia menjadi sosok yang putri impikan, berkutat dengan bola basket dan skateboardnya, sementara putri berkutat dengan buku dan beasiswa. Dan tiba waktunya di mana dia memberanikan diri mengungkapkan kata yang putri tunggu selama 5 tahun. Tetapi entah…kata itu tak banyak berarti lagi, mungkin karena putri tidak ingin menjadi satu di antara sekian. Ingatkah pangeran? Tentu akan teringat bila itu memang pangeranku…Semoga bukan..


2..

Putri bertemu pangeran baik hati ini di istananya. Saat itu putri mengunjungi teman di sana, dan dia menanyakan nama putri. Pangeran ternyata sedang mencari ratu untuk kerajaannya, dan putri saat itu dipilihnya. Dialah pangeran yang pertama kali diterima oleh mama. Pangeran yang sangat sopan tutur katanya dan niat besar mengenal keluarga. Sayang, saat dia siap memboyong ratu untuk kerajaannya, putri sama sekali belum siap. Ya, kita memutuskan untuk melepaskan sayap. Tak terduga, ternyata saat sayap ini dilepas, barulah putri merasakan cinta -__- Dialah pangeran yang membuat putri menangis hebat saat dia bersanding dengan ratunya di layar kaca. Ya! Layar kaca! Dia pangeran yang pernah membuat putri menyesal dengan keputusan hati karena dia pangeran yang nyaris sempurna hatinya. Wait, buat apa menyesal..toh ini jalan menuju hatimu…entah apakah jalan ini berbentuk ‘U’turn atau lurus dan bercabang. Kalaupun dia adalah pangeran, aku tak keberatan bila harus memilih ‘U’turn..tapi semoga tidak, karena itu artinya ada pangeran dan putri kecil yang patah sayapnya. Masih ingat sekali kalimat terakhirnya…’Mungkin saja kita berjodoh di surga’. Apakah itu kalimatmu?

3..

Dia adalah ksatria yang tak pernah berucap janji bila tak mampu menjalani. Dia adalah satu-satunya ksatria yang gagah berani membela harga diri putri di depan mereka yang berusaha menjatuhkan putri. Dia yang pernah melakukan kesalahan terbesar dan putri maafkan, karena yang dilakukannya kemudian tanpa kata… hanya bukti nyata. Dia yang selama 3 tahun selalu menjadi guardian angel di setiap masalah putri. Dia yang menjadi contoh hingga putri dapatkan semua cita. Dia..semoga bukan kamu, pangeran, karena putri tidak ingin bergantung lagi…

4 —————–dan belasan lainnya yang bahkan mungkin tak kusentuh—————-

20+…

Dia yang selama setahun menemani hatiku. Dia yang dikenalkan secara digital. Dia yang banyak memberikan kenangan indah sekaligus menyakitkan. Dia yang tanpa sengaja mengajarkan keikhlasan melalui hantaman yang bertubi-tubi. Dia yang mengajarkan bahwa kebahagiaan tak bisa dipaksakan. Dia yang mengajarkan bahwa cinta adalah kebahagiaan untuk keduanya, meski tak harus memiliki. Dia…mungkin kamu, pangeran..seperti yang diharapkan banyak orang..mungkin juga tidak…mungkin tidak…

20+…

Dia adalah pangeran sehari…ya..hanya sehari itu jari-jari kita bertautan..ya di konser itu..Lama kita tak bersua dan di hari itu barulah putri tahu perasaannya tanpa kata..Tahukah dia bahwa dia yang ada di imajinasi putri selama ini? Dia seperti urusan yang belum berakhir…Maaf, keesokan harinya putri memilih pangeran lain..karena putri tak ingin jadi sekedar atu di antara putri-putri cantik…ya dia berhak marah dan putri berhak memilih…mungkin dia adalah kamu, pangeran..mungkin saja..

20+…

Dia adalah pangeran yang kujaga untuk masa depannya…ya..putri melihatnya bukan seperti yang dilihat orang lain…putri melihatnya lebih jauh dari sekarang. Dia pangeran yang akan jadi ksatria..tapi bukan saat ini..bukan di saat dia belum siap. Pangeran yang masih membutuhkan banyak hantaman dan terpaan sebelum menjadi kuat, ikhlas, sabar, dan yakin. Semoga perasaannya kepada putri selalu seindah yang dia tulis di surat cintanya untuk meminta putri kembali seperti waktu itu. Mungkin dia adalah kamu, pangeran..mungkin saja..

20+…

Dia adalah pangeran dalam mimpi..dia pangeran dalam imajinasi…dia real…perasaan kami nyata…cemburunya nyata…rindunya nyata…puteri ingin melukisnya dalam mimpi…cukup…Dia mungkin bukan kamu, pangeran…mungkin pangeran bagi puteri yang lain…


                20+…

Dia adalah pangeran yang putri temukan dalam keadaan patah hati…dia pangeran yang mengisi hari-hari putri dengan kemesraan dalam drama yang kita ciptakan…dalam digital kita jatuh cinta dengan kata…dia pangeran dalam puisi..dia pangeran dalam kata..dia pangeran yang patah dan mematahkan…dia ksatria patah hati.. …tetapi gelas itu perlu dibersihkan dahulu sebelum diisi dengan air murni yang baru, pangeran…putri hanya membantu menjahit sayap-sayap patahnya.. dia…mungkin saja kamu, pangeran…atau pangeran untuk putri yang lain..

30..

Dia adalah pangeran yang bimbang. Iya, dia bimbang antara pendapat orang dan kata hatinya. Sungguh, perasaan itu nyata, marahnya nyata, nyamannya nyata…Nyaman, itu yang puteri rasakan tiap berjam-jam berbincang. Tidak ada harapan yang palsu, hanya kata hati yang menentukan beda di akhir. Maaf,  putri membutuhkan pangeran yang yakin, bukan dia yang mudah terombang-ambingkan ombak dan hanya baik di saat usaha. Entah, bisa saja pangeran itu kamu…tetapi bila benar itu adanay, saat kita bertemu lagi kamu sudah yakin dan tulus..

30+..

Dia adalah pangeran yang telah digariskan. Iya, putri telah menuliskan sosoknya, jauh sebelum pangeran menemukan putri. Kamu adalah cinta dari rangkaian kata. Saat mengenalmu, putri mengenal jatuh cinta yang tak disangka. Saat saling menemukan, pangeran dan putri menikmati jatuhnya, hingga melupakan jarak. Ya, saat bersama, jarak memisahkan fisik kita, tetapi di hati dan pikiran, 24 jam sehari, pangeran dan putri selalu bersama. Rindu yang tak pernah padam. Bukankah itu esensi cinta? Perbedaan ada dalam hampir segalanya, tetapi persamaan ada dalam rasa, itu yang membuatnya indah. Pertemuan dengan pangeran itu penuh kebetulan yang ajaib. Mungkin saat bersama, aku dan kamu adalah keajaiban..Mungkin saja itu kamu pangeran..sangat mungkin…Jadi, kapan kamu ke kahyangan?

Siapapun kamu pangeranku…pastilah kamu pangeran yang kuat..tegar…sabar..dan lebih ikhlas daripada putri…pangeran yang siap menjadi pemimpin terbaik untuk putri..mungkin bukan pangeran yang sempurna..tetapi bersama putri, kita akan menjadi lengkap dan sempurna…berdua kita terbang dengan sayap-sayap yang utuh dan tak patah…

Teruntuk pangeran terindah…di masa depan…

4 thoughts on “Surat untuk Pangeran Terindah di Masa Depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *