Surat untuk Pangeran Terindah di Masa Depan

Pangeran, menemui hatimu bukanlah hal yang mudah. Sejak putri menuliskan surat ini, entah berapa hati lagi yang harus kutemui dan berapa kisah cinta lagi yang terjalin sebagai jalan ke hatimu. Bahkan tak sedikit di antaranya harus berakhir dengan duka, dariku atau darinya..bukanlah itu yang harus dipertentangkan, karena sepasang sayap tak akan berfungsi bila salah satunya patah.


Continue reading

Antara Mahkota & Valentine, Tanpa Disadari Kita Merusaknya

Banyak orang takut mencintai karena takut patah hati, hingga menolak cinta yang datang padanya. Banyak orang lantang mengatakan “Emang masih ada yang namanya cinta ya?”, terkadang bukan karena semata-mata sudah tidak merasakan cinta, tetapi ia mempermainkan perasaannya karena menolak jatuh cinta. Yeah…perasaan itu memang datang lengkap dengan konsekuensinya. Tetapi apakah karena takut patah, lalu kita membiarkan cinta/jodoh melewati kita begitu saja? Atau kita bisa memilih-milih dengan siapa kita jatuh cinta? Unfortunately, we can’t.

Continue reading

The Notebook, Saat Hati Harus Memilih, Kesempurnaan ataukah Kenyamanan?

Featured

‘Feels like Home’…itulah yang selalu saya katakan bila ada pertanyaan mengenai pasangan yang saya inginkan. Seseorang yang bisa membuat saya nyaman untuk bercerita, berbagi pengalaman, dan berbagi suka duka. Nyaman, seperti berada di rumah. Ke manapun kita pergi, ke mana pun kita berpaling, kita akan tetap kembali kepadanya.

Rumah..apa pengertian rumah? Bagi saya, rumah adalah tempat yang nyaman untuk beristirahat, tumbuh, berkembang, dan melakukan apa yang kita suka dengan nyaman. Bisa dilihat juga pengertiannya berdasarkan Wikipedia (klik di sini). Home is where the heart is…Nyaman..itu intinya!

Continue reading