Kasus Public Relations, Reputasi Instansi Berujung Polemik Negara

images-3

Social media mengubah paradigma industri Public Relations (PR), terutama dengan berkembangnya twitter. Facebook & instagram bisa mewakili wajah & karakter perusahaan/instansi/seseorang layaknya PR, tetapi twitter yang paling mewakili emosinya. Twitter seperti pisau, bisa sangat membantu reputasi atau sebaliknya, paling cepat menghancurkan. Mengapa demikian? Dalam artikel ini saya akan menjelaskan alasan beserta contoh kasusnya.

Continue reading

Lowongan Agent of Change, Urgent!

written by : Leonita Julian

Social media memang menyenangkan, namun sering juga jadi sangat jahat. Dari social media kita dapat banyak ilmu, info, inspirasi, job, dan teman baru. Tetapi kita juga kadang, dengan mudahnya, terpengaruh issue yang belum tentu kebenarannya, menuliskan status updates yang membutuhkan ‘Bimbingan Orang tua’ bagi pembaca di bawah umur, atau provokasi negative yang merugikan orang lain. Continue reading