Saat Bully Menjadi Hiburan Social Media

written by : Leonita Julian

“Tapi bully di twitter itu menghibur”

Begitu reply yang pernah saya dapat saat membahas stop bullying di twitter. Pernyataan yang mungkin sudah kita tebak, sekaligus bikin miris. Bully di twitter itu sudah jadi hiburan atau bahkan guilty pleasure. Bahkan di twitter terjadinya keroyokan. Kadang kita merasa bully bagian dari becandaan atau hukuman bagi yang berhak, tanpa memikirkan akibat panjangnya, seperti kurangnya percaya diri, trauma atau, bahkan kematian. Memang beda tipis antara bercanda, kritik,  dengan mem-bully, membuat kita sering khilaf hingga menjadi cyber bullying.

sumber: www.sidedooryk.com

Continue reading

Nyaris Setiap Hari Menyaksikan Pelecehan

Sakit fisik masih bisa dimaafkan, tetapi penderitaan batin dan pelecehan martabat, tidak ada gantinya dan sulit dimaafkan. Kepercayaan diri pun tidak pulih hanya dalam hitungan hari, bulan, tetapi bisa bertahun-tahun, bahkan seumur hidup. Namun pelecehan terus saja terjadi. Bahkan nyaris tiap hari saya menyaksikan sendiri pelecehan itu.

Artikel ini saya buat karena sudah terlalu lelah dengan apa yang saya lihat atau alami sendiri setiap harinya.


Continue reading