Kenapa Eksis? Think Out Of The Box!

Apa sih pentingnya eksis?


Pertanyaan ini pernah terlontar dari seorang teman. Mungkin banyak lainnya yang juga menanyakan petanyaan semacam.

Atau mungkin pernyataan yang lebih kasar dari mereka yang ‘tidak eksis’ adalah ‘buat apa sok eksis?!’

Yang mereka lupakan adalah…bagaimana kalau kita eksis karena invitation, because of we were invited?! Itu artinya kita memiliki kesempatan lebih dibanding yang lain. Hanya saja banyak orang yang tidak memanfaatkan kesempatan ini.


You were invited…means you’re special kind of people. Jadi, kalau banyak orang bertanya apa sih pentingnya eksis? Saya bertanya, kenapa sih ga eksis? Kenapa tidak jemput bola? Kenapa tidak ambil kesempatan emas?


Saya sendiri baru setahun di dunia digital dan social media. Tetapi ada pernyataan menggelikan, yang diucapkan oleh lebih dari 3 orang, pernyataan yang sama persis. Saya ingat, pertama kali Antonny Liem, salah satu young leader IYEC (Indonesian Young Executive Community) dan Semut Api Colony, pernah mengatakan mengenai saya “She’s everywhere”. Begitu pula Pandji Pragiwaksono, MC dan presenter, saat memperkenalkan saya kepada rekannya, ia mengatakan “Dia ada di mana-mana”. Dan lucunya, tak lama berselang beberapa menit setelah itu, di depan peserta Markplus Dinner, Hermawan kartajaya, Guru Marketing yang namanya sudah dikenal secara Internasional ini mengatakan, “Nita ini ada di mana-mana”.

Hehe. Kalau ingat kejadian-kejadian itu bikin ‘ngakak’ juga. “Am I?”

‘Belajar’

Apa yang saya lakukan hanyalah thinking out of the box.

Saat yang lain takut menghadiri event yang bukan dari komunitasnya, saya berpikir untuk memasuki komunitas itu, untuk memperbanyak komunitas.

Saat yang lain enggan datang ke event di mana tidak satu orang pun yang dikenal, justru saya datang tanpa teman, supaya terpaksa berkenalan dengan orang baru.

Saat yang lain malas menghadiri acara, hanya buang-buang waktu, saya berpikir saya harus datang untuk menambah pengetahuan.

Dari semua event yang saya hadri, selain untuk menambah networking, saya juga mempelajari semua event dan karakter orang. I love to learn from them.


Saat yang lain memilih hanya sebagai partisipan, terkadang saya memilih untuk menjadi yang bersibuk-sibuk ria membuat acaranya. Uniknya, acara di mana saya menjadi salah satu EO-nya adalah acara yang dadakan, entah pemberitahuannya yang dadakan atau memang karena kesibukan kita yang membuat kita serba dadakan. Thanks to my friend (or soulmate? Dunno) Ramyaprajna, yang terbiasa membuat saya sport jantung dengan segala ide dan ajakan yang serba dadakan di antara kesibukan kita.

Gosh, at least saya jadi terbiasa menghadapi segala event yang serba dadakan dan darurat.

Yess, proffesional Public Relation is my dream! Jadi, networking adalah salah satu senjata saya. Apapun acara yang saya hadiri, siapapun partisipannya, saya akan mempelajari sekecil apapun pelajaran yang saya dapatkan dari kegiatan itu atau ‘mencuri’ kepandaian dari siapapun yang saya temui. Mencuri? Hmmm

Setahun yang lalu saya mungkin bukan siapa-siapa. Tetapi, saat ini, saya beruntung menjadi orang istimewa karena mendapatkan tawaran-tawaran pekerjaan dan invitasi dari orang-orang yang 5 tahun lalu hanya bisa saya kagumi dan hanya bisa saya lihat di layar kaca atau di media cetak. Itulah jawaban dari: “Apa sih untungnya eksis?”

Siapakah orang-orang yang saya kagumi itu? Next..Ikuti artikel selanjutnya…

38 thoughts on “Kenapa Eksis? Think Out Of The Box!

  1. Pingback: Tweets that mention Kenapa Eksis? Think Out Of The Box! | Leonisecret -- Topsy.com

  2. Tapi… di tengah hiruk pikuk media sosial dan mantera bernama personal branding, sebagian orang lupa bahwa setiap langkah, setiap pilihan cara, mestilah cocok dengan personality masing-masing. Jika orang melakukannya bukan karena hati, maka akan kelihatan terpaksa — karena bisnis, karena tugas. 😀 Jika orang menjadikan “eksistensi” (*halah*) sebagai tujuan, bukan hasil, maka akan tampak berlaku lajak, sekadar pengin dikenal dan tenar.

    Tantangan bagi marketer sejati adalah mengenal karakter setiap pelaku (bintang) media sosial. Tanpa itu, mereka akan terjebak ke paradigma lama dalam memperlakukan old media 😀

  3. bravo! saya belom pernah ketemu leonita tapi dari banyak temen blogger saya yg sering nybut2 nama situ, saya jadi familiar sama namanya..dan ternyata..mba yg satu ini terkenal dimana2..tips nya menyenangkan..tetep eksis ya 😀

  4. salam kenal mba :).
    hm.. salah satu ciri mahluk hidup adalah beradaptasi di lingkungan yang baru dan itu yang membuat eksis.
    thanks for sharing mba 🙂

  5. ehm betul sekali ,kalau aku mau ikut gathering2 susah agak jauh dari kota besar,jadi ya agak susah terkenal deh,paling populer di kaskus atau forum2 aja

  6. Hehe, setuju sama Leoni! 🙂
    eksis sekarang = networking = opportunity = making your dreams come true!!

    sukses terus yaaa!! mudah2an kapan2 bisa kopdaran sambil ngobrol.. waktu di JJF kemaren mana bisa ngobrol.. -_-

  7. aku setuju banget, bagaimanapun caranya eksis, yakin deh, ngga ada ruginya …. yang awalnya kita pikir ngga mungkin jadi mungkin dan satu yang aku dapet dari kenal atau awalnya dikenal orang adalah kita bisa belajar banyak hal … sharing menurutku hal penting untuk dapet ilmu
    Btw … thanks dah add aku di fb hihihi … banyak blajar juga dari profile mu, 30 jempol deh buatmu :)) jiwamu tulus, ga banyak org yg bisa memiliki

  8. wah, inspired nih aku.. hoho. Penting juga ya ngeksis.. Pantes dicoba nih cara2 kakak.. Lagipula makin banyak kenalan, makin banyak ilmu yang bisa didapet juga.. ^say no to narsis, say yes to eksis^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *