Lokasi Menarik di Kepulauan Derawan yang Jarang Tersentuh

Kepulauan Derawan bukan hanya tentang indahnya pantai pasir putih di Maratua atau kekayaan bawah laut pulau Derawan, seperti yang sudah saya review di artikel sebelumnya, tetapi di sisi lain, kepulauan Derawan memiliki banyak sekali lokasi mengejutkan yang belum banyak terjamah.

Ada puluhan goa di kepulauan Derawan. Goa-goa ini agak jarang dikunjungi wisatawan, karena memang bukan rute yang umum untuk wisatawan. Bahkan tidak banyak motoris yang menganjurkan tempat-tempat ini untuk dikunjungi. Selain karena mungkin memang tidak tahu, juga karena lokasinya agak sulit dijangkau.

Motoris harus berhitung dengan pasang surut air laut. Kalau air surut, speedboat bakal berjam-jam tertahan di pantai ini karena menunggu air pasang untuk bisa jalan, dan bisa-bisa wisatawan yang dibawanya bakal tertahan di tengah hutan yang masih jarang dijamah. Atau sesekali mendorong speedboat seperti fotodi atas πŸ™‚
Namun untuk adventurer, lokasi-lokasi ini sayang banget untuk dilewatkan!

 

Goa Haji Mangku


Salah satu yang banyak bikin penasaran adalah Goa Haji Mangku, jaraknya sekitar 15 menit menggunakan speedboat dari pantai pasir putih Maratua.

Goa misterius ini letaknya di tengah hutan, jauh dari perkampungan, berbentuk ceruk ke bawah, seperti jurang, gelap dan dingin, dasar airnya pun tak terlihat dari atas, namun permukaan airnya jernih. Hanya sedikit cahaya matahari yang menyinari, karena dipayungi rindangnya pepohonan. Justru bentuknya yang seperti jurang itulah yang membuatnya seru.


Wisatawan menjadikan tempat ini sebagai ajang untuk menantang adrenaline dengan cara terjun dari ketinggian sekitar 6 meter dengan pijakan yang alakadarnya. Ketinggian dan dasar jurang yang tak terlihat dengan kedalaman sekitar 20 meter itulah yang jadi tantangan.

Untuk menuju ke goa ini, wisatawan harus menapaki jalan hutan berbatu terjal yang lumayan tajam, tidak ada jalan normal. Jaraknya tidak jauh, tetapi tajamnya batu sempat bikin tangan saya terluka.

 

Kehe Daing

Kejutan kedua berada di Pulau Kakaban. Wisatawan yang ke Kakaban umumnya hanya untuk mengunjungi danau Kakaban yang dipenuhi ubur-ubur yang tidak menyengat. Padahal ada satu lokasi indah yang masih jarang terjamah. Bahkan mungkin lebih indah dari danau Kakaban!


Namanya β€˜Kehe Daing’. Begitu turun dari speedboat, kita harus jalan menunduk melewati goa panjang yang pendek dan penuh air. Jadi tidak disarankan bagi mereka yang bermasalah parah dengan punggung. Hehe. Begitu keluar dari goa, kita akan dikejutkan dengan sesuatu yang indah di depan mata!

 

Terbentang dua laguna berwarna turquoise di antara pasir putihnya. Laguna indah yang jernih dan sangat dangkal, sehingga semua makhluk air yang indah di dalamnya bisa dilihat dengan kasat mata. Ada coral, bintang laut, ikan nemo, name it!

photo by Alif Yordan
Laguna ini memang berasal dari air laut yang masuk melalui β€˜lubang ikan’, arti Kehe Daing dalam bahasa Bajo. Saluran lubang ikannya ya goa kecil dan panjang tadi.
Jadi mau sekedar berfoto-foto tanpa nyebur atau snorkeling, sama-sama dapat indahnya πŸ™‚

 

Spot Manta Sangalaki

photo by Jowvy
Bisa melihat manta ray tanpa harus menyelam itu rasanya magical banget. Dan itulah pengalaman saya di perairan pulau Sangalaki, yang memang memiliki spot tertentu untuk melihat rombongan manta. Waktu itu saya berhalangan untuk kegiatan snorkeling, jadi hanya mengamati kumpulan mantaΒ  dari atas speedboat sambil menunggu teman-teman yang snorkeling sambil memotret manta ray.

Spot ini sebenarnya sudah banyak diketahui wisatawan, namun saya masukkan list di artikel ini, karena momen magic-nya, dan tidak semua wisatawan berhasil bertemu manta saat melewatinya.

Pari manta adalah spesies ikan pari berukuran paling besar di dunia. Sosoknya yang hitam bisa jadi tampak menyeramkan, padahal ikan dengan nama latin Manta birostris ini tak berbahaya.

photo by Jowvy
Beberapa manta akan menampakkan diri saat air pasang, karena air pasang membawa serta plankton, makanan kesukaannya. Saat itu air laut yang semula biru jernih akan berwarna keruh akibat plankton. Speedboat tak boleh terlalu dekat dengan manta karena bisa menakutinya.

photo’s taken from 4.bp.blogspot

Ini perbandingan manta ray dengan manusia πŸ™‚

Beruntunglah saya sempat melihat beberapa manta yang muncul ke permukaan. Jangan melewatkan kesempatan snorkeling sambil memotret manta di sini, karena kesempatan lain yang menjamin bisa melihat manta selain di Sangalaki, hanya bisa ditemui di Raja Ampat.

So, selamat berpetualang di kepulauan Derawan! πŸ™‚

19 thoughts on “Lokasi Menarik di Kepulauan Derawan yang Jarang Tersentuh

    • Lah, daerahnya kan udah disebutin tuh, pulau Kakaban, Sangalaki, Maratua.
      Kalau penginapan adanya di Maratua dan Derawan, jadi ya harus sewa boat kalau mau keliling.
      Memang paling wajar trip bersama, harganya patungan πŸ™‚

      • Hi Leonisecret,

        How much is the cost to hire the boat if we want to go around the island like the sangkalaki,meratua and kakaban island?

        • hi Jennifer, the cost is about Rp 12.000.000,-. Expensive. That’s what I heard from the guide when we want to add new destination. so it is cheaper when you go there in big group πŸ™‚

      • Hi Leonisecret,

        How much is the cost to hire the boat if we want to go around the island like the sangkalaki,meratua and kakaban island?thanks

        • hi Jennifer, the cost is about Rp 12.000.000,-. Expensive. That’s what I heard from the guide when we want to add new destination. so it is cheaper when you go there in big group πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *