Review Film Bad Samaritan di Mola TV, Perampok yang Tobat karena Psikopat

Film Bad Samaritan ini diawali dengan memperkenalkan profesi ganda Sean Falco (Robert Sheehan) dan Derek Sandoval (Carlito Olivero). Dua sahabat ini sehari-harinya bekerja sebagai petugas valet parkir di sebuah restoran bintang lima. Namun, selain sebagai petugas Valet, keduanya juga memiliki hobi yang jadi pekerjaan sampingan. 

Mereka berdua tampak sangat bersemangat dalam menjalankan pekerjaan memakirkan mobil mewah para tamu elit restaurant, tetapi semangat ini sebenarnya sebuah modus untuk memuluskan aksi untuk profesi sampingannya. Ketika mobil dititipkan kepada mereka berdua dan para pelanggan sedang menikmati hidangan di restoran, salah satu petugas valet ini bukannya memarkirkan di tempat parkir yang seharusnya, tetapi langsung mengajak mobil titipan tersebut jalan-jalan ke rumah pemilik. Tujuannya, untuk merampok rumah sang pemilik. Sementara itu rekannya berjaga-jaga dan segera menghubungi yang mendapat giliran merampok, jika pemilik mobil terlihat bersiap-siap pulang. Pelajaran, jangan menyimpan kunci rumah di mobil atau disatukan dengan kunci mobil yang dititipkan!

A person standing next to a car

Description automatically generated with medium confidence

Perampokan terencana ini terus berlangsung dengan mulus sehingga membuat keduanya menjadi ketagihan melakukan aksi kriminal mereka. Sebenarnya Sean masih memilah-milah korbannya. Dia tidak akan merampok tamu yang tampak baik atau ramah, berbeda dengan Derek yang tidak mempedulikan karakter tamu. 

Suatu ketika Sean mendapat giliran beraksi di sebuah rumah milik Cale Erendreich yang diperankan oleh David Tennant, seorang tamu restoran yang datang dengan mobil mewahnya. Saat sedang mengumpulkan jarahan berupa credit card baru dan check di rumah Erendreich, Sean dibuat kaget karena secara tak sengaja menemukan perempuan yang disekap dalam keadaan terikat di kursi. Sean ingin menyelamatkan perempuan bernama Katie yang diperankan oleh Kerry Condon ini, namun niatnya diurungkan saat menerima telepon dari Derek yang mengabarkan bahwa Cale sudah akan meninggalkan restoran. Sean pun bergegas meninggalkan rumah tersebut tanpa menyelamatkan Katie, namun ia berjanji akan segera menghubungi pihak kepolisian untuk menyelamatkannya.

A person looking through a window

Description automatically generated with low confidence

Peristiwa ini membuat Sean benar-benar trauma dan kapok menjadi perampok. Ia bahkan mendadak bertobat tidak akan melakukan kriminalitas lagi sekecil apapun itu.

Memang akhirnya Sean menghubungi pihak kepolisian, tetapi sayangnya polisi tidak berhasil mengkonfirmasi keberadaan Katie di rumah Erendreich, karena ia berpura-pura tidak ada masalah di rumahnya dengan memanfaatkan teman kencannya, seakan-akan perempuan yang dimaksud bukanlah korban tetapi tamu biasa. Melihat kenyataan ini, Sean dihantui rasa bersalah dan sangat mengkhawatirkan keadaan Katie.

Sean tidak putus asa, ia pun membuat laporan orang hilang dan mengirimkannya pada FBI. Tetapi hasilnya pun nihil, tidak ada pihak kepolisian atau FBI yang mempercayainya, selain karena tidak ada bukti keberadaan Katie, juga karena image Sean yang buruk. Katie memang sudah tidak berada di rumah Cale, karena ia telah menyembunyikan Katie di sebuah kabin rahasia. Bahkan saat Sean menyelidiki sendiri ke rumah Cale, ia nyaris sukses diledakkan di dalam rumah itu.

A person looking at the camera

Description automatically generated with medium confidence

Bukan hanya meneror Sean, Cale juga menghancurkan kehidupan pribadi dan orang-orang terdekat Sean. Ia menyebarkan foto vulgar Riley Seabrook (Jacqueline Byers) sehingga mempermalukan pacar Sean tersebut, membuat Derek dipecat dari pekerjaan valetnya, juga membuat orang tua sean dipecat dan dituduh mencuri. Namun Cale sengaja tidak memenjarakan Sean karena ingin menjadikannya permainan yang bisa dikendalikannya, seperti layaknya Katie. 

Akhirnya Sean memutuskan berjuang sendirian untuk menyelamatkan Katie dan menyelamatkan keluarganya sendiri, karena pihak kepolisian dan FBI masih meragukan laporan yang ia buat.

Film arahan Dean Devlin ini memang tidak menonjolkan pemain berstatus bintang, namun permainan akting mereka berhasil membuat saya ikutan tegang sepanjang film! Terutama David Tennant yang berhasil menghidupkan karakter Cale sang jutawan psikopat dan Robert Sheehan yang mampu membuat karakter Sean pas dan tidak berlebihan sebagai seorang pemberontak, mudah nekad, rapuh, kriminal, namun sebenarnya memiliki kebaikan serta tanggung jawab di baliknya. Selain juga sinematografernya yang jagoan.

Lalu bagaimana nasib Derek, Katie, dan Sean sendiri pada akhirnya setelah menjadi sasaran permainan Cale? Tonton lengkapnya di Mola TV biar tidak penasaran seperti apa tegangnya film thriller ini. Tentunya perlu subscribe @Mola.movies dahulu. Registrasinya gampang banget dan murah banget, kok. Cuman Rp. 12.500 saja sudah bisa streaming film Mola TV sekeren ini di desktop atau pc dan mobile phone, loh!

Selamat menonton!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *